Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin

Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin
episode 46


__ADS_3

" Hahhahah , dasar parasit , ular kadut hahaha " Santika sangat senang melihat Jane mundur ia melihat semua lewat layar cctv sungguh mengasyikan melihat wajah pucatnya, lalu ia menelepon kayawan bawah untuk memanggil Ratna ke ruangannya


" Kau sungguh cerdas Ratna memukul telak Jane , aku sangat menikmati dramamu , " Ucap Santika pada Ratna


" Makasih bu , saya juga turut senang bisa menyingkirkan parasit itu bu , " ujar Ratna bangga


" Terimakasih Ratna , nanti ada bonus buat mu akhir bulan sebagai tanda terimakasihku ,"


" Wah benarkah bu , alhamdulillah terimakasih banyak " ucapnya bersyukur " Alhamdulilah aku bisa mentranfer uang lebih buat ibu di kampung tambahan berobat" ucapnya di hati


"Baiklah kau kembali bekerja lagi , dan nanti setelah ini akan ada menantuku Intan Wulandari yang datang bersama temannya , kau tunggu lah di depan dan kalau sudah datang suruh mereka ke ruangan ku, dan hanya kau yang Tau aku sudah mempunyai menantu kau jaga rahasia ini sampe nanti resepsi anak ku , kau kepercayaan ku , " Santika memberitahu


" Baik bu saya akan menjaga rahasia ini , dan nanti kalau nona INtan wulandari sudah datang saya akan menyurhnya kesini , kalau begitu saya permisi bu , "


" Ya " Jawab Santika


,,,,,,,....


" TAN gimana jadi ke Sun Butik ? " Tanya Tami


" Jadi dong, yuk aku nebeng kamu, "


" Kuy lah " UJar Tami semangat


Sampe di depan butik mereka masuk dan hampir saja mereka terbengong pasalnya BUtik ini sungguh seperti surganya para pecinta fashion sungguh sangat menyilaukan mata gaun dan baju Tas serta aksesoris di dalam ruangan Butik ini sungguh menggugah mata dan menggugah kantong , sangat bagus2 pakaian serta tempatnya sungguh nyaman seperti berada di sebuah ruangan loby hotel mewah dengan banyaknya lampu kristal menerangi seluruh ruangan , dan ini baru lantai dasar bagaimana lantai VVIP di atas sungguh mencengangkan , lantai satu dasar memang dieruntukan untuk tamu biasa atau baju yang sudah jadi dan di pajang dan lantai dua untuk tamu VVIP biasannya untuk tamu yang memesan gaun desain dadakan atau pemesanan gaun , sedangkan lantai 3 ruangan khusus Santika ,


" Wah Tan gue berasa miskin banget masuk sini , jiwa miskin ku meronta2 dari tadi ni dompet ga bisa di ajak diem , " Kelakar Tami


Pletak !!!!


" Au , lo kenapa nyentil jidat gue Intan , kasian otak gue tar shok ngambek gak mau di ajak mikir lagi gimana " Ujar Tami nyeleneh


" Alah emang dasar lo males mikir , lagian lo yah ngomongnya asal , dompet segala di fitnah berontak dasar elo emang mupeng , ingat kita kesini mau ngunjungin mama Santika , kita cari dulu baru kita muter lihat2 ," Intan mengingatkan


" Hehhe , Benar kata lo gue lihat semua gaun2 ini jadi mupeng , ya sudh terus kita harus kemana nih , " Tannya Tami


" Yuk ikut kita ke kasir aja , atau cari pegawainya aja , tannya2 , "

__ADS_1


"Oke " Tami mengaiyakan usulan INtan


Mereka menuju kasir setelah sampai kasir mereka melihat pegawai yang dulu makan bakso bersama dan kenalan , INtan masih mengingatnya


" Mba Ratna kan , apa kabar mba , " Sapa INtan di depan Ratna


" Baik , siapa yah maaf lupa , " Tanya Ratna menelisik Intan


" Intan mba , waktu itu kita sempat ngobrol di warung bakso depan, aku mahasiswa desain itu" ujar INtan mengingatkan


Ratna mengingat2 dimana mereka bertemu seperti penuturan Intan ,


" Oiya , aku ingat yang tanya2 tetang kirim desain itu yah " Ujar Ratna memastikan


" Benar mba " Ujar iNtan lagi ,


" Terus Ade kesini ada perlu apa , ?"


" Aku kesini mau ketemu IBu Santika mba , kita sudah janjian , "


" Intan wulandari mba dan inii teman saya Tami " Jawab INtan


" Oh jadi Ade ini menantu bu Santika " ucapnya dalam hati cantik dan sederhana ,pantas ibu Santika sangat menyukainya " kalau begitu mari nona nona saya antar ke ruangan ibu Santika " ujar Ratna menuju lift


"Terimakasih mba Ratna , dan panggil INtan saja jangan nona , " pinta INtan pada Ratna


" Hahahah benar mba Ratna panggil nama kita saja , kalau panggil nona kaya nama merek susu, nona cap manis , hahaha " Ujar Tami kelakar ,Ratna dan Intan ikut tersenyum dengan ucapan Tami


" Baik jika mau kalian seperti itu , mba pangil kalian INtan dan Tami ,betul "


" Betul !" Jawab INtan dan Tami bersama


" hahahahaha" Tawa mereka bertiga pun pecah di dalam lift yang menuju lantai tiga itu


TING ,, lift pun berhenti di lantai 3 , mereka berjalan mengikuti Ratna di belakang setelah keluar dari lift sampai mereka berhenti di ruangan yang pintunya bertuliskan RUANGAN PRIBADI DIREKTUR dan Ratna mengetuk sampai terdengar suara perempuan yang mempersilahkan masuk


"Bu saya kesini mengantar NOna INtan dan temannya , " Lapor Ratna

__ADS_1


" Mereka sudah datang , suruh mereka masuk , dan kau kembalilah , terima kasih Ratna ," ujar Santika


" Sama2 bu , kalau begitu saya akan undur diri " Ratna keluar lagi dan menyuruh INtan dan Tami masuk


" Mah , " Sapa INtan


" Tante Santika " Sapa Tami


" Kalian sudah datang , ayo duduk , mamah senang sekali kalian mau datang ke tempat mama , kalian sudah makan belum , mama pesankan makannan yah , kalian mau mama pesankan apa ,? " Tanya Santika antusias


" Tami mau spagethi aja tante , kebetulan tadi di kantin kami makan sedikit krena ada yang ngambek " Tutur Tami pada Santika


" Ish Tami apa sih , kamu itu , jangan bikin mamah Santika reppot " Ujar INtan memperingatkan


" GAK pa pa , sayang kalau begitu kita pesen spagethi dan pizza aja semua yah , biar enak ngobrolnya , mama banyak yang mau bahas sayang " ujar Santika merayu menantunya ,


" Baiklah mah INtan menurut saja " ujar INtan


"Kalau begitu sebentar , mama suruh karyawan pesankan dulu"


Setelah memesan makanan dan tidak lama pesanan mereka datang , mereka makan dengan diam dan lahap , apalagi Tami yang memang doyan makan dan doyan jajan , walau badannya tetep aja kecil karena perangainya yang petakilan, setelah sesi makan mereka membahas pertemuannya nya


" Mama mau bahas apa , Intan jadi penaran " Tanya INtan


" Mamah memang mau bahas hal penting , sebentar mamah ambil dulu" ujar Santika dan beranjak dari duduknya mengambil sesuatu


" Ini desain kamu kan sayang ? " Santika menyodorkan berkas desain kepada INtan


" Iya mah , hehe , ini memang desain Intan , dulu INtan belum tau ini butik mamah , ada apa mah ,? "


Tami hanya diam saja menyimak obrolan mereka sambil sesekali melihat2 ruangan Santika yag sangat besar dan nyaman itu


" Mamah sangat menyukai desain kamu sayang , mamah awalnya mau email kamu buat jadi desain magang di sini , tapi pas lihat biodatanya teryata menantu mama sendiri , mamah sangat senang dan bangga sayang , makannya mamah di sini mau minta kamu jadi desain tetap disini , lagian kamu kan menantu mamah , mamah pengen kamu kembangin bakat kamu sayang ,"


" Benarkah mah , wah INtan seneng banget dan mau banget , tapi untuk jadi tetap kayannya INtan gak bisa mah , Cita2 INtan pengen bikin butik sendiri , memang INtan masukin lamaran disini agar bisa jadi batu loncatan agar INtan bisa dikenal dulu sama semua pecinta Sun Butik ,maaf yah mah , iNtan mengecewakan mamah "


"Hahahaah kau gak mengecewakan mamah sayang , justru mamah bangga , mamah akan terus suport kamu , bila kamu mau berkembang dan bikin butik sendiri , malah mamah bangga mamah punya menantu tidak mengandalkan mamah dan mau usaha sendri , bahkan mamah berharap nanti butik kamu lebih besar dari butik mamah , mamah yakin kamu pasti bisa sayang"

__ADS_1


__ADS_2