Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin

Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin
episode 53


__ADS_3

Makan malam mereka serasa suram dengan atmosfir Susi dan Tami yang kadang saling lirik tajam , Tomy pun menyadarinya , ia sudah jenuh dengan ke adaan itu.


"Ehemm , sebaiknya aku pergi saja , masih banyak kerjaan , kalian terusin saja makannya , " Ujar Tomy


"Kak gue ikut , aku juga udah selesai , " sela Tami


" Loh aku kan belum selesai Tom , ga tungguin aku , biar aja tuh bocil yang pulang duluan , gue kasih ongkos taxi deh , " Ujar Susi keberatan


"Enak ajah , gue mampu kalo cuma buat bayar taxi tak perlu Tante kasih , lagian yang udah selesai kan gue sama kak Tomy ngapain tante repot sih ,udah lanjutin aja , yuk Kak Tomy kita pulang , " Ujar Tami sinis dan mengajak Tomy ,


" Bener kata Tami sebaiknya nona Susi lanjut saja , kami permisi , " Pamit Tomy lalu bergegas pergi , sebenarnya Tomy juga risih dengan tingkah Susi yang keganjenan , Tomy saangat tidak menyukai itu ,dan itu salah satu alasan ia ingin cepat meningglkan restoran.


"Wleee, babay tante menor " Ujar Tami mengejek sambil berlari menyusul Tomy


" Dasar anak gak sopan , bocil kampret , " teriak Susi namun Tami dan Tomy sudah tak terlihat mereka sudah keluar dari restoran .


Di dalam mobil Tami senyum2 sendiri ,


" Ngapain lo senyum2 , gila lo yah ?" tanya Tomy


" Enak aja ngomong gue gila , gue tu lagi keingat tadi muka si tante menor pas kita tinggal , lucu banget kak , kaya jambu monyet yang merah merah busuk hahahaha , " ujar Tami semagat ,

__ADS_1


"Dasar bicil kata2 dari plenet mana tuh ,hahaha ada2 aja , dan teryata lo iseng juga yah , "


" , Gue mah serba bisa ,cuma ngerjain gitu mah kecil , jadi istri solehah juga bisa , " ujar Tami pelan mengkode ,


" Apah geu gak denger "


"Gak , lupain aja ,, , oya , makasih dah ngajak gue dinner walau kacau gara2 tuh menor , "


" Hemm,,, " Jawab cuek Tami.


" Idih mulai lagi juteknya" Ujar Tami di hati .


,,,,,,,,,,,,..............


Adam melihat Intan kelelahan sampai tidur di meja belajarnya ia pun langsung menggendong istrinya itu menuju pembaringan , selagi ia menggendong Intan , tak henti2nya ia menatap instrinya itu , sungguh imut menurutnya , dan sekarang ia salah fokus dengan bibir yang tempo hari ia sesap , lagi2 ia sangat tersihir dengan bibir Intan tanpa sadar ia sudah meletakan Intan di kasur namun masih memandangi bibir mungil istrinya , " Cup, hadiah dari gue " , ujar Adam pelan dan mengecupnya , " Dasar bebek pules bnget tidurnya , selamat malam istriku , " Ucap Adam (" Gak nyangka gue ada hari dimana gue nyuri2 ciuman , terlebih lagi istri gue , Hehe" ) Adam memeluk Intan dan hari ini dia tak mau ada penghalang di tengah2 mereka tidur , entah besok intan akan marah masa bodo ,


,,,,,,...Pagi hari Intan menggeliat untuk bangun namun ada yang aneh kenapa ia serasa berat di perut dan ada deru nafas orang lain di telingannya , Intan melihat itu teryata tangan Adam yang di atas perutnya dan memeluk erat tubuhnya


"Ahhh ,,,, !!! kenapa kamu tidur dekat2 gue " ucapnya sambil mendorong Adam menjauh " Mana pembatasnya , dasar senior mesummm ,!!" umpatan Intan saat bangun tidur mendapati Adam menempel di tubuhnya .


Cetakkk ,!! Adam menjitak kening Intan ,,

__ADS_1


Arggggh ,,, jerit Intan , "Kenapa gue di jitak "


" Makanya Yang sopan kalo ngomong sama suami sendiri , lagian bukanya terimakasih sudah aku pindahin dari ruang belajar malah marah , dan untuk prmbatas gue lupa, terus ga sengaja meluk kamu , lagian kita gak salah kalo peluk2 juga , "


" Apanya yang mau makasih , malah rugi karena tidur di peluk sama senior galak , aku mrengira dulu kakak itu gak suka perempuan karena menolak cewe2 kampus yang cantik2 , eh taunya mesum , atau apa ini rencana kakak biar gak aku godain jadi pura2 mesum ke gue hehehe" ujar Intan senyum mengejek , pasalnya Intan tau selama Adam belajar di fakultas tidak ada yang jadi pacarnya, Adam akan terang2an menolak semua perempuan bahkan tak membiarkan mereka mendekat semeter pun .


" Ohh ,kamu kira aku ga suka wanita kalo gitu aku akan buktikan kalo aku suka wanita atau tidak , kau sudah memancing si singa ini bangun bebek kecil " Bruakkkk , Adam mendorong Intan berbaring lagi di kasur untuk telentang,


"Ahhhhh ,,,,,! ! jerit Intan kaget


,Intan di jatuhkan telentang oleh Adam sekarang posisi mereka sedang canggung , Adam memegang erat kedua tangan Intan agar tidak memberontak , dan kaki Intan di jepit dengan kaki Adam keduannya , Intan di tengah dengan menggeliat ingin melepaskan , dengan gerakan.


, "Ma'mau apa kau ? lepaskan !! " pinta Intan dengan gugup ,pasalnya Adam sekarang sedang menatap Intan dengan gairah bahkan wajahnya sangat dekat dengan wajah Intan , Intan gugup deg2'an jantungnya sudah seperti genderang bersahutan saling mengejar , begitupun Adam , ia melihat Intan berbaring di bawahnya dengan rona merah dan suara merdunya menjadikan ia sangat menginginkannya ,Adam tak tau teryata posisi ini justru membuat ia terprovokasi jauh lebih dahsyat ,ia tak sanggup mengontrol dirinya sendiri niat hati hanya ingin mengerjai istrinya justru ia sendiri sangat terbawa nafsu,


,Cup ,, Adam mngcup Intan sesaat ,lalu ia memandang Intan lagi dengan damba , "Kau ...." protes Intan


Cup , ,,


sebelum Intan bicara lagi ia sudah di bungkam oleh ciuman Adam yang ke dua, dan ciuman kedua pun terjadi kali ini lebih lama , "Buka mulutmu mu " perintah Adam lembut di tengah2 ciuman mereka , Intan yang memang sudah pasrah dan entah sihir apa hanya dengan kata2 ia menurut , Adam sadar Intan tak memberontak langsung saja ia meperdalam ciumanya dan memeluknya erat


dan

__ADS_1


__ADS_2