
"Maaf tuan Adam bukan maksud saya sengaja membuat anda marah hanya saja saya sangat menyayangkan sikap perempuan tadi yag masuk dengan arogannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dan berlalu saja tanpa minta maaf telah menggangggu diskusi kita , bukankah sangat tidak sopan dan sangat tidak tahu malu bersikap seperti tu " Ujar Monika dengan percayanya mencoba menjelekkan Santika memprofokasi Adam
Santika yang mendengar itu senyum di bibirnya terbit , dia memang sengaja, tadi setelah menerobos masuk dia tidak menyapa ataupun meminta maaf telah mengganggu kerja anaknya karena setelah dia masuk ruangan Adam dia sudah di suguhkan dengan tatapan sinis dan tidak suka dari gadis yang duduk di depan anaknya , dia sengaja memancing dengan bersifat arogan dan ia tau gadis di depannya menyukai anaknya pasti dia akan cari masalah setelah ini ,dan benar tebakannya gadis ini terpancing ,Santika sudah menduga feelingnya mengatakan kalau gadis di depannya tidak baik ,munafik ,
Berbeda dengan Tomy yang mendengar ucapan Monika tadi berkeringat dingin ia menelan ludahnya susah ,sungguh malang nasib gadis di depannya ini , sebentar lagi dia akan mendapat mimpi buruk karena berhasil menyulut kelemahan terbesar tuan mudannya ,
Adam menyeringai dingin , ia tidak sangka ada orang yang berani dengan gamblangnya menjelekan ibunya , menggeram marah mengeratkan kepalan tangan menatap snis ke arah Monika,
"Apa maksudmu , siapa perempuan yag kau maksud , ? " dengan nada masih menahan marah ia mencoba bertanya , bukan tidak tah perempuan mana yang MOnika maksud sudah pasti itu adalah ibunnya namun ia berniat memperjelas saja maksud perempuan di depannya itu
" Maksud saya perempuan yang tadi masuk dengan tidak tahu malunya yang kini sedang duduk santai , benarkan tuan " Ucap Monika nyaring bermaksud agar Santika mendengar apa yang ia katakan,
BRAKKK,,,,,,,,
Adam membanting berkas yang ada di tangnnya dengan keras , membuat Tomy yang kala itu belum siap terperanjat kaget begitupun dengan Monika dan Surya ,sedangkan Santika sangat senang ia tau anaknya akan membelanya , dan itu pasti ia hanya bersedekap saja tnpa ma turun tangan ,,
kalau saja bukan seorang perempuan sudah Adam pukul dan tampar beraninya menghina ibunya
Adam berdiri dengan sorot mata tajam dan menunjuk wajah Gadis yang sudah berani menjelekkan ibunya " Bangsat !!!! Kau dengar wanita sialan , sekalipun dia menyuruh ku untuk membakar perusahaan ini dengan senang hati akan aku lakukan ,!! bahkan nyawa akan aku berikan jika dia mengininkannya , kau dengan tidak tahu malunya menjelekannya dan berbicara buruk tentangnya , kau wanita yang sangat menjijikan tidak tahu malu !!,"
__ADS_1
Monika yang kaget dengan reaksi dan kata2 ADam ,ia sangat ketakutan sekarang dan benaknya bertannya siapa wanita itu sehingga Adam begitu takluk ,Sama halnya dengan Surya yang juga kaget ia sangat mengumpat marah dengan sikap bodoh adiknya yang mencoba membuat marah Adam ,padahal ia tahu Adam tidak keberatan dengan sikap perempuan yang menerobos tadi berarti perempun tadi sangat di segani oleh Adam dan dengan bodohnya sang adik malah ikut campur dan mempropokasinya ia benar2 sangat ingin memcekik adiknya sekarang ,
" TOMY !!!!!!!! " panggil Adam dengan lantang
" Iya tuan , " Jawab Tomy mendekat ia sudah tau pasti tuannya akan membuat perhitungan dengan Monika,
" Kau batalkan semua kerjasama kita di PT.LIGHT sekarang dan kau ancam semua perusahaan yang menjalin kerjasama dengan PT.LIGHT agar mereka menarik juga kerjasamanya aku ingin melihat mereka menderita karena berani menghina ibuku !!!!! ," Perintah Adam tegas
(Deg ,, Ibuku , itu kata Adam yang tengingang di benak Monika saat Adam mengucapkan kata sakral itu , pantas saja dia sangat murka .di dalam benak Monika ia mengumpati diri sndiri yang begitu bodohnya menghina ibu dari pujaan hatinya )
" Tuan ampuni saya tuan , mohon untuk tidak menarik kerjasama ini tuan , saya minta maaf , saya tidak tahu kalau yang masuk tadi adalah ibu anda , tuan mohon maafkan saya " UJar Monika memelas berusaha memperbaiki
"Heh kau begitu tertekan dan takut sekarang tadi saja kau menjelekkanku , kemana sikap aroganmu tadi , lagian kalau aku ini juga bukan ibunya Adam kau juga tidak berhak mengurusi dan menjelekan orang ,terutama orang yang tidak ada hubungannya dengan mu kenapa tadi kau megurusi ku padahal Adam saja tadi diam2 saja tak mempermasalahkan ,harusnya disitu kau sudah tau untuk tidak mengusikku " Kali ni Santika yang berbicara mendekat ke putranya karena sudah cukup ia melihat drama menjijikan dari wanita munafik ,ia juga ingin bemain
" Maafkan adik saya yang bodoh ini nyonnya yang sudah menjelekan nyonya , saya mohon tolong jangan cabut kerjasamannya, " ucap Surya dengan memelas
" Benar nyonnya maafkan saya yang tidak tahu dan bodoh ini , sungguh saya meminta maaf atas sikap saya , "ujar Monik dengan air mata , ia sudah tak menghiraukan imeg cantik dan mempesona lagi sekarang yang ia harus lakukan hannya membujuk agar kerjasamannya tidak putus karena ia bisa kena amukan sekeluarga jika sampai ia membawa berita pemutusan ini ke rumah
Santika yang sudah jengah dengn dramannya berniat pergi ,
__ADS_1
" Hah terserah kau saja sayang , mama mau ke ruangan papa saja , tadi berniat mengunjungimu untuk memberitahu kalau nanti malam kita akan makan malam di restoran keluarga dengan iNtan juga , mama sudah lelah seharian sayang , nanti kalau sudah selesai urusan kau keruangan papamu ,ibu tunggu , masalah ini kau selesaikan sendiri , "
" Ya nanti aku kabari iNtan , atau mama saja yang kabari iNtan ,Adam masih ingin menyeesaikan ini ," UJar ADam dan santka hanya mengangguk mengiyakan
Santika berjalan menjauh dari ruangan ADam menuju ke ruangan suaminya sendiri ,ia sangat lelah dengan kejadian2 seharian ini yang beruntun menguras emosinya ,
" Tuan maafkan saya " Ujar Monika masih berusaha
" Tuan karyawan kami sungguh bergantung dengan proyek ini tuan , kasian karyawan kami jika mereka harus pHK masal karena tuan mengancam perusahaan lainnya juga untuk menarik kerjasama bersama perusahaan kami " Dengan berkaca2 Surya mengungkapkan kegelisahaannya ,karena jika perusahaan lain pergi meninggalkan PT.LIGHT maka di pastikan mereka akan gulung tikar , itu sangat mengerikan bagi Surya
" iTu bukan urusanku , sebaiknya kalian keluar sekarang , sebelum ku suruh security seret kalain keluar,"
" Tuan kasihanilah karyawan2 di perusahaan kami, " mohon Surya lagi
Adam diam sejenak memikirkan kata2 Surya ia tau itu akan mengimbas pada karyawannya
" Baiklah kau hanya perlu keluar dari ruangan ini , aku hanya akan mencabut kerja sama kita , aku tidak akan menghasut perusahaan lain , sekarang kalian keluar sebelum aku berubah pikiran " Adam akhirnya mau sedikit memberikan keringanan ,
" Makasih tuan , kami permisi , sekali lagi kami minta maaf, '" Surya segera menarik adiknya untuk keluar ruangan Adam dengan kasar, ia masih sangat marah dengan adiknya hampir saja ia dan keluarga akan bangkrut oleh tingkah konyol adiknya walau mereka sebentar lagi akan mendapat goncangan besar di perusahaan karena mundurnya kerjasama perusahaan besar ABM dengan PT.LIGHT perusahaan keluarganya , namun ia masih sedikit lega karena ia masih bisa berusaha lagi dengan perusahaan lain karena perusahaan lain tidak di hasut untuk keluar oleh Adam ,
__ADS_1