Kata Sandi

Kata Sandi
1


__ADS_3

Aku anak pelosok desa yang udik dan jauh dari kemajuan teknologi, yang ku tahu hanya radio. Bagi sebagian anak-anak di desaku, aku termasuk anak yang pintar karna nilai-nilai ulangan ku selalu di atas angka 70.... (ea masa iya πŸ˜’... author)


"Gebleeeeeekkkkk...., banguuuuunnn sudah jam berapa iniiii??" teriak emak sambil menjewer telingaku


"emmhhhh... hoaaaaahhhmmm.. ya mak, sabar, gak usah panik gitu kek rumah kebakaran aja" jawabku malas sambil menggosok-gosok telingaku untuk mengurangi rasa sakit karena ulah emakku


"malu lah nak, tiap hari kamu telat terus ke sekolahnya, iya kalau rumah kita ini jauh dari sekolah" kata emak sambil mengguncangkan tubuhku


"bentar mak, masih lengket ini matanya.." dan detik berikutnya zzzzzz... Aku tertidur lagi


"astaga gebleeeekkk, tidur lagi??"


ku dengar lagi suara emakku yang selalu mengisi hari-hariku, emak memang terlalu bersemangat jika ada aku, entahlah..


lalu seketika dunia terasa damai dan hening...


byurr...


"hujan... hujan...hujaaaaannn..." teriakku panik dan klotak "aduh" akupun langsung membuka mata dan melihat emakku yang paling cantik sedunia


"he he he" aku menyengir sambil menggosok kepalaku


"sakit mak, kepala geblek kok diketok gayung, mana basah semua ini, geblek kira genteng bocor lagi hehehe, iya geblek dah bangun emakku sayang emmmuuuuaaaah" ucapku sambil mencium pipi emak dan ku ambil gayungnya takut nanti diketok lagi ini kepala


Teeeeeeetttt.... Teeeeeeeettt...


"Lah mak, kok sudah bel? Ini gayungnya geblek balikkan dah gak keburu mandi dah telat" ucapku panik sambil langsung mengganti pakaianku dengan seragam putih merah dan langsung menyambar tas sekolah lalu lari ke depan rumah


"Gebleeeek.... Sepatunya", teriak emak sambil melemparkan sepatu ke arahku dan langsung ku tangkap dengan sempurna

__ADS_1


"makasih maaakkk", ucapku sambil lari menuju gerbang sekolah sebelum di tutup oleh pak yanto


"marning beb" sapaku gaul pada pak yanto


"marning marning endasmu, sepatu dipake dulu lah blek", balas pak yanto sambil menoyor kepalaku


"gak usah pak, nanggung, tar di kelas juga di lepas lagi sepatunya", akupun langsung berlari menuju bu ida walikeas ku


"marning bidadari ku yang cantik, mari saya bantu membawa buku-bukunya" ucapku ke bu ida sambil langsung membawakan semua buku yang ada di tangannya, lalu ku cium tangannya takzim


Bu Ida adalah guru yang paling cantik di sekolahku, dia bu guru baru dan masih muda, dia sangat sabar dan murah senyum tapi suka nyubit pinggang aku... Haisss salah apa aku padamu bidadari ku, mengapa tiap bertemu denganku pinggangku harus merasa sakit karena cubitanmu.. "aaaawww... Iya iya beb maaf...aaaaww iya bu guruku yang cantik" cubitan itu baru lepas ketika aku sudah menyebut bu ida dengan sebutan bidadari eh salah bu guru cantik hehehe


"Kamu belum mandi ya? Pasti barusan bangun tidur lalu lari kesini?", selidik bu ida melihat penampilan ku


"woaaaaahhh bidadariku selalu suka bener klo bilang... Aduhhh, jangan dicubit lagi dong bi.. Aduh.. Iya bu guru cantikku... Aduh.. Iya buuuu...issshhh sakit.." ucapku sambil menggosok-gosok pinggang bekas cubitan mesra dari bidadari tersayang


pelajaranpun berlangsung lama, cacing di perutku mulai protes dan itu tandanya sudah akan jam istirahat


lalu terdengar bunyi teeeeet panjang menandakan bel pulang sekolah


"geblek, aku main ke rumahmu ya? masih pagi, tanggung klo pulang di rumah gak ada orang", kata sandi teman baikku, dia adalah temanku yang paling kaya karena dia anak dari kepala desa di desa sempurna


"okeeehhh...", jawabku sambil merangkul pundaknya


kamipun berjalan beriringan menuju rumah di depan sekolah, yaaaaa rumahku persis di depan sekolah dan entah kenapa aku dipanggil geblek padahal namaku tidak ada satupun kata geblek di kartu keluarga.


mungkin karena emak sering panggil aku dengan kata geblek dengan suara merdunya, saking merdunya hampir semua orang jadi kenal dengan geblek, nasibku memang mama irwan gunturan jadi geblek, jauh banget kan dari geblek pembaca tercinta??


"Assalamu'alaikum, mbak sari"

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam ehhh bulek santi, emak masih di sawah antar rangsum buat bapak, ada apa bulek? Mari masuk bulek", ucapku sambil mempersilahkan bulek atau adik kandung emakku masuk ke dalam rumah


"irwan kok sudah pulang?" tanya bulek santi


"Wan... Irwan.. Duh gebleeeekkkk... Ditanya dari tadi kok gk jawab?" kata bulek yang akhirnya membuat aku sadar klo yang dipanggil itu aku hahaha... Lupa juga klo namaku irwan, akupun cengengesan sendiri


"Laaaaahhh ini bocil napa ya kok malah mesam mesem sendiri, kamu gak apa blek?", kata bulek sambil menyentuh kemungkinan dengan punggung tangannya


"Ya mesti sehat toh bulek, aku tuh sempat tadi bulek ngomong irwan irwan siapa, ternyata baru sadar klo itu aku ya wkwkwk " jawabku sambil tertawa ngakak


"Terserahlah wan, kamu dah terbiasa dipanggil geblek sih sampe nama sendiri juga lupa, dah klo gitu bulek pamit lagi aja mau ke kampus, ini tolong berikan ke emakmu ya bilang tadi bulek santi kemari, lho ada sandi juga toh?"


"Iya bulek, tadi pulang pagi ada rapat guru, bulek aku bareng pulang ya, kan searah, daripada jalan kaki jauuuuuhh", ucap sandi sambil mencium tangan bulek santi dengan takzim


akhirnya sandi pulang diantar bulek santi, lalu tiba ada suara musik


klinong klinong klinong...


"Lah suara apa itu... Lho ini kan hape nya bulek santi, halo halo... Kok gak ada suara lagi", akupun mengutak-atik hape itu lalu tanpa sengaja ada tulisan


"Masukkan kata sandi... ??"


"Emang sandi bilang apa ya tadi? Perasaan gak bilang apa-apa...", aku berusaha keras berpikir dan memasukkan semua kata-kata yang diucapkan sandi


"sandi salah? lah, kok salah, masukkan kata sandi, Owalah gak tau aku ini sandi yang mana, sandi temanku apa sandi pacarnya bulek santi ya?", karena bingung hape itu akhirnya aku taruh di atas bupet lemari kecil di sebelah radio


Akupun duduk di depan teras rumah, sambil menunggu emak pulang, selama menunggu aku terus berpikir, kok bisa bulek santi simpan apa kata sandi di hape nya ya, kalau orang suka atau pacaran harusnya sudah benar kata yang ku masukkan tapi kok salah, heran aku...


Ada yang tau kah para pembaca disini sandi berkata apa?

__ADS_1


Kata Sandi...


__ADS_2