Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin

Jodohku Tuan Muda Galak Dan Dingin
episode 44


__ADS_3

Tami dan INtan sekrang sedang di kantin namun ia merasa terganggu dengan beberapa orang yang krusak krusuk mengagumi ADam secara terang2an , semenjak tidak adannya gertakan dari JUly semua mahasiswa gercar cari perhatian Adam bagai buah simalakama bagi Adam sekarang , bukannya ia senang malah jadi pusing karena banyaknya mahasiswa perempuan yang mendekatinya , untung saja sahabatnya Fery sigap menghalau penggemar Adam itu ,Adam yang tengah menyantap makanan pun tak tenang


" Tan lihat deh lo gak cemburu laki lo di kerubungi sama penggemarnya ?, " tannya Tami pada Intan menunjuk Adam dengan dagunya


" Ngapain cemburu aku biasa aja , lagian wajar ia di kerubungi cewe2 kata lo kak ADam itu idola kampus nomer satu , wajar aja " Ucap INtan cuek meski ada sedikit rasa sebal di hati melihat Adam sangat menikmati waktnya yang sedang di kerubungi fans itu , Tak sengaja mata INtan dan mata Adam saling bertatapan mereka diam sesaat sampe INtan memutus tatapan mereka , sebenarnya Tanpa sepengetahuan INtan Adam sekarang sedang tersiksa dengan fans2nya yang membludag,


" Masaa ?? kenapa gak cemburu ,apa lo belum jatuh cinta sama kak Adam ? benarkah ? " Tanya Tami penasaran


" Ish lo mah , udah lah kita ke perpus aja , " Ucap Intan mengalihkan pembicaraan ,ia juga sangat sebal entah kenapa saat ini ia sedang tidak mood untuk melanjutkan makannya ,ia bergegas pergi


" Eh dasar makanan gue belum abis juga ,kan mubazir , ah elah Intan surintan bilang aja cembokur xixixi , " ucapnya tertawa pelan , Tami pun menyusul Intan pergi , sepertinya Tami tau bahwa INtan sebenarnya sudah mulai menyukai ADam namun sahabatnya itu masih belum sadar maklum saja sahabatnya itu menikah tanpa pendekatan malah pertengkaran yang mereka awali ,namun Tami berharap INtan dan ADam dalam hubungannya yang dadakan ini menumbuhkan benih2 cinta layaknya pasangan menikah lainnya , sungguh itu harapan tulus Tami ,


Adam yang melihat INtan pergi pun gelisah ia tau INtan menghindari tatapan matannya , ia tidak tau ada apa dengan istrinya itu namun dari sorot matannya tadi ADam bisa menyiratkan bahwa istri dadakan nya itu sedang marah padannya namun ia bingung apa yang membuatnya marah sehingga mengacuhkannya bahkan tak mau melihat dirinya .


Intan yang sedang berjalan menuju perpus langkahnya terhenti saat HP nya berdering tanda telfon masuk


" Halo asalamualaikum ,mama Santika " Sapa Intan mengangkat telepon


" Halo sayang ,walaikumsalam, apa masih ada kuliah lagi ? mama pengen kamu ke Sun Butik , ada yang mau mama omongin bisa kesini ? " Pinta santika di ujung telepon


" Tinggal satu mata kuliah lagi mah , nanti INtan langsung kesana deh mah , sama Tami ya mah , boleh kan ? "


" Boleh dong sayang tidak masalah ajak lah Tami , ya sudah nanti mamah suruh supir jemput kamu yah , "


"Ga usah mah , nanti iNtan sama Tami saja , Tamy bawa mobil mah , " UJar INtan

__ADS_1


" Oh begitu baiklah sayang , kalo begitu sampai ketemu di butik yah , kamu hati2 . Asaamualaikum , "


" Waalaikumsalam ,, " ,


Intan dan Tami saling pandang ,


"Kita abis ngampus ke Sun Butik lo mau ga ?" Ajak Intan pada Tami


" Ya mau lah , ga nolak gue hehe ,"


" Oke , kalo gitu gue nelfon kak Adam dulu kasih tau , eh aku kirim pesan aja deh , dia juga paling lagi sibuk sekarang " PIkiran INtan masih sebal dengan yang di lihat tadi di kantin ADam yang menikmati di kerumunin fans nya ia malas hannya untuk mendengarkan Adam lantas ia hannya kirim pesan saja , ia melanjutkan melangkah ke perpus agar bisa langsung kirim pesan tanpa gangguan ,


Dari INtan\=


ting , pesan masuk dari ADam \=


(- Aku Antar ,)


Balas Intan\=


(- Gak usah aku sama Tami , dan Tami bawa mobil ), (klik,pesan terkirim)


Ting pesan masuk Adam \=


( - Hati hati)

__ADS_1


Intan menutup HP nya setelah mendapat balasan Adam dan melanjutkan memilih buku2 yang ingin ia jadikan referensi skripsinya ,


,,,,,,,,,,,,,,,...........


DI Sun Butik, karyawan sedang mengumpat di hati masing2 karena kehadiran dua wanita bunglon , yah sekarang di Sun Butik sedang kedatangan tamu sombong yang mengaku2 calon besan dari yang punya butik siapa lagi kalo bukan Jane dan satu rekan sosialitanya sebut saja bu mawar ,karena kelakuannya yang bosy seolah2 butik ini miliknya sungguh sangat menjijikan kelakuan Jane , karyawan sampai merasa geram dengan tingkah Jane setya ini , bagaimana tidak geram sejak tadi dia terus saja mengambil baju2 mewah dan menggertak karyawan yang menghalanginya bahkan memakinnya ,bukan maksud menghalangi karena karyawan itu paham barang yang di ambil oleh Jane itu adalah pesanan dari klayen bos nya yang sudah memesan desain sebelumnya , itu menyalahi kode etik di butik tersebut


" Dasar kau hanya karyawan beraninya menghalangiku minggir kau karyawan rendahan , aku mau gaun itu , kau tau siapa aku kan , aku calon besan bos kamu asal kamu tau ,kalo aku mengadukanmu pasti sekarang kau sudah di pecat jadi jangan kau halangi aku untuk mengambil gaun itu , " ucap Jane kekeh


" Tapi memang itu tidak bisa bu , itu pesanan klayen , tidak bisa seenaknya di ambil kalau bukan si pemesan gaun , rancangannya juga khusus , kalau ibu mau mending pesan rancangan baru saja , " Ucap Nita karyawan Sun Butik masih dengan nada sopan


" Eh kau tak dengan apa yang di sampaikan teman saya , dia itu calon besan yang punya butik ini , jadi tak masalah , kenapa kau sangat menyusahan sekali sih , " Ujar Mawar membantu Jane


" Lagian bos mu pasti tak masalah aku mengambil gaun itu , kau tak usah menghalangi , atau ku bilang bos agar dia pecat kamu ,kenapa takut , makanya sakarang minggir " Jane dengan kasar mendorong NIta hingga tersungkur karena menghalangi gaun yang ingin dia miliki ,


Karyawan yang melihat Nita di dorong kasar segera membantu dan menolongnya berdiri


" Permisi ibu Jane kalau memang anda minat dengan gaun itu kata ibu Santika anda bisa memilikinya , " ujar Ratna datang di tengah2 kekacauan , kaerena habis dapat kabar dari Santika


" HahaHAha , benarkan , kalian lihat , aku tidak salah , aku itu calon besannya jadi dia sangat menghargai saya , " Ujarnya dengan Congkat dan lantang seolah menunjukan pada semua yang menyaksikan bahwa dirinya di bela pemilik Butik " Sekarang mana gaunnya aku mau bawa pulang , " Ujar Jane lagi meminta gaunnya,


" Sebelum itu anda harus tanda tangan dulu bu, tentang pengalihan kepemilikan gaun itu" Ujar Ratna


" Maksud kamu apa , jangan bertel2 cepat katakan , tanda tangan gimana ? " ujar Jane bingung


" Tadi bu Santika mengabari pemilik gaun tersebut karena saya bilang anda sangat menginginkan gaun tersebut " ujar Ratna dan kata2 itu membuat Jane di atas angin seolah di perhatikan oleh Santika sampai Santika mau merayu si peemesan gaun , Sebenarnya Santika ada di ruangannya cuma karena dia malas ketemu sama nenek lampir ini dia berpura2 tidak ada di butik dan semua karyawan patuh menyembuyikannya , " Dan dia si pemesan gaun ini mau melepas gaun tersebut buat anda namun anda harus membayar gaun yang sekarang akan jadi milik anda ke pemilik sah sekarang ,yaitu nyonya Sasmitha jadi secara tidak langsung anda membeli gaun ini dari nyonya Sasmitha bukan dari nyonya Santika, karena nyonya Sasmitha sudah lunas pembayarannya , sekarang anda mau bayar cash atau pake kartu ibu Jane , dan harga gaun itu duaratus enampuluh juta rupiah , di sarankan bayar sekarang karena si pemilik asli sudah mendesak bu Santika , anda pasti tidak mau bu Santika kecewa dengan anda bukan dia sudah susah2 merayu bu Sasmitha agar gaun itu di lepas buat anda , " Ujar Ratna teryenyum puas ,

__ADS_1


__ADS_2