Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin

Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin
episode 59


__ADS_3

" Kenapa liatin aku terus , makananmu ada di depan mu bukan di wajahku , " tegur Adam yang melihat Intan terus2 memperhatikannya yang sedang menyetir ,


" Setelah menerima telfon tadi mood kakak jadi berbeda sekarang , apakah terjadi sesuatu ,? " tanya Intan khawatir ,


" Tidak ada apa2 , kamu fokus makan saja , kalau pun ada masalah sudah biasa dalam berbisnis , aku bisa mengatasinya , tenang saja " Ujar Adam jujur ,


" Benar juga , heheh kakak kan anak papa Hery jadi pasti hebatnya nurun ke kakak " ujar Intan bercanda mencairkan suasana ,


"Kata siapa kalau papa ku hebat ? " goda Adam.


"Kata ku , buktinya waktu makan malam sama keluarga July yang ngusir papa wlee, " Ucap intan meledek " , sekali papa bicara mereka takut , brarti papa hebat , heheheh "sambungnya lagi .


" Ya bisa di bilang begitu , Sudah jangan ngomong terus lanjutin makan bentar lagi kita sampai di kampus , "


Intan mulai makan bekalnya lagi, namun masih sesekali melirik Adam ," semoga yang kamu omongin benar kak ini hanya urusan bisnis , kamu bisa mengatasinya dan tidak terjadi apapun , aku sangat khawatir tentang kamu , kalau saja kata2 July bukan melenyapkanmu aku tak akan se gelisah ini , aku takut July nekat menyakiti kamu kata2nya masih jelas aku ingat , semoga saja July hanya marah sesaat , amin " Ucapnya dalam hati ,


Tak butuh waktu lama mereka sampai di depan kampus , Adam yang melihat Intan sedari tadi makan dengan terburu2 merasa lucu juga kasihan , pasalnya Intan makan dengan blepotan juga pipi menggembung di setiap suapan membuatnya tampak menggemaskan , Adam tak tega walau memang waktu mereka sama2 mepet ,


" Sudah kalau ga kuat jangan di paksa , yang penting sudah makan sedikit juga papa buat ganjel , nanti setelah selesai mata kuliah lanjut lagi , dari pada di paksa gitu buru2 , liat nih belepotan " Ujar Adam sambil menyeka sisa makanan di pipi Intan ,


" Tang gung kak , beunntar agi bis " Ucap Intan gak jelas karena mulut penuh ,


Adam tak kuasa melihat itu ,iya sangat gemas dengan Intan sekarang karena ekpresi rakus Intan makan dan juga pipi gembungnya , Adam senyum2 sendiri menahan dan menyembunyikan senyumannya di tanganya agar tak mengganggu Intan makan ,sungguh pemandangan yang mengasikan menurutnya ,bahkan sesaat ia melupakan kabar yang Tomy sampaikan tadi , ia lalu mengusap lembut kepala Intan dan menyerahkan botol minuman tanda selesainya aktifitas sang istri itu ,


" Sudah ? " Tanya Adam,


" Sudah , sukur masih sisa lima menitan lagi , aku masuk sekarang ya kak , " ujar Intan setelah semuanya beres ,


" Iya masuklah , hati2 , pulangnya aku jemput , kamu kabarin aku aja ,"

__ADS_1


" Oke , asalamualaikum " Pamit Intan keluar sambil sesekali berjalan cepat,


" Walaikumsalam " jawab Adam.


Adam melanjutkan perjalanan ke kantornya , dengan kecepatan penuh , karena telfon dari Tomy tadi mengingatkanya lagi bahwa sesuatu telah terjadi , Tomy kalau bukan msalah besar ia tidak akan lapor dengan kode gawat , karena sudah di terima laporan gawatnya ia bergegas karena penasaran dan khawatir dengan berita gawat apa yang akan ia dengar ,


Sedangkan Intan tanpa sengaja melihat July di koridor , July menatapnya sinis juga semburat merah di wajahnya itu sungguh jelas tersirat seperti amarah yang sebentar lagi meledak , namun Intan santai saja karena ia sudah bertekad tidak ada siapapun yang boleh menghinanya lagi karena ia sekarang sudah menjadi bagian Abraham ia tak mau ada orang yang boleh menghina keluarga suaminya karena dirinya , Intan berjalan seperti biasa namun July langsung menyeret Intan menjauhi kelas , sontak Intan memberontak untung Tami melihat itu langsung saja Tami menepis tangan July yang mencekeram erat pergelangan tangan Intan ,


" Wanita sinting loh , ngapain seret2 temen gue , " Nyolot Tami ke July,


" Gue gak ada urusan sama lo , sebaiknya lo gk usah ikut campur , urusan gue sama dia !" Ujar July pada Tamy menunjuk Intan ,


" Urusan dia urusan gue juga, ngapa emangnya , " ujar Tamy berani .


" Udahnlah Tam mending tinggalin aja , kita ke kelas , bentar lagi dosen masuk , ga usah urusin orang gk jelas , " Bujuk Intan pada Tami .


" Tunggu lo !! eh mau kemana urusan kita belum selesai ! " Teriak July setelah Intan dan Tamy pergi ,


" Wanita sinting lo !!, " teriak Tami ,


" Lo yang sinting sialan !! " Teriak July membalas ,


" Tam udahlah , lama2 lo ikut2an ga jelas kalo lo tanggepin , " ujar Intan ke Tamy sambil nerjalan menuju ruang kelas


July sudah tak mengikutinya lagi ,karena sudah banyak orang yang bergerumun menyaksikan mereka tadi , July masih malu akibat video tempo dulu jadi dia urungkan niatnya untuk berbuat masalah sama Intan saat ini ,July pun pergi menuju ruang kuliahnya dengan perasaan marah pada Intan juga Tami ,


" Awas lo anji ng sialan ,gue bikin perhitungan sama loe , (meruju pada Tami ), selalu saja loe belain si ****** , kita liat sampai mana lo selamat dari perhitungan gue, karena gue udah janji sama pengacara kalau gue ga bisa celakain ****** Intan , tapi bukanya loe ada , kalo lo sekarat ****** Intan juga akan frustasi hehe" ucap July di dalam hati ,dengan senyum sinis ke arah Intan dan Tami yang sudah menjauh ,


,,,,,,,,,,,,,,, , ,,, ,,,,,,,,,,. . . , , . . .

__ADS_1


Adam tiba langsung di sambut Tomy dengan wajah seriusnya memegang sebuah data .


" Ada apa , cepat katakan , " Umar Adam langsung setelah duduk di kursi megahnya ,


" Tuan sandra kita yang menabrak Alm ibu Indah bunuh diri tuan , ia kekeh tak mau menjelaskan siapa yang menyuruhnya , ia sangat setia tuan pada majikannya , " ujar Tomy,


" Bng sat , hanya dia satu2nya orang yang kita punya untuk menggali informsi , sekarang mati , apakah ada kabar terbaru dari dafa keluargannya , gak mungkin ia rela maati kalau ia tak di picu sesuatu hal , "


" Benar tuan , ini da data terbaru dari keluargganya , kita baru tau setelah ia meninggal , seperti di sengaja data ini keluar setelah si sandra bunuh diri , sepertinya di pihak kita ada mata2 tuan , sangat mustahil bisa sangat bertepatan , " Ujar Tomy nenjelaskan dan menyerahkan data ,


"Hoho mata2 di keluarga ABM berani sekali dia , kau urus itu dengan benar aku mau 3 hari sudah kau tangkap si kambing bodoh yang masuk ke sarang singa , " perintah Adam .


" Baik tuan ,"


Adam melanjutkan membaca data yang di serahkan Tomy tadi ,


" Jadi keluarganya itu sempat tak bisa di lacak , dan baru ini mereka nongol , istri dan anak nya sedang kritis di rumah sakit , sedangkan orangtuannya sudah tua dan menjaga mereka di rumah sakit juga , "


" Benar tuan , "


" Kalau begitu kalian sudah pindahkan mereka dibrumah sakit ABM ?, kita akan pantau mereka dan buat yang terbaik buat mereka , jaga dengan pengawalan ketat , juga penuhi kebutuhannya , kita perlu mengungkap siapa dalang dari semua ini melalui mereka "


" Semua yang tuan suruh sudah saya lakukan tuan ,"


" Bagus Tomy , sekarang apakah ada kabar dari si pemotret aku dan Fero di kafe , sudah kau temukan ?"


" Belum tuan , sepertinya dia di sembunyikan di luar negeri tuan , kita masih menyelidiki , "


" Baiklah lakukan yang terbaik aku percaya padamu , "

__ADS_1


__ADS_2