
~the story of princess ambara~
cerita ini bukan berisi tentang cerita yang terlalu terpaku kepada kekerasan di keluarga, atau cerita legenda yang berisi tentang dunia fantasi dan isinya,kali ini di cerita ini aku akan membuatnya dengan alur yang ku usahakan sebaik mungkin, tentang gadis remaja bernama ambara yang memiliki kehidupan yang berantakan, dia bukan anak yang memiliki orang tua yang suka bertengkar, dan kekerasaan lainnya, jadi... lantas apa yang membuatnya menjadi sangat hancur hidupnya?
...****************...
disebuah negri bernama Lucifer lahirlah seorang bayi wanita yang sangat cantik, ia adalah anak tunggal dari raja dan ratu terkenal, yaitu raja xelo dan ratu zelia, dia tumbuh dewasa di dalam kastil yang besar dan megah, dan banyak orang yang mengatakan dia beruntung.
sekitar pukul, 06.00 Am
seorang gadis berbaring santai di kasur super empuknya, dia sampai lupa akan kegiatan yang akan dia lakukan pagi ini, yaitu sekolah.
tapi anehnya, hari ini tidak seperti biasanya ibunya sama sekali tidak berniat menganggu tidurnya, dan mendesak nya untuk cepat pergi kesekolah.
hari sudah semakin siang
hingga akhirnya gadis yang dari tadi disebut namanya terbangun juga dari tidur cantiknya.
ambara mengucek kedua matanya , ia kaget saat menyadari cahaya matahari sudah menembus masuk kekamarnya ambara buru buru turun dari kasurnya, dan ingin beranjak kekamarnya
tapi langkahnya terhenti
seorang wanita berusia sekitar 30 tahunan, menghentikan langkahnya itu, ia menggenggam tangan ambara kuat.
"kamu mau kemana sayang?
ambara terhenti dan menatap bingung kearah wanita itu
"ini kan hari Selasa Bun, aku harus segera sekolah, nanti aku telat
wanita paruh baya itu atau yang dipanggil ratu zelia tersenyum penuh arti kepadanya
"kamu tidak perlu sekolah lagi nak,
"hah!??
mata ambara seketika terbuka lebar
"tapi kenapa Bun? , apa alasannya?
tanya ambara ke ibunya
ratu zelia mengelus kepala anaknya pelan
"ini semua untukmu juga nak, sudahlah jangan banyak bertanya kamu cepat pergi siap siap untuk sarapan, ibu ingin mengurus kastil dulu
ratu zelia ingin berlalu pergi
"tunggu Bun!!
ambara menahan tangan ibunya
ibunya menoleh kearahnya
"kenapa sayang?
tanya ibunya dengan suara lembut
"bagaimana jika nanti aku dihina putri yang tidak berpendidikan? , aku pasti akan malu Bun....
ambara menata sang ibu dengan perasaan khawatir
"tidak ada yang akan berani melakukan itu padamu sayang, tidak ada yang akan berani mengejek putri tunggal negri Lucifer,
ambara menarik napas kasar
"kau tidak usah khawatir
ucap ibunya sebelum benar benar pergi
ambara segera bersiap-siap untuk sarapan
.....
setelah selesai ambara keluar kamar dan bersiap siap untuk sarapan bersama kedua orangtuanya di ruang khusus kerajaan
beberapa menit saat dia bersiap siap, ambara mendengar ada suara ketukan pintu yang membuat nya berhenti melakukan aktivitas nya, ambara menoleh ke pintu kamarnya
tok..tok..
seseorang mengetuk pintu kamarnya
"siapa?!!
ambara berjalan perlahan menghampiri pintu kamarnya
"ini aku putri, salah satu pengawal istana, raja menyuruh putri turun untuk sarapan..
sahut seseorang dibalik pintu
ambara yang mendengarnya, segera membukakan pintu dan berjalan menuju meja makan keluarga istana
disana sudah ada raja dan ratu yang duduk menikmati hidangan
ambara duduk disalah satu kursi berukir namanya
tanpa basa basi, ambara segera mengambil piringnya yang sudah berisi lauk pauk, lalu melahapnya dengan cepat.
raja xelo tertawa kecil melihat kelakuan sang anaknya
"ambara... pelan pelan makannya sayang..
ucap sang ayah dengan suara berat nya
ambara tersenyum malu dan memperlambat makannya
ayah dan ibunya hanya bisa menggeleng melihat kelakuannya
"aku benar², bersyukur memiliki anak tunggal perempuan yang sangat penurut seperti mu ambara , ibu sayang padamu
ucap ibunya tiba tiba
sang ayah mengangguk mengiyakan perkataan istrinya
"aku setuju, ambara sangat baik, cantik dan penurut, dan dia... sangat beruntung
__ADS_1
puji sang ayah
ambara yang mendengarnya langsung menghentikan kegiatannya
"beruntung?? , kenapa beruntung yah?
tanya ambara heran
"begini nak, di setiap penjuru negri para raja dan ratu sangat susah untuk memiliki anak perempuan, mereka selalu saja mendapatkan anak laki laki
jawab sang ayah
"apa salahnya?? , bukankah tidak ada bedanya laki laki dan perempuan
tanya ambara lagi
"masalahnya jika terlalu banyak memiliki anak lelaki, kehidupan tidak akan berlangsung sempurna
sang anak lelaki hanya bisa terus berperang dan berperang , sehingga tidak bisa menemani ibu mereka dirumah , untuk belajar memasak dan menari...
jelas sang ayah
ambara mengangguk
"kalau begitu kenapa mereka tidak ingin memiliki anak lagi, sampai mereka mempunyai anak perempuan yah?
tanya ambara untuk ketiga kalinya
"setiap kerajaan percaya, bahwa memiliki anak tunggal adalah yang terbaik untuk kerajaan mereka, jika seandainya mereka memiliki lebih dari satu anak maka akan membuat mereka kelelahan mengurusnya, dan sudah pasti akan terjadi perebutan hak waris takhta antar saudara ...
jawab sang ibu sambil tersenyum
ambara mengangguk paham,
"intinya kau sangat beruntung terlahir menjadi seorang wanita nak,
tambah ibunya lagi
ambara tersenyum mendengarnya
"permisi raja xelo..
seorang pengawal masuk keruangan
"ada apa?
tanya ayahnya dengan suara datar
"raja dan ratu dari negri seberang datang untuk berkunjung, ada yang ingin mereka bicarakan raja
jawab sang pengawal
ayahnya mengangguk
"katakan kepada mereka, sebentar lagi aku akan kesana bersama ratu zelia
sang pengawal mengangguk, dan berlalu pergi
"ibu ikut juga?
tanyanya
jawab ibunya
"lalu siapa yang nemenin ambara sarapan?
sang ayah menatap kearah ambara
"ambara makan sendiri dulu, ini penting nak, demi takhta ayah dan ibu kamu
ayah dan ibunya langsung segera berlalu pergi meninggalkan ruangan
ambara menghela napas, dan segera menghabiskan makannya
"hem... aku ke Taman aja.. deh
ambara pergi ke taman istana, tempat dia sering bermain, dia pergi untuk memetik beberapa bunga disana
ia duduk di atas rerumputan hijau disana
ia menoleh ke beberapa masyarakat yang berlalu lalang pergi ke sekolah
"putri ambara cepat banget kamu pulang sekolahnya?
sapa salah satu teman sekolahnya
"putri udah selesain tugas berkuda kemarin?
tanya teman sekolahnya lagi
ambara menggelengkan
"aku gak sekolah.
temannya hanya diam tidak berani untuk bertanya lagi, takutnya menganggu privasi ambara
temannya hanya mengangguk dan melambaikan tangan berlalu pergi
ambara merasa bosan dan semakin kesepian
privasinya selalu dijaga dengan ketat
dan dia banyak diatur
tidak boleh bermain pedang, berkuda dan bermain panah dia hanya boleh di istana dan membaca buku, melelahkan
meskipun ayah dan ibu nya selalu memanjakan nya di istana seperti, membelikannya banyak mainan,
aksesoris, dan membuat taman bermain khusus untuknya di istana.
tapi tetap saja
membosankan
ia melihat ke arah anak anak desa yang sedang bermain bersama,
__ADS_1
dan tertawa bersama
"aku ingin hidup dengan lebih seru lagi tuhan..
ucapnya didalam hati
beberapa menit kemudian, raja dan ratu datang menghampirinya
"ambara putriku...
ambara menoleh ke orang tuanya
"kenapa yah, Bun?
tanyanya
"sore ini kamu diam di kastil ya, rawat diri mu dengan baik
ucap ayahnya
ambara semakin heran dengan rencana orang tuanya
"kenapa yah?
"besok ada acara besar besaran keluarga bangsawan antar benua, kamu harus ikut
jawab sang ibu
ambara hanya tersenyum dan mengangguk mengiyakan
orang tuanya tersenyum melihatnya
seketika segerombolan prajurit ayahnya datang menghampiri mereka dengan persiapan super lengkap
"permisi raja..
ambara menatap heran prajurit ² itu
"ayah akan mengadakan perang?
tanyanya
sang ayah menggelengkan kepalanya
"kenapa?
tanya sang ayah kepada prajuritnya
"sayembara nya akan diadakan untuk berapa keluarga bangsawan Baginda raja?
tanya salah satu prajurit
"untuk semua keluarga kerajaan yang memiliki anak tunggal laki laki
ucap ayahnya dengan wajah datar
"baik raja, lalu apa yang akan membuat mereka tertarik untuk ikut raja?
tanya prajurit itu lagi
sang raja tersenyum
"bawa lukisan wajah ambara yang terbaik dan tunjukan kepada mereka dan katakan ambara adalah putri tunggal penerus kerajaan Lucifer , kerajaan termaju di seluruh negeri!!
ucap sang raja dengan bangga
para prajurit mengangguk mengerti, dan berpamitan untuk pergi
ambara menatap ke ayah dan ibunya dengan ekspresi bingung
"YAH!!, ayah akan melakukan sayembara untuk apa!!!
tanya nya dengan suara tegas
"ayah ingin menjodohkan mu,
ucap ayahnya to the poin
"untuk apa yah!!
"ini semua untukmu nak,
jawab ayahnya singkat
ambara menatap kedua orang tuanya kesal
ia berlalu pergi menuju kamar
ayah dan ibunya saling tatap
"biarkan saja, paling nanti dia gak marah lagi
ucap ibunya
"iya aku tau sayang, bagaimanapun dia anak kita satu satunya, perjodohan antar benua akan mengakibatkan banyak keuntungan besar besaran untuk kita,
istrinya mengangguk setuju
"selain itu, negri kita akan semakin terkenal dan keuangan negri kita akan terus mengalir.. selama perjodohan berlangsung
tambah sang istri
sang suami mengangguk mantab
"semua itu harus terjadi bagaimanapun caranya!!
****************
jangan lupa tinggalkan komentar positif
juga dukungannya
semoga suka ❤️
lanjut bab. 2
__ADS_1
bye~