Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin

Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin
episode 32


__ADS_3

Intan yang masih di kamar dengan suasana tenang karena hanya ia seorang di kamar berkali2 menghapus air mata yang menetes kala mengingat ibunya , karena intan baru sadar kata2 ibunya sebelum meninggal yang menasehatinya kala Intan dirawat akibat terseremper July , itu kenangan terakhir yang sangat membekas untuk iNtan


*FLASHBACK*


" Ma iNtan mau dong suapin , iNtan kangen suapin mamah, " ucap iNtan meminta kala makanan sudah di depannya


" Kamu itu yah , udah besar masih manja ,kamu udah pantes jadi istri tau, yang sakit itu kaki kamu bukan tangan kamu sayang , " Ujar mamanya lalu menghampiri anaknya


" hehe ayo mah , iNtan kangen tau suapan mamah " pinta iNtan lagi


" Iya , sini ,A buka mulut kamu ," Indah mengambil makanan iNtan dan menyuapai anakanya ,Intan pun dengan senang hati menerima suapan dari ibunya,


" Enak mah kalo di suapain mama " ucap INtan sambil mengunyah makanan


" dasar kamu gombal,, nanti kalau kamu punya suami manja2nya suami kamu , "


"Apa sih mah ko bahasnya suami terus, iNtan belum kepikiran kesitu mah, lebih baik selalu manja2 sama mamah"


" Ko cemberut bukannya itu impian gadis2 , kalau menikah dan manja dengan suaminya "


" ishh apa'an sih mah udah ah , jangan bahas itu aku maunya manja sama mamah terus "

__ADS_1


"Sayang mama gak selamanya ada si samping kamu , nanti kamu pasti menikah terus nanti kalo kamu punya suami kamu harus menghormatinya dan menyayangi keluarganya yah, mereka juga keluarga kamu , nanti ibu bisa sedih kalo kamu tidak menuruti mereka , kamu harus bahagia sayang , kamu anak ibu yang baik dan tegar , ingat kamu harus menyayangi mereka seperti keluarga kamu sendiri , " Ucap iNdah dengan membelai rambut anaknya penuh sayang


" Mama tuh dari tadi nglantur mulu , udah ah iNtan gak nafsu makan , Intan mau tidur aja , tapi iNtan mau di peluk tidurnya , mamah tidur di samping INtan , "


" iya sayang , ya sudah kamu tidur dulu , mamah beresin makananya , "


Setelah semua selesai ibu dan anak itu berpelukan di ranjang rawat iNtan yang lumayan besar buat mereka berdua mengingat mereka di ruang rawat VVIP. namun keduanya masih diam mereka belum tidur entah kenapa iNtan masih kepikiran tentang kata2 ibunya tadi , begitupun dengan INdah keapa hatinya semakin resah . di malam sunyi iNdah membuka suara memecah kecanggungan ,


"Sayang mamah mau cerita tentang papa kamu sedikit , kamu mau dengerin gak ?" ujar iNdah sambil mengusap sayang anaknya ya berbaring bersama di sampingnya


" Iya mah , iNtan mau , INtan juga belum ngantuk "


" Dulu waktu kamu kecil kalau kamu sakit dia yang heboh duluan , papah kamu itu panikan dan sayang sekali sama kamu , bahkan pernah menyusahkan dokter suatu ketika malam2 kamu panas dokter semua di hubungi bahkan sampai di gedor2 rumah sang dokter sambil gendong kamu sangking dia cemasnya , padahal mama udah bilang itu reaksi wajar saat kamu baru di imunisasi , tapi dia kekeh dan mau periksa kamu ,mamah hanya pasrah karena papah kamu itu keras kepala , dan dugaan mamah benar setelah dokter itu memeriksa kamu teryata hanya demam pasca imunisasi , akhirnya kita pulang dengan perasaan lega ,kamu juga tidur terlelap dan papah kamu tidak mau lepas dari kamu , dia gendong kamu terus sampai kamu di tidurkan di ranjang besar bertiga karena papah kamu bahkan gak mau jauh dari kamu , " INdah menjeda ceritannya , dia menghela napas , "Mamah jadi kangen papah kamu , apalagi papah kamu itu ahir2 ini sering sekali masuk ke mimpi mamah dia tersenyum , tapi mamah belum sempat ke makam papah kamu sayang ,


" haha kamu ini , suami mamah itu selalu tampan , "Sambil menjawil pipi anaknya itu karena lucu dengan pertanyaanya ,


*flashback off*


Intan mengingat kata2 ibunya waktu itu yang menasehatinya dan memimpikan mendiang sanga ayah ,INtan jadi tau kenapa sang ayah hadir di mimpi ibunya , karena sang ayah akan menjemput istrinya itu untuk pergi mendampinginya ,lagi2 INtan nyesek mengingat itu , iNtan menangis lagi dan lagi


Tok tok tok , INtan yang masih melamun di kagetkan dengan suara ketokan pintu

__ADS_1


"Masuk ! " Seru intan dari dalam sambil menghapus sisa air mata


ceklek ,


"INtan , lo cantik banget , tapi ko mata sama hidungnya merah terus make up nya sedikit pudar , lo abis nangis yah , iNtan udah dong jangan nagis lagi , sahabat gue itu kuat , kalo almarhum mamah iNdah liat kamu nagis terus pasti juga sedih , mamah Indah papah Rudy juga pasti liat lo nikah bahagia karena kemauan mereka lo kabulin ,tapi jangan sedih terus dong yah , sahabat gue itu kuat ,lo harus tersenyum di hari bahagia lo, semangat , oke " TUtur Tami mentyemangati , INtan hanya mengangguk


" Gue panggil perias lagi suruh benerin riasan lo lagi , lo jangan nangis lagi selagi gue tinggal , disini banyak yang sayang sama lo , , sebentar gue keluar dulu ," ,


Teryata tadi yang masuk ke kamar intan Adalah Tami sahabatnya , Tami tau intan akan menikah dengan Adam juga atas wasit terakhir INdah , namun hanya keluarga ADam dan Tami saja yang tau perihal wasiat itu ,


INtan yang mendapat semangat dan dukungan dari sahabatnya itu merasa tenang setidaknya sekarang dia harus kuat menghadapi yanag akan terjadi sesaat lagi yaitu menyandang gelar istri dari Adam Abraham sang idola Kmapus ,


,,,,,,


SAH ,, !!!!!! itulah kata2 sahutan dari saksi dan kerabat keluarga yang menyaksikan prosesi ijab Qobul ADam


DEg


itu kata2 yang Ajaib membuat iNtan sesak di dada karena masih belum percaya dia sekarang sudah menikah , namun ada rasa lega di hati karena dia berhasil menuruti permintaan mendiang ibunya ,dia diam namun sedikit tersenyum bahagia ,


ceklek , PIntu lagi2 di buka , masuklah Santika dan Lusiana , mereka menggandeng iNtan untuk turun ke meja ijab qobul menghampiri ADam karena Ntan memang tidak di hadirkan saat ijab Qobul , UNtuk wali iNtan sendiri dia tidak menghadirkan Salim setya karena mengingat perangai orang trsebut , iNtan menghadirkan kerabat dari kakeknya yang lain ,

__ADS_1


Intan turun dan di sambut tatapan kagum semua keluarga , Adam juga terdiam sejenak terpana melihatnya karena terlena dengan INtan yang merutnya sangat anggun saat ini , Adam mennyambut iNtan dengan berdiri dan menuntun iNtan untuk duduk di sampingnya , mereka saling menatap , ADam tersenyum lembut kepada iNtan , DEg hampir saja Intan tidak bisa mengontrol deru jantungnya karena INtan yang baru melihat ADam tersenyum sangat manis kepadanya , iNtan pun membalas dengan senyum juga , setelah mereka duduk Adam mengulurkan tangan nya , INtan tau maksudnya ,segera INtan sambut uluran tangan itu dan mencium punggung tangan suaminya itu , saat itu iNtan juga di hadiahi kecupan di dahi oleh ADam , setelah semua selesai , ADam dan iNtan mendapat selamat dari semua keluarga dan di sela2 para Tamu masih mengerubungi Intan , iNtan tanpa sengaja melihat bayangan sosok Iibunya dan ayahnya sedang menatapnya dari jauh dan tesenyum , INtan reflek ingin menghampiri mereka namun baru saat mau melangkah bayangan itu hilang dia sangat yakin mereka orang tuanya , Intan masih shok hapir limbung namun ADam sigap memeluknya ,


__ADS_2