Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin

Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin
episode 17


__ADS_3

Teryata Intan tidak ke kampus melainkan ke toko bahan pakaian , dia ingin membeli bahan pakaian untuk dia gunakan untuk membuat pakaian desainnya sendiri , ia ingin mencoba ,


"ah ga enak belanja sendiri , minta Tami temenin Ah ,,"


Lalu dia menghubungi Tami


"halo asalamualaikum , " sapa Intan setelah panggilannya di angkat Tami


"walaikumsalam , , kenapa ?" tannya Tami


"lo sibuk ngga ?" tannya balik Intan "


"gak juga ,gue cuma lagi beli cilok depan komplek "


"ciee gak ada kuliah lo ngapelin mang tutus , lagi kangen2 nan yah " canda Intan


"Asem lo emang yah , gue emang lagi kangen tapi bukan sama mang tutus nya tapi sama ciloknya dodol ."


"apah lo kangen sama ciloknya mang tutus bahaya tuh " masih mencoba bercanda


"eh Intan bahaya apaan "


"Bahaya kasian bininnya ciloknya mang tutus cuma dua ,nanti bininnya ngodor loh " xxxxxixixi


"Eh Pea temen ga da akhlak lo dasar , otak ngeres , maksud gue bukan cilok itu sableng , ini cilok aci di colok sambal kacang pake tahu dan kol terus kawan2nya , sableng emang lo , ketularan siapa sih lo , otak lo mesti di londry kayaknya, "


" ya ketularan eloh lah siapa lagi yg punya temen sableng kaya lo " hahaha


" dasar dodol " ketus Tami " Eh Pea lo telfon gue ada apa , cepetan ga usah kebannyakan ngakak , bisa kesurupan lo "

__ADS_1


"eh iya sampe lupa , gue ini lagi di toko bahan jahit PINKLAVA deretan ruko di jalan Jasmine , gue lagi pilih2 bahan tapi gue masih pusing , lo kesni deh temennin gue , bisa gak Tam ? "


" oke deh gue kesitu pake ojeg aja , males nyetir ge "


"serah lo , bae bae di jalan pamit tuh sma mang Tutus ,hehe "


"INTAN SU RINTAN " teriak Tami di sebrang telfon .


"ya ya dah " asalamualaikum;"


"walaikumsalam " jawab Tami


SEtelah mengakhiri telfon Tami bergegas siap2 dan segera menyusul Intan


,,,,,,,,,,,,,,,,,,..............


Seperti biasa Adam yg selalu fokus dengan dokumen di dalam kantornya ,


"masuk " Sahut Adam tanpa menalihkan pandangan dari laptopya


"Tuan setengah jam lagi rapat umum akan di mulai ,dan ini berkasnya yg akan kita bahas di miting kali ini " Tomy menyerahkan berkas


" Ya " jawab Adam singkat sambil menerima berkas


"kalau begitu saya undur diri tuan , permisi "


"hemmmm" sahut Adam cuek


"Eh Tom tunggu sebentar " sambung Adam menghentikan Tomy dan menatap Tomy

__ADS_1


" Ya tuan "


"kamu masih ingat gadis yg memberi makan dan santunan di jalan tadi "tanya Adam


"Maksud tuan nona Intan ?"


"yah sepertinnya dia ,kukira salah lihat ,teryata Tomy juga mengenalinnya , dan kakinya sudah sembuh " katannya bergumam , membuat Tomy bingung dengan tuannya yg bengong , namun masih terdengar tuannya bergumam tentang intan


"maksud tuan ? " Tanya Tomy memastkan


"Tidak apa2 kau kembalilah "


" Eh , baik tuan " Tomy keluar walau masih bingung dengan tuannya


Setelah kepergian Tomy , Adam masih memikirkan Intan,


"Apa benar tadi si cewek Aneh ,dan gadis itu menyantuni anak jalanan dan pengemis , menarik , Aku harap dia tulus bukan untuk ajang pamer ," ujarnya berharap


,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,...................


Disisi lainFery yg selalu memikirkan JUly , dia selalu menelfon walau tidak pernah di angkat , dia tidak menyerah dan beberapa kali dia berkunjung ke rumah July walau hasilnya gadis itu tidak keluar , sekarang dia sedang mengunjungi kediaman July kembali berharap gadis itu akan menemuinnya


"Maaf sekali den , memang begitu peritahnya , saya tidak boleh membuka gerbang untuk siapa saja yg dateng termasuk temen non July " kata bapak paruh baya ke Fery


"baiklah permisi pak " pamitnya dan melangkah masuk ke mobil


"iya den , hati hati " kata si penjaga rumah


" Shitt sulit sekali kamu aku temuin July " umpatnya setelah masuk kemobil

__ADS_1


Fery kali ini pun tidak berhasil menemui July , dia kembali dan sambil berfkir cara apa lagi untuk menemui July , Fery tidak tau saja sebenarnya July tidak ada di rumahnya dia mempunnyai apartemen sendiri yg tidak ada seorang pun yg tahu termasuk orang tua July yg selalu sibuk yg tidak memperdulikan July bahkan sampai sekarang orang tua July tidak menanyakn kabar anaknya itu ,yg tahu apartemen itu mungkin hannya pembantu yg kadang dia suruh untuk beberapa hari sekali bersih2 di apartemennya , sekarang dia sedang menyendirimemang apartemen itu ia tempati jika ia sedang ingin sendiri dan adamasalah ,


__ADS_2