
Setelah memunguti uang yg tercecer tersebut ,mereka kembali melanjutkan menuntun motornya ,
"eh Tan kaki lo kenapa ?, sakit ?" tannya Tami yg melihat cara intan berjalan tidak seperti biasanya
"iya kayanya keseleo deh ketindih motor tadi " jawab INtan
"y ampun emang sialan itu perempan jadi2an , , y udah lo ga usah dorong motor biar gue aja " ujar Tami
"gpp ,gue ringan kalo di belakang gpp, lagian bentar lagi sampe rumah juga , ini sedikit ko nyerinya , " Intan yg mersa tidak enak pada Tami ,
"alah lebay lu , ga usah sok2an kuat , jalan aja seok2 gitu udah kaya suster ngesok " caNda Tami
"NGESOT Pea !!! " sambil noyor badan Tami,
"hehe udah ganti yah " ujarnya nyengir
"au ahh " balas INtan " bisa gue kalo cuma bantu dorong dari belakang , tenang" sambung INtan
"Oke lah SETERAH lu "
"TERSERAH Tami su tami ! "
"hahahaha " tawa mereka berdua
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
KRINGG KRINGG ,,,,,,,,,HP Adam berbunyi , dia mengangkatnya
"Gimana !?" tannyanya dengan seseorang di seberang telfon
"Beres tuan , sesuai dengan yg tuan suruh , semua tukang tambal ban atau tambah angin sudah kita bayar untuk tutup seharian di jalur yg mereka lalui , sekarang mereka masih mendorong motor , saya sudah mengirim gabar ke tuan " ujar seseorang di sebrang telfon
"Bagus , " kata Adam dengan senyum sinis , "Pantau terus , dan jaga mereka dari jauh , karena mereka perempuan kalau ada yg berniat jahat ,kamu dan anak buahmu yg urus " sambung Adam
" Baik tuan , tapi memang tadi mereka dapat masalah , cuma sekarang mereka sudah baik2 saja tuan , "
"maksud kamu? " tannya Adam
"Tadi ada mobil yg sepertinya sengaja menyenggol mereka Tuan , saya sudah merekamnya dan saya akan kirinkan ke tuan "
"Cepat kirimkan " titah Adam
"baik tuan , "
Mereka pun mengakhiri obrolan
"Telfon dari siapa Bro ? lo nyuruh mantau anak gadis mana ? "
Fery yg sedari tadi di ruangan Adam sedang bermain Game sejenak mendengar sahabatnya mengbrol di telefon ,
"Bukan urusan lo , udah sono lanjutin main Game , " Titah Adam ia kembali dia melihat laptopnya ,
__ADS_1
"Idih sensi Amat Broo, penasaran gue , lo gak lagi naksir cewe kan Broo , apa pesona lo dah kadaluarsa , sampe perhatian ngintai tuh anak gadis , biasanya lo yg di intai hahahaha " kelakarnya
"Berisik ,,, mereka habis gue kerjain tepatnya , bukan gue perhatian Pea " jawab Adam dengan senyuman mengembang
"wahhh ,,tumben lo ngurusin yg begituan biasa juga cuek ,entah harus seneng atau prihatin sama mereka yg lo kerjain Hiii ,ngeri gue " katanya sambil bergidik
"Diem deh loh , sana kebawh banyak staf jonblo kaya lo kayanya , dari pada di sini ngrecokin gue mulu "" ujarnya mengusir
"anjir emang shabat laknat lo ,bawa2 jomblo, , tapi y sudah dari pd disini sepet liat muka loh yg kaya jamu singset langganan mak gue hahahah " kelakarnya sambil berlari ke luar ruangan
"Kampret lohh " Adam melempr berkas ke arah Fery tapi orangnya sudah keluar melwati pintu
DREttttttttt DREtttttttt,,,,,, hp Adam bergetar , Adam meraih hp dan membukannya , teryata dari anak buahnya yg tadi menelfon mengirim video ,
"oh jadi si Intan keteu ulet keket , kasian sekali dia, dan kakinya apa mungkin keseleo , " pikirnya setelah melihat video
Setelah Adam melihat video dan menurutnya masih biasa saja jadi dia tidak ikut campur urusan keluargan Intan, dia menelfon lagi orang suruhannya yg tadi mengikuti Intan dan satu kali panggilan langsung diangkat orang di sebrang telfon,
"halo tuan Adam " jawab orang di sebrang telfon setelah mengangkatnya
"pastikan nanti motor gadis itu kamu perbaiki sebaik mungkin, dia pasti akan menaruhnya di bengkel , kamu urus semua termasuk biaya dan kasih nota palsu ke gadis itu dengan nominal ringan saja , " suruhnya
"baik tuan akan saya lakukan "
"apa mereka sudah sampai di rumah ?" tannya Adam .
"sudah tuan mereka juga aman "
"baik tuan , "
mereka pun mengakhiri pangilannya , Adam yg sudah puas akhirnya melanjutkan pekerjaan yg sempat tertunda tadi ,
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Bruakkkkkkk, Prangggggggg,,,,, PRanNhggggggggggg,,,,
bunyi barang2 pecah dan kaca pecah rusak di sebuah kamar akibat amukan seseorang
"Brengsek , dasar cewek sialan ,berani dia bikin gue malu ,dasar sampah , Akhhkkkkkkk " umpat dan jeritnya di dalam kamar sambil mengacak2 seisi kamar,
Di luar pa pembantu yg mendengar itu tdak berani masuk kamar july dan menennangkannya , karna perangai majikannya itu kasar , apalagi kalau sedang marah mereka yg terkena imbasnya jika mendekat dan tidak jarang melukai para pembantunya itu ,
Beerapa saat july mulai tenang ,dia mulai membuka Hp nya , masuk ke forum kampus di situ dia lihat banyak umtan2 yg mengarah padanya ,dn ia pun meradang lagi,,,
""AHKKKKHHHH " BRUAKKKKKKK dia membanting Hp nya,
"gue gak terima, gue harus balas tuh cewek sialan ,gue bakal bikin perhitungan , lihat saja " katanya menggebu-gebu
Kringgg,,, kringgg, kringgg, HP nya berbunyi , dia mendekati dan meraihnya , walau kondisi hp pecah masih bisa menerima telfon dan dia melihat dengan jelas siapa yg menelfon , itu Fery , dia beberapa kali terusmenelfon tp di abaikan july
Bruakkkkhh ,,,Dia melempar Hpnya lagi dan langsung senyap berarti hp itu sekarang benar2 rusak dan mati
__ADS_1
"buat apa dia nelfon gue ,kalian paling mo ceramahin gue , " dia naik ke kasur masuk kedalam selimut dan menutup semua badannya sambil menangis , dan akhirnya tertidur karena lelah menangis .
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Intan dan Tami sedang istirahat di kamar setelah seharian mereka menuntu motor
"gue cape banget Tan " keluh Tami
"sama gue cape badan pegal2 semua , " sahut Intan
"kaki lo gimana " tanya TAmi
"gpp kata ibu bentar lagi ada tukang urut kesini , ngurut kAKI gue , mungkin setelah makan malem , biar besok mendingn , nanti sekalian aja kita pijet badan2 kita , lempoh nih ," Ujar Intan
" ide baguss " jawab Tami menyetujuinya
"hehe tan mo nanya penasaran , tadi yg nyenggol motor kita pas jalan siapa sih ? kalo mo crita gue siap dengerin , tapi kalo lo belum siap gpp " sambung Tami
"hufffff " intan menghela nafas " gue mau cerita tapi abis makan aja gimana , nyeritain dia butuh kesiapan lahir batin hahahaha " Candanya
"sa ae loh , lo kata lebaran , ya sudah oke , gue tuunggu abis ini "
Tokkk Tokk , Tokkkk, obrolan mereka berhenti karena pintu kamar Intan di ketuk ,
"Intan Tami ayo makan duu , kita makan sama2 " kata Ibu INdah di luar kamar ,
"iya ma " jawab meeka serempak
"yuk lah makan isi tenaga dulu , "ajak Intan
"ASiapppppp" jawab Tami lagsung bediri dan menyusul Intan yg lebih dulu keluar ke ruang Makan
Mereka mereka menghampiri ibu Indah , dan mereka langsung melakukan aktifitas makannya dengan hening ,
"Intan sebentar lagi mbok Suyem akan datang ibu sudah bilang buat urut kamu , "Kata bu Indah membuka obrolan setelah mereka selesai dengan makannya ,
" ya mah , nanti Intan sama Tami juga mau minta mbok suyem buat pijet badan biar ga pegel2 " Sahut Intan
"y sudah terserah kalian saja, kalian tunggu saja di kamar , nanti Tami juga harus tidur di sini saja yah , istrhat langsung " Suruhnya ke Tami
"iya mah , kayanya Tami mo tidur di sini saja , udah cape banget " kata Tami menjawab
" y sudah nanti biar ibu yg kabarin ibu ayah kamu , " bu Indah memang akrab dengan keluarga Tami ,
"makasih ma " jawab Tami
"y sudah sana kalian ke kamar bentar lagi paling mbok suyem dateng " suruhnya
" siap ma " jawab mereka bareng, dan mereka menuju ke kamar
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
__ADS_1