
Hari ini Intan kuliah siang , sebelum dia ke kampus pagi hari ibu Indah sudah meminta Intan mengantarnya berbelanja ke toko bahan2 jahitan . Jam masih menunjukan pukul 8 pagi tapi ibu iNdah semangat sekali untuk berbelanja, Ada yang aneh dengan iNtan dan teryata INtan lupa dengan surat yg di berikan seseorang kemarin Dia belum membacanya , Intan masih belum menyadari pelaporan jUly ,
"Ayo mama sudah siapa sayang " ujar Ibu Indah menghampiri anaknya di kamar
" SEkarang ? , tokonya sudah buka ? "Tannya iNtan
" Sudah sayang "
"Oh ya sudah ayo "
Intan menyalakan motor matiknya ,motor matik yg sempat ADam perbaiki, sekarang sudah baik2 saja , mereka menuju toko bahan2 menjahit dan kain2 yaitu toko PELANGI , toko2 peralatan itu teryata dekat dengan jalan flower rose jalan utama dan ruko mewah sehingga jalanan padat untung saja ibu iNdah tidak usah pindah2 toko karena semua tersedia di toko pelangi tersebut,
" Kamu gak mau beli bahan2 juga sayang ? " tannya mama iNdah pada INtan
" Gak mah , INtan nanti saja , "
" Kalau gitu mamah bayar dulu yah mama sudah semua , "
" WAh cepet mah , kirain iNtan bakalan lama mah , "
" Gak sayang , sekarang di toko ini semua ada , komplit , jadi gak perlu pindah toko ," ujarnnya menerangkan
" oh gitu mah , ya sudah iNtan tungggu di luar yah mah , gerah , disini rame "
" ya sudah , tunggu mama, mama bayar nota belanja mama dulu , abis ini kita pulang , lanjut istirahat di rumah , "
__ADS_1
" iYa mah ,"
INtan keluar menunggu ibunya membayar sambil bermain HP Nya , sesekali tidak lama hanya selang 15 menit ibu Indah sudah selesai membayar,
Mereka menuju parkiran motor letak pinggir jalan raya , mereka melihat jalanan memang sangat padat , karena ini jam sibuk kantor , INtan sedang di samping motornya hedak memakai helm ,namun kegiatan itu di urungkan tak kala ada yang mengklakson2 terus menerus dan meneriaki nama ibunya ,Bu iNdah pun juga mencari orang yg memangil2nya ,
" INDAHHHH , TINNNN !!! TINNN!!! INDAHHHH , INDAHHH !!! , DI SITU DULU JANGAN PERGI DULU !! " ujnya berteriak dan melambaikan tangan dari dalam mobil dalam kondisi dia di umpat oleh pengendara mobil di belakangnya karena berhenti di tengah jalan namun dia gak peduli bahhkan terasa sangat bersemangat meneriakai nama ibu iNdah ,
,Intan menengok ke ibunya dan INtan sangat kaget mendapati iBunya juga melambaikan tangan dengan kondisi mengeluarkan airmata namun tesenyum , Intan masih bingung namun hanya Diam
" IYA CEPATLAH , AKU TUNGGU , KAMU PARKIRKAN MOBILMU !!! teriak ibu iNdah sambil melambai semangat
SEtelah semua reda , intan memberanikan diri bertannya selagi mereka menungggu si ibu2 pengendara mobil , melihat ibunya sudah tenang dan mengusap air mata intan mendekati sang ibu
"Mah , mamah gak kenapa2 ?, kok nangis ?dia siapa mah ?, " Tnaya iNtan
" Benarkah mah? "
" INtan masih kecil jadi gak iNgat , nama ibu tadi Santika , dia juga perancang busana sama seperti mama , cuma beda di nasib saja sayang , " ujarnya sambil tersemyum
" Santika , kok gak asing yah mah , kaya nama pemilik Sun butik mah , hehe "
"Iya yah , mungkin mirip , " kata Indah
Mereka masih mengobrol sampai ada seseorang wanita memeluk IBu iNdah dan menangis teryata itu Santika , iNtan hanya menyaksikan baimana mereka melepas rindu, saling berpelukan dan menangis , Mereka memutuskan untuk singgah di kafe dekat situ untuk megobrol dan berbagi cerita , dan disinilah mereka bertiga duduk saling berhadapan , suasana kafe sepi hanya mereka bertiga karena Santika sudah memboking satu hari full kafe tersebut guna leluasa bercerita dengan sahabatnya ,
__ADS_1
" Alhamdulilah kita sekarang ketemu , dan iNi anak kamu ? " tannya Santika seraya melihat iNtan
IYah dia anak ku , Intan wulandari , " katannya memberitahu " INtan salim sama sahabat mamah , "Suruhnya ke iNtan
"Halo tante , aya INtan " ujar Intan memperkenalkan diri sambil mendekat dan menyalami tangan Santika
" Halo juga sayang , tante ini sahabat mama kamu, panggil saja tante Santi " ujarnya sambil menerima uluran tangan iNtan , setelah iNtan duduk kembali bU indah langsung di berondong pertannyaan oleh Santika
" SEkarang ceritakan kenapa kamu tidak ada kabar , ! aku juga sudah mencari2 kamu kmana2 , !? " tannya Santika langsung to the point kepada INdah
" Kamu juga gak ada kabar , jangan menylahkanku" Katanya sebal .
Mereka seperti sedang ABG lagi seprti pacar yg lama tidak bertemu , INtan di buat kaget dengan ibunya yang tiba2 seperti remaja itu
" hehe , iya yah , , kalo gitu kamu dulu ceritakan , "
" Baiklah Sansan aku ceritakan , Waktu suamiku meningal aku di usir dari rumah dan semua aset perusahaan juga jadi milik oleh kakak dari mendiang suamiku , aku membawa Anakku pergi dari situ hanya bermodal uang hasil penjualan perhiasan2 ku , aku berpindah2 rumah guna menghindari keluarga almarhum suami ku , aku juga sempat beberapa kali ke rumah mu , namun kamu tidak ada , kata penjaga yg kenal aku ,dia menceritakan bahwa kamu ke luar negeri untuk berobat anak kamu , sampai suatu saat aku kecopetan HP jadi aku ga bisa hubungi nomer kamu , kamu juga pindah rumah ke luar negeri katanya , jadi aku gak tahu gimana hubungi kamu , Dan maaf aku gak ada waktu kamu butuh teman dulu pasti kamu sangat sedih mengingat anak kamu sakitnya kambuh , " ujar ibu iNdah sedih mnangis pilu " , sekarang gatian ceritakan kenpa kamu tidak menghubungi ku Sansan " Sansan pangilan sayang dari sahabat yaitu iBu iNdAH untuk SANTIKA
" Gak papa INdah , aku juga minta maaf gak ada pas kamu lagi terpuruk karena suami kamu meninggal dan malah di usir , aku sangat egois waktu itu , aku menutup berita dari luar , aku hannya memikirkan anakku yg sakitnya kambuh , aku kalap dan pergi ke luar negeri tanpa mengabari kamu , tapi setelah tau kabar kamu ,aku menyesal , aku mencari kalian terus namun tidak menemukan keberadaan kamu, Aku tidak ada pas kamu sedang terpuruk iNdah aku minta maaf " UJarnya sambil menangis sesekali menyeka airmata , kenapa kamu gak menggunakan nama SEtya di belakang nama kamu dan anakmu INDah agar bisa aku melaca kalian?" katannya sambil meemgang tangan Ibu iNdah , mereka saling menguatkan ,
INtan yg mendengar penuturan2 cerita dari sahabat mamanya dan juga mamahnya merasa sedih , iNtan juga memeluk ibunya , mereka tidak ingin terpisah namun takdir yg memisahkan mereka pas kondisi mereka sama2 terpuruk yang seharusnya saling menguatkan , namun sekarang berbeda mereka bertemu dalam kondisi yang bahagia , INtan harap seperi ittu,
" tidak ada yang salah disini sansan , kita sama2 terpuruk dan hilang kontak itu yg membikin kita hilang komunikasi , sekarang keadaan kamu dan anak kamu gimana ? dan untuk masalah nama SEtya yg tidak aku sematkan memang sengaja , aku ingin mengindar dari keluarga SEtya juga kami dilarang pakai nama itu semenjak suami ku meninggal , " tutur iNdah kepada santika
"Aku baik2 saja ,anakku juga sehat sekarang jadi laki2 tampan dan pemberai , " terang Santika
__ADS_1
" ,,..............