
sore yang membosankan,
ambara seharian hanya mengurung dirinya di kastil,
untuk dirawat para pelayan istana dari berendam air bunga, pijatan gratis, dan beberapa perawatan kerajaan yang dilakukan khusus untuknya dari ujung kaki hingga kepala, dan juga selain itu karena kejadian pagi itu, ambara sampai sekarang tidak mau bicara dengan kedua orang tuanya.
apa itu perjodohan?
untuk anak seusianya , dia seharusnya masih duduk di bangku sekolah, belajar memanah dan berkuda
16 tahun? , apakah itu usia yang sudah cukup untuk menghadapi dunia pernikahan?
sungguh melelahkan,
.............
setelah melewati hari yang membosankan,
kini tiba saatnya pagi yang dinantikan para keluarga keluarga bangsawan, acara besar besaran yang mengundang banyak keluarga bangsawan dari seluruh negeri.
ambara bangun cukup pagi, bukan nya rajin tapi terpaksa,
ambara hanya mengurung diri dikamar, mendengar dari kamarnya suara langkah langkah kaki yang mulai memasuki kastil mereka,
tok...tok...
seseorang mengetuk pintu kamarnya
"princess ambara.... buka pintunya putri, ayah dan ibumu menunggumu dibawah
ucap salah satu pelayan istana yang sedari tadi berusaha untuk membujuknya, keluar dari kamarnya
"aku lelah... , aku ingin istirahat jangan ganggu aku!!
jawab ambara dari dalam kamar
"tapi putri...
ucap pelayan itu lagi
"tinggalkan aku sendirian!!
ucap ambara dengan suara lebih keras
ambara duduk di atas kasurnya, sambil berusaha mengusap air matanya yang terus mengalir sedari tadi
"aku tidak ingin menikah....
ucapnya lirih
"ambara sayang... buka pintunya nak..
suara lembut seorang wanita memecahkan kesedihannya
mendengar kabar sang anak yang tidak mau keluar kamar sedari tadi, ibunya Ratu zelia berniat untuk langsung pergi kekamar anaknya untuk membujuknya
"pergilah Bu, ambara ingin sendiri!!!
ambara mengusap air matanya lagi dan lagi
"sayang ibu ingin memberitahukan sesuatu yang penting untukmu, apakah anakku ambara sudah tidak peduli pada ibunya?
ucapan ibunya itu mampu membuat ambara yang memiliki hati yang lembut, pergi untuk membukakan pintu
sang ibu tersenyum melihat sang anak, dan segera memeluknya
"anakku ambara yang cantik... , apa kamu marah dengan ibumu?
ambara hanya diam, menahan supaya air matanya tidak jatuh lagi
"sayangku ambara, kau tahu mengapa ibu dan ayahmu melakukan perjodohan ini?
ambara hanya menggelengkan kepalanya pelan
sang ibu kembali tersenyum
"ibu melakukan ini untukmu nak, demi dirimu dan negri kita
ambara melepaskan pelukan ibunya
"maksud ibu apa?, aku sama sekali tidak bahagia, dengan perjodohan ini..
ambara menatap lekat wajah wanita yang ia sayangi
"coba kamu pikirkan sayang... , suatu saat ayah dan ibumu akan berhenti bertakhta, dan kami akan semakin tua, lalu siapa lagi yang akan menjaga dirimu nanti nak,
ambara memikirkannya apa yang ibunya katakan
__ADS_1
"bukanya ayah dan ibu masih muda, dan masih lama waktu yang aku butuhkan untuk menjadi dewasa dan mengurus diriku sendiri, tapi bukan sekarang ibu..
sang ibu membelai lembut kedua pipi Ambara
"ambara sayang.. bukankah bagus melatih mu menjadi dewasa dari sekarang sayang..
meskipun ayah dan ibumu masih muda tapi kita tidak akan pernah tau kapan ajal kita akan dijemput..
Mungkin besok, hari ini atau mungkin lusa..
ambara terdiam mendengarkan apa yang ibunya katakan
"tapi Bu, apakah tidak ada cara lain?
ibunya menggelengkan kepalanya
"tidak ada sayang...
ambara terdiam , berpikir sejenak , bagaimanapun itu orang tuanya, bukankah jika dia menolak akan menambah sakit hati orang tuanya yang sudah membesarkannya selama ini,
ambara dengan pasrah, menganggukkan kepalanya
ibunya tersenyum dan mengelus lembut rambut anaknya,
"baiklah sayang, kamu bersiap siaplah berdandan lah secantik mungkin
ibunya mencium pipi anaknya dan pergi keluar pintu kamar
ambara terdiam, masih tidak bisa menerima fakta bahwa sebentar lagi ia akan dijodohkan
beberapa detik kemudian dengan cepat, para pelayan istana masuk kedalam kamarnya membantunya untuk bersiap siap.
baru pertama kali dihidupnya dia memakai make up yang tebal, ia sampai terpesona melihat wajahnya yang terlihat dewasa saat mengunakan makeup tebal yang sangat cantik.
setelah selesai berhias, dan berdandan
ambara dengan perasaan campur aduk, akhirnya ditemani para pelayan istana memberanikan dirinya untuk turun kebawah
banyak yang kagum saat melihat dirinya
bahkan beberapa dari mereka tidak bisa mengalihkan pandangan mereka,
"wow, she so pretty
ucap beberapa raja dan ratu
"aku tidak menyangka, dia lebih cantik dari apa yang ku bayangkan,
ratu ratu yang lain pun mengiyakan apa yang baru saja ratu itu katakan
raja xelo, ayahnya tersenyum senang menatap kearahnya
ambara menghampiri ayah dan ibunya
ibunya tersenyum dan mencubit pelan pipinya
"anak ibu memang yang terbaik..
puji ibunya
ambara hanya tersenyum canggung
ia menoleh ke orang orang disana sangat asing dimatanya
"oke.. , karena princess ambara, sudah turun mari kita mulai acara sayembara nya
para pangeran yang akan bersaing dipersilahkan ke halaman belakang istana, segerombolan pria pria gagah pergi ke halaman belakang istana, sedangkan ambara pergi mengikuti ayah dan ibunya menuju ketempat yang sudah disediakan untuknya
"ayah...
panggil ambara
sang ayah menoleh ke arah anak tunggalnya
"kenapa sayang?
"ada berapa banyak sepasang raja dan ratu yang memiliki anak tunggal laki laki?
sang ayah tersenyum
"sekitar 88% dari seluruh benua sayang..
ambara kaget mendengarnya
"beneran yah? , kok banyak banget..
"bukankah ayah sudah bilang kau sangat beruntung..
__ADS_1
jawab ayahnya sambil tersenyum
ambara terdiam
"tapi 12% nya siapa aja yah?,
"beberapa dari mereka sudah menikah dan beberapa lagi masih sangat kecil , makanya banyak sekali yang datang hari ini kemari, karena mereka sangat ingin memiliki seorang penerus untuk masa depan kastil mereka nanti
ayahnya menatap lekat ke anak tunggalnya
"dan satu lagi diantara 12% itu ada anak ayah ambara,
lanjut ayahnya
ambara terdiam mendengar yang dikatakan ayahnya, ia menoleh kearah segerombolan laki laki yang lumayan banyak orangnya
ambara tidak bisa berkata kata lagi
dia merasa bukannya beruntung, dia merasa terlahir sebagai perempuan adalah suatu kesialan dihidupnya.
......................
acara dimulai,
banyak para pangeran yang bersaing dengan adil,
mereka saling mengadu skill mereka masing masing
dari berkuda, memanah, dan latihan bela diri lainnya
sedangkan ayah dan ibunya asik berbincang memuji muji, pria pria yang Dimata mereka sangat mencolok dari yang lain, dan ambara hanya berdiam diri melihat pria pria itu,
"sayang, coba kamu lihat putranya raja derwin,
anaknya lihai sekali dalam memanah, dan dia juga sangat cepat tanggap aku rasa dia cocok,
lagipula aku dengar raja derwin adalah salah satu raja terkaya di benua timur, bagaimana sayang?
tanya ibunya kepada ayahnya
"benarkah?, tapi aku rasa putranya raja zyan lebih cocok, lihatlah tatapan matanya yang tajam,
dia juga sangat pintar dalam berperang, penampilannya rapi , dan keluarganya termasuk keluarga terpandang dan termaju di benua Eropa..
ucap ayahnya
"iyasih.. kurasa mereka sama² keren
jawab ibunya
sang ayah mengangguk setuju
ambara hanya bisa menghela napas kasar, masih sedikit kesal dengan perjodohan ini, ambara terfokus kepada seorang pria berbadan tinggi , Yang sedang mengambil panahnya
entah kenapa mata ambara tidak bisa berhenti melihatnya, pria itu mengikat matanya dengan kain penutup, sebelum kain itu tertutup sempurna dimatanya pria itu juga ikut menoleh kearahnya,
tatapan pria itu sangat berbeda, jika yang lain melihatnya dengan penuh bahagia dan harapan, dia berbeda dia tidak sama sekali senyum seperti yang dilakukan pangeran lain, ia malah menatap tajam ambara seperti penuh kebencian.
ambara padahal tidak mengenalnya.
ambara kembali terfokus padanya
saat mendengar suara penonton heboh
ambara menoleh kearah pria tadi
pria tadi melepas penutup matanya dan kembali menatap wajah ambara dengan penuh kekesalan, seperti sudah siap untuk membunuh ambara dalam kondisi apapun.
seketika ada suara pujian dari pembawa acara.
"dia berhasil memanah dengan tepat sasaran lebih dari 100x , dia juga berhasil memenangkan lomba berkuda , main senjata dan persaingan yang lainnya
semua penonton disana bertepuk tangan heboh
"selamat untukmu..
"selamat pangeran!!!
"kau yang terbaik!!!
banyak teriakan para penonton yang mendukung pemuda itu
dan benar saja
dialah pemenang dari sayembara ini
dan dialah yang akan dijodohkan dengan ambara...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
lanjut bab.3