
"Maaakkk, emaaaaaakkkk.... Emak masih marah??", ucapku manja sambil mendekati emak lalu kuserahkan semua jurus pamungkasku biar emakku tidak marah lagi
akupun lalu membuatkan teh hangat dengan gula 1 sendok teh, lalu ku taruh di meja makan, kebetulan emak klo marah pasti langsung ke meja makan dan makan sepuasnya
"Maaakkk, ini teh anget nya. Manis, semanis senyuman emak (π€ͺ), kalaupun emak pingin teh limau pun juga bisa, sesuai dengan suasana hati emak sekarang pasti nanti teh nya juga terasa manis asem-asem kecut gitu lah mak.. Wkwkwk ups maaf kelepasan..", ucapku lagi untuk meredakan emosi emak
(author: π itu bukan meredakan emosi, yang ada malah bikin emakmu marah lah π€¦ββοΈ)
klontang...
"alhamdulillah aku selamat dari sendok maut π , mak klo sebaiknya gak mau ya ga apa tapi jangan dilempar dong, kasihan sendoknya... Eitttsss... Lirikanmu mak, bikin nasi di piring langsung habis", ucapku makin menggoda emak dengan gerakan seperti gerakannya power rangers
saat aku dan emak saling melempar dan menangkis, kapanpun datang menemui kami berdua...
"Astaghfirullah... Ada apa ini mak? Geblek? sudah besar kok masih main perang-perangan?", kata bapak sambil mengambil garpu di tangan emak yang sudah siap akan dilempar lagi ke arahku
"Anak kamu tuh pak, bikin emak pingin makan rujak...", sahut emak asal, tapi menurutku itu emang akal-akalannya emak juga biar keturutan dibelikan rujak π
"Lah kok jadi pingin rujak? Itu ada piring bekas makan, siapa yang baru selesai makan hayo?", kata bapak lagi sambil tersenyum
"Geblek tuh yang makan, gak diberesin." ucap emak sambil pergi cuci tangan
__ADS_1
ckckckck... Cicak pun ikut berkomentar atas ucapan emak
"cicak aja tau kalau emak bohong pak", ucapku gak terima
"huusssstt sudah sana beresin ini piring-piring sama gelas kotornya, lalu dicuci sekalian ya blek. Ini hukuman buat kamu karena bikin bidadari cantik kita cemberut. Setelah itu pergi ke mbok siti beli rujak manis 2 bungkus", ucap bapak menghentikan perdebatan kami
"Lombok tigaaaa...", ucap emak yang sudah di dalam kamar
"Lombok 3 sama lombok 1 ya", terang bapak lagi
"sama es cao 2 bungkus...", teriak emak lagi... Busyeeeetttt banyak amat maunya ya wkwkwk
kalau dipikir ya memang aku yang salah juga sih sudah bikin emak tambah marah.. Tapi aku suka, karena pasti akan ada makanan enak yang dipesan emak, sesuka hati emak ingin makan apa
saat sibuk mencuci piring dan gelas, bapak bertanya ada apa dengan emak kok sampe marah seperti itu, ya aku ceritakan semuanya
setelah itu bapak malah tertawa lebar
"Hahaha... Geblek... Geblek, kamu itu ya, pantesan emakmu marah, kamu nya gak tau tapi ngeyel sedangkan emakmu tau tapi nggak lengkap informasinya ", ucap bapak sambil tertawa bahagia
akupun ikut duduk di depan meja makan, berhadapan dengan bapak
__ADS_1
"Berarti ini memang geblek yang salah ya pak? Salahnya dimana?", tanyaku penasaran
"Sudah... Nanti saja dijelaskan bapak saat ada bulek mu, biar gak salah paham terus, sekarang kamu ambil rujak sama es caonya, ini uangnya, belikan krupuk tiga ribu ya", ucap bapak sambil memberikan uang lembaran berwarna biru
"siyyaapp bos kuuuhhh...", ucapku sambil mengangkat tangan kananku seperti saat hormat upacara bendera
saat tiba di warung mbok siti, disana masih banyak yang antri
"mbooookkk, pesanan ku tadi sudah?", tanyaku
"belum le, masih antri, kamu duduk dulu atau bantuin si mbok cuci piring dan sendok di belakang
tanpa menjawab akupun bergegas ke dapur mbok siti, disana sudah banyak piring, sendok dan gelas kotor. Akupun mencucinya sampai bersih dan ku tata di atas meja rak yang khusus dipakai untuk tempat piring dan gelas
"Sudah beres semua mbok", ucapku sambil menghampiri mbok siti
"Makasih ya le, ini pesanan kamu dan ini kembaliannya, es nya ditambah satu buat kamu, kerupuknya ambil sendiri ya, ambil enam, kesukaan bapak mu itu kerupuknya", ucap mbok siti sambil memberikan kresek hitam berisi semua pesanan ku
"Teng kiyu mbok, tau aja klo perlu kerupuk wkwkwk", terimakasih ku pada mbok siti
"Yo le, teng kiyu pisan dah bantu mbok cuci piring", jawab mbok siti sambil menggerus kacang di layah
__ADS_1