
" oke lah , lo tuntun gue dorong " sambung Intan
Mereka menuntun motor arah jalan ke rumah Intan , dan sudah lebih dari 30menit tapi anehnya tidak ada satu pun tempat tambal ban yg buka , dan juga pom bensin arah jalan itu juga tidak ada ,
"aneh deh tukang tambal ban ko gak ada sama sekali , capek banget gue " keluh Tami sambil mengelap keringat yg ada di dahinya ,
"sama gue juga cape Tam , duduk dulu deh gue beli munum dulu di warung sana " tunjuk Intan pada warung pinggir jalan ,
"oke " jawab Tami sambil duduk setelah menaruh motornya
Tanpa mereka sadari dari jauh ada seseorang yg mempehatikan dan mengikuti mereka , bahkan sesekali memotretnya ,
berapa saat Intan kembali dengan minuman di tangannya
"nih Tam minuman lo " Intan menyerahkan
"makasih cinta " jawab TAmi
"idih gak suka gelai "
"hahahaha" di sambut ketawa oleh Tami , "kaya nis nis byan itu
"hahaha " tawa Intan
"tam kata pemilik warung ,sebenarnya di perjalanan kita harusnya sudah berjumpa dengan beberapa tukang tambal ban , tapi ko ini kita gak nemu satu pun yah , "
"mugkin hari ini libur nasionalnya tukang tambal ban kali "
"ada2 aja lo , mana ada kaya gituan ,"
" hemmmmp tau gitu gue tadi bawa mobil , biar lo sendirian dorong " sahut Tami menggoda
" huh lo tega bikin gue nuntun sendiri tadi " pura2 merajuk
"hehe gak lah mana mungkin , becanda , justru untung pas gue nebeng , coba lo sendrian , bisa bahaya .." ujar TAmi
"hehe makasih tami ku"
"idih jijayy " Tami sambil pura2 membuang muka ,
"hahha "tawa Intan
"y sudah yuk dorong lagi " sambung Intan
"hayu "
__ADS_1
"semangat !!!! " kata Intan
mereka pun mendorong motor lagi ,
"eh Tan lo belum cerita gimana loe dapet tuh vidio " tanya Tami,
"oh itu , waktu lo pulang duluan yg lo pamitnya mau ketemuan sama ibu dan tante loe . , gue kan di wanti2 sama lo gak boleh nongolin muka ke geng Adam , yg kata lo kuliah kita jam sama , jadi gue menghindar yg kebetulan gue haus mo ke kantin dan gue lewat jalan yg jarang mahasiswa laluin karena jaraknya lumayan jauh ke kantin mksudnya biar gak ketemu mereka ,eh malah mergokin mereka yg sesuai di vidio itu , gue sebenernya juga ambil vidio itu niat hati buat jaga2 siapa tau kak Adam nglakuin kekerasan fisik sama July karena yg gu tau kak Adam itu galak terus di situ sepi gak ada saksi ya gue rekam buat bukti belain July ,eh malah sebaliknya tuh vidio bukan buat bantu July malah memalukan July , " terang Intan
"hebat ,, mujur lo , bisa mergokin plus vidio in, eh berarti kejadiannya itu dah lama dong , kenpa lo gak cerita ke gue pea " tannya Tami
"kadang lu ember males hahahaha" goda Intan
"dasar intan su rintan , gue bukan ember tapi bak mandi hahaha" timpal Tami
"hehe maksud gue , gak cerita karena gue takut lo langsung akan minta gue buat tuh video di apload ke forum kampus , gue gak mau , karena itu urusan pribadi mereka "
" lo bener seratus persen , kalo aja lo crita dulu dan nunjukin tuh vidio udah gue langsung suruh lo apload biar tuh nenek sihir tau rasa , malu "
"makannya gue diem gak crita ,lagian selagi dia gak usik gue ya gue diem, eh malah dia nyalain kompor "
"kebakar deh hahahaha " kata mereka serempak
"Tam buat tadi makasih yah sudah belain gue di kantin , gara2 gue juga lo jadi di maki2 sama July , maaf ya Tami " sambung nya
"santai saja kita sahabar rasa sodara , lo di jahatin gue gak bakalan diem , lo sama ibu lo itu udah gue anggep keluarga gue , bahkan ayah ibu gue juga anggap kalian sodara, gue seneng bisa bantu loe , kapan pun jangan sungkan sama gue " tutur Tami
"udah gak usah di bahas lagi , eh kak Adam nanti gimana Tan , di vidio itu juga ada kak Adam kan " tannya Tami
"tau ah , pikir nanti " kata Intan pusing ,
Dan ketika mereka masih asik mengobrol dan bercanda sambil menuntun motor ,,,,
BBRUUUAKKKKK,,,
" AW ," Intan dan Tami menjerit serempak
Mereka di senggol keras oleh mobil lewat yg spertinya sengaja , seketika itu Intan dan Tami jatuh dan badan mereka tertimpa motor dan menggores aspal kaki Intan keseleo dan lecet2 ,Mereka menoleh ke mobil tersebut yg sudah berhenti , mereka melihat seseorang turun dari mobil tersebut dan menghampiri mereka ,,,
"heh dasar kalian kalo make jalan yg bener dong , nuntun motor aja gak becus !!!!" kata pengemudi mobil saat di depan Intan dan Tami sambil berkacak pinggang
Seketika itu juga Intan terperanjat dengan pengemudi tersebut ,
"kak Fero " gumam intan lirih,
Teryata si pengemudi itu ialah sepupunya Feronika, Fero pun yg dari awal mengenali intan, karena Saat fero tengah mengemudi mobilnya , dia melihat ada orang yg sedang menuntun motor dan dia tau itu sepupunya , dia berniat mengerjai nya ,
__ADS_1
"eh teryata elo Intan, gembel kampung , masih hidup lo , , " katanya sinis kepada Intan dg melipatkan tangan di dada
"eh kuntilanak jaga mulut lo ! " hardik Tami membela INtan ketika mereka sudah berdiri dan mengangkat motor nya ,
"sialan Diem lo , ! " hardik Fero sambil nunjuk Tami " makannya kalo jalan tuh minggir , gak bisa pake motor mending pake sepeda saja , lihat tuh mobil gue jadi penyok, gue yakin kalian gak mampu bayar , jangan kan bayar ganti rugi mobil gue , buat beli bensin aja lo gak mampu , gak ada uang loh " hina Fero
"lo yg bego kali yah , bisa ngendarain mobil gak sih , Ijin mengemudi lo nembak yah !!, kalo ga bisa mengemudiin mobil mending lo nyupirin odong2 aja sono , dari tadi kita nuntun motor di pinggir jalan , elo aja yg salah tiba2 numbruk kaya banteng , " Ujar Tami dengan nada marah dan nunjuk2 Fero
Intan dari tadi diam karena gak mau memperpanjang masalah , dia tau sepupunya itu sengaja ,
"eh dasar sialan lo , berani lo ngatain gue ,sini lo !!! " feronika yg sudah marah ingin memukul Tami
Buru2 intan sela dan hadang
"STOP KAK !, mending kak fero pergi aja, atau aku telfon polisi ,karena membuat keributan ! " ujar Intan yg menengahi dengan menatap Fero tajam
"eh enak aja dia mesti minta maaf dulu ke kita Tan " kata Tami yg sudah geram dan menunjuk feronika , Intan hanya menggelengkan kepala menatap Tami mengisyaratkan buat menyudahi jangan melawan
"hahaha enak aja minta maaf , dasar kalian gembel kampung , " ujarnya menghina "untung gak ada nama SETYA di belakang nama lo benar2 bikin malu , "fero nunjuk Intan , "dan apa kata lo tadi , lo mau lapor polisi , yakin ? ,kalo gue banyak uang gampang nyewa pengacara handal , nah kalian , ga bakal sangup , " sambung Fero tunjuk Intan dann Tami ,"ga usah ganti in mobil gue ,gue gratisin , gimana seneng kan lo , lo berharap aja kita jgan bertemu biar lo ga gue bikin susah lebih dari ini , dan jangan skali2 nglawan gue " katanya Sinis pada Intan
Feronika berlalu dan masuk mobilnya , ketika mobil hendak berjalan dia menurunkan kaca mobilnya dan melempar uang lembaran merah ke Intan ,
"tuh buat lo , uang buang sial karena gue ketemu sama lo hahaha !!! " teriak feronika sambil berlalu dengan mobilnya ,
"heh dasar perempuan sialan lo , BRengs*k !!! " Teriak Tami ,sambil nunjuk2 mobil fero yg sudah menjauh
"huhhh" Intan buang nafas , setelah fero pergi
" kenapa sih tan lo kok diem aja ,malah ngehalangi gue , biar gue robek2 tuh mulut , seenaknya ngata2in kita , jelas2 dia yg salah ." marah Tami pada Intan
" gpp Tami sudah lah , dan makasih belain gue juga tadi " kata intan
,"siapa sih dia tuh kaya nya kenal kamu , jahat banget pake acara nabrak segala gue tau dia pasti sengaja tuh ,, dasar perempuan jadi2an ," sahut Tami yg dengan masih nada kesal
"bukan siapa2 , " kata Intan dengan lirih, sambil memungut uang yg feonika lempar
"oh ,, " hanya itu yg keluar dari mulut Tami ,karena itu pasti masalah keluarg dan iNtan masih belum siap menceritakan , Tami pun mengerti dan diam ,
"eh ngapain lo pungut tu uang Intan " tannya Tami setelah melihat kegiatan Intan yg mengambili uang yg tercecer
"mubazir Tam , kan bisa kita sumbangin ke masjid , atau buat orang gk mampu , biar bermanfaat "
" pinter lo, biar pahalannya yalur ke tuh kuntilanak , biar insyaf dan bisa beli baju yg gak kekurangan bahan , hahahahah" canda Tami , karena tadi feronika menggunakan baju yg terlampau seksi ,
"hahahaha Sa ae loh Tami su tami "
__ADS_1
Mereka pun memmunguti uang tersebut , dan melanjutkan menuntun motor sampe ke rumah Intan ,