Journey Of Love Princess Ambara

Journey Of Love Princess Ambara
pernikahan


__ADS_3

zayden alaric..


sang pemenang sayembara hari ini ,dan sebagai hadiah pangeran zayden alaric, yang akan menikah dengan putri tunggal dari raja xelo dan ratu zelia..


gemuruh tepuk tangan memenuhi kastil


bukannya senang, ambara malah merasa sedih


perasaan nya begitu campur aduk, masih tidak percaya


"selamat untukmu pangeran zayden , aku harap kau bahagia bersama dengan putriku


ucap ayahnya kepada pemuda itu


sepasang raja dan ratu tersenyum senang


"kau yang terbaik nak...


puji mereka kepada pemuda itu


sedangkan yang mereka puji, hanya diam ditempatnya merenung seperti ada yang sedang ia pikirkan, ambara merasa dadanya semakin sesak mendengar tepuk tangan yang sangat bergemuruh memenuhi kastil.


"kemarilah nak..


ucap salah satu raja,


"minta restu kepada mertua mu


tambah raja itu lagi


pemuda itu mengangguk ,


mendengar perintah tadi pemuda itu menghampiri orang tua ambara dan mencium tangan mereka , untuk meminta restu


"doa terbaik untukmu


ucap ibu ambara sambil mengelus pelan kepala pemuda itu


pemuda itu tersenyum dan berterima kasih


"raja xelo, kapan kita akan melangsungkan pernikahan untuk kedua anak kita?


tanya raja itu tadi atau ayahnya zayden


"lusa mereka sudah menikah , besok persiapannya


kedua belah pihak itu mengangguk setuju


ambara yang semakin terpukul mendengar yang ayahnya katakan, segera pergi berlari kekamarnya meninggalkan acara tersebut


orang orang kaget melihat kepergian ambara


"mengapa putri ambara meninggalkan acara?


"apakah ada yang salah?


"apakah putri ambara tidak setuju untuk menikah?


tanya orang orang yang ada di acara


"ambara hanya terlalu senang, dia malu untuk menunjukkan disini, maka dari itu dia pergi


ucap ibu ambara


orang orang disana mengangguk mengerti


sedangkan ambara di kamarnya hanya terus menangis dan menangisia belum siap untuk menikah, pergi dari ayah dan ibunya, dan pergi dari negerinya. ambara menghabiskan malamnya dengan menyendiri di kamarnya , dia tidak makan juga minum hanya duduk memandangi jendela melihat kepergian orang orang disana satu persatu


...****************...


Zayden alaric putra dari raja David dan ibu Sonia yang berusia 18 tahun,


dia adalah salah satu dari 10 pangeran yang sudah memiliki kerajaan dan takhta sendiri,


dia mempunyai rakyat sendiri yang sangat menyayangi dirinya,


sifatnya yang ramah dan lembut membuat banyak orang yang menyukainya

__ADS_1


dia berasal dari benua eropa , keluarga nya termasuk kelurga bangsawan terkaya dan termakmur no 1 dipenjuru negeri


sangat cocok dengan keluarga raja xelo, yang memiliki negri termaju dan termakmur no 3 dipenjuru negeri


keluarga mereka akan semakin bagus jika bersama


.......


begitu cerita Ratu zelia kepada putrinya


"kalian akan sangat bahagia jika bersama nak..


ucap ibunya lagi


ambara yang sedari tadi berbaring dipangkuan sang ibu mengusap air matanya


"tapi ambara belum siap meninggalkan ibu, ayah dan istana.. , ambara juga belum siap meninggalkan negri ini menuju negri asing..


sang ibu tersenyum dan mengelus rambut panjang anaknya


"maka dari itu kamu harus belajar untuk berani sayang, Berani mencoba hal baru, menaungi benua Utara, untuk mencari pengalaman baru


yang menyenangkan..


ambara mencium tangan ibunya


"jika suatu hari terjadi sesuatu pada ambara, bagaimana?


"ayah akan menyuruh para prajurit ayah untuk menjemput putri ayah jika perlu ayah akan langsung kesana untuk menjemput putri ayah


ucap ayahnya yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka


ambara tersenyum bahagia


meskipun ayah dan ibunya rela melakukan apapun demi kekuasaan dan kekayaan tapi mereka selalu tidak pernah lupa kepada anak semata wayangnya..


mereka selalu menyayangi anaknya,


walau entah sampai kapankah itu akan terjadi..


"bersiaplah nak besok kau akan menikah...


Ambara mengangguk


"ayah ibu, boleh gak malam ini Ambara tidur sama ayah dan ibu?


kedua orang tuanya mengangguk mengiyakan


...****************...


detik berganti menit dan menit berganti jam,


kini tibalah yang dinanti nanti, acara pernikahan terbesar antara 2 keluarga bangsawan paling berpengaruh di seluruh negeri,


keluarga raja xelo penguasa di kerajaan lucifer


dan keluarga raja David penguasa di kerajaan adarlan. hari ini hari dimana terjalinnya hubungan baik antar 2 kerajaan tersebut


ambara dengan riasan cantiknya dan penampilannya selalu saja membuat banyak orang terpana, bahkan banyak yang menyesali karena tidak bisa memenangkan sayembara itu, mereka merasa sangat kecewa karena tidak bisa memiliki ambara.


meskipun masih banyak putri putri lain seusianya, tapi mereka malah lebih tertarik dengan ambara, entah apa alasannya


acara pun dimulai.


dengan gaun super cantik


ambara berjalan menuju kearah calon suaminya, tangannya bergetar sendiri, gugup dan cemas, dia merasa kalau hanya dia saja hari ini yang tidak bahagia..


lagi dan lagi ia merasa memiliki hidup yang tidak sama sekali beruntung seperti yang dikatakan orang tuanya


ambara berhenti didepan calon suaminya


ia mengangkat kepalanya untuk menatap wajah calon suaminya


tatapan mata yang tajam, pipi tirus, wajahnya sempurna, sangat sempurna dia tampan


tapi.. wajah tampan belum tentu bisa membuat kehidupan selalu bahagia, benarkan?

__ADS_1


semuanya bersorak heboh


acara berlangsung dengan meriah.


kini tibalah di acara terakhir, pengucapan perpisahan kepada keluarga mempelai wanita dan pria, sebelum berangkat menuju kastil tempat suaminya


ini sudah menjadi tradisi , dimana setelah menikah sang istri harus ikut suaminya ke negerinya.


ambara memeluk orang tuanya erat


"ayah janji bakal jemput aku jika sesuatu terjadi padaku?


bisik ambara ditelinga ayahnya


ayahnya mengangguk


"ayah berjanji , ayah akan menjemput mu..


ucapan ayahnya itu sedikit membuat hatinya tenang


"selamat bergabung menjadi keluarga kami nak, kami akan selalu menyayangimu


ucap ratu Sonia kepadanya


"tenang saja, zayden akan menjaga mu dengan baik


ucap raja David kepadanya


ambara tersenyum dan memeluk mertuanya


setelah acara berpamitan selesai,


ambara dan zayden bersiap siap pulang menuju benua Eropa tempat tinggal suaminya, kerajaan Lucifer terletak pada belahan bumi bagian selatan sedangkan kerajaan tempat zayden bertakhta terletak pada bagian barat, perlu menempuh perjalanan yang cukup melelahkan hingga sampai kesana


dan setelah selesai berpamitan ambara pun pergi berangkat meninggalkan negri yang ia cintai, masyarakat disana bergantian memberikan hadiah untuknya


banyak ucapan manis yang terlontar untuknya


ambara hanya bisa tersenyum dam melambaikan tangan


perjalanan mereka semakin jauh meninggalkan negri sekarang mereka berhenti sejenak dan melanjutkan perjalanan untuk pergi berlayar menuju benua Eropa


ambara hanya bisa berdiam diri, lingkungan nya sangat asing untuknya


ambara menoleh ke sekelilingnya, terlihat zayden lelaki yang baru saja ia nikahi sedang mengurung dirinya disalah satu ruangan kapal


ambara melirik kearahnya


lagi lagi ia ingin menangis, saat mengingat ia sekarang sudah pergi dari negerinya


"tenang kok ambara, ingat kata ibu kamu dia itu lelaki yang ramah


ambara memberanikan diri menghampirinya


"Hay, aku ambara


lelaki itu tidak sama sekali menoleh kearahnya


Ambara terdiam, ia mengulangi ucapannya tadi


"Hay.. aku ambara, maukah kau berteman?


ucapnya lagi


namun zayden sama sekali tidak mempedulikannya


ambara terdiam dia kembali duduk ditempatnya tadi


"kata ibu, zayden anak yang ramah dan lembut..


ambara hanya berdiam diri sendirian , hingga hari demi hari ia lalui , ia sama sekali tidak berbicara dengan suaminya, ambara hanya memilih diam, sampai suaminya dulu yang ingin mengajaknya bicara.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


lanjut bab.4


semoga suka❤️

__ADS_1


tolong tinggalkan komentar positif✨


__ADS_2