Kekasih Manusia Harimau

Kekasih Manusia Harimau
pelatihan tiara


__ADS_3

Gak terasa jam sudah menunjukkan waktu sholat jukhur , arya dan Datuk pun bergegas menuju musholah untuk melaksanakan sholat jukhur , saat mau melangkah keluar rumah tiara memanggil Datuk dari dalam , " Datuk tunggu , tiara dan pia juga mau ikut Datuk sholat jukhur " ucap tiara .


" Baiklah nak tiara ayok kita pergi dan mana teman kamu itu ?" tanya Datuk yang gak melihat pia , " sebentar lagi pia juga keluar Datuk " jawab tiara sembari terseyum puas karena merasa akan melakukan ibadah untuk pertama kali ya .


" Tiara ayok kita berangkat" ucap pia yang sudah memakai mukenah , " ayok kita berangkat nanti kita terlambat sholat berjamaah" ucap Datuk sembari melangkah pergi menuju musholah. Hari itu begitu membahagiakan bagi mereka ber empat tampa mereka sadari ada yang mengawasi mereka dari kejahuan .


Setelah selesai sholat jukhur , Datuk dan pia duluan berangkat karena pia mau memasak untuk arya sedangkan Datuk ada urusan dengan warga desa , tiggallah tiara dan arya yang berdua jalan pulang , di perjalanan pia berterima kasih pada arya karna telah menyelamatkan nya , " arya terima kasih karna telah menyelamatkan aku kemaren " ucap pia sembari menatap arya yang berjalan di samping nya.


"Sama - sama tiara , itu sudah tugas aku kalo lihat orang dalam bahaya" , sahut arya tampa menoleh ke tiara yang dari tadi menatap nya .


Tanpa terasa mereka berdua pun sudah sampai di depan rumah Datuk , dan di saat tiara hendak menaiki anak tangga rumah Datuk ( rumah Datuk ni rumah panggung ) tiara pun tepeleset dan hampir jatuh , untung arya menangkap tiara dan mereka pun bertatapan . Tiara yang memperhatikan wajah arya merasa rerpesona akan ketampanan arya tapi sebalik nya arya bahkan menuduk tak berani melihat mata tiara yang ada di hadapanya .


" Kamu tidak papa tiara " ucap arya sembari menurunkan tiara dari dekapanya , tiara yang melamun tidak sadar kalo arya lagi bicara pada ya , " maaf arya , aku gak papa kok terima kasih karna untuk kedua kali nya kau menolong ku " ucap tiara yang melempar senyum kepada arya , bukan nya di balas dengan senyuman arya malah buru - buru masuk ke dalam rumah dan meniggal kan tiara sendirian di luar.


" Dasar laki - laki aneh , apa dia tidak pernah lihat wanita , sehingga dia jadi takut gitu kalo di pandang atau di sentuh " ucap tiara pada dirinya sendiri . Tiara pun menyusul arya masuk kerumah Datuk dan berjalan menuju kamar nya , " tiara kamu kenapa kok wajah kamu kayak di tekuk gitu " ucap pia sembari tertawa , karna melihat ekspresi teman nya itu .

__ADS_1


" kalau aku berutahu tentang arya pada pia dia pasti cemburu karena dia kan suka sama arya " gumam pia dalam hatinya, " kamu kenapa tiara ..kenapa kok melamun " .


" aku gak papa pia , ngomong - ngomong kamu masak apa tadi ?" tanya tiara sembari mengalihkan pembicaraan , " aku masak kari ayam sepesial buat arya " jawab pia degan senyuman malu - malu, " ya sudah aku pengen Coba dulu masakan kamu " ucap tiara sembari cepat - cepat ke dapur .


" Tiara tunggu , itu bukan buat kamu itu buat arya " teriak pia sembari mengejar tiara yang sudah pergi duluan ke dapur , sesampai di dapur Tiara buru - buru mengambil piring untuk tempat kari ayam yang di masak pia , sesaat mau menyendok kan kari kedalam mulut , pia langsung merebut nya .


" pia kenapa kau merebut makananku " ucap Tiara degan wajah cemberut , " OOO makanan mu ya , ini aku masak khusus buat Arya jadi kalau kamu mau buat aja sendiri " sahut pia degan mengejek Tiara yang cemberut di karena tak jadi dapat makan .


sesaat kemudian Arya masuk kedapur untuk minum dan pia langsung menghampirinya ," Arya ini aku masak kari ayam buat kamu , kamu makan nya " ucap pia sembari menatap wajah Arya yang sudah membuat pia terpesona .


" terimakasih pia nanti aku makan bareng kakek saja " sahut Arya tampa menoleh kearah pia yang sedang teseyum padanya ." Kamu lihat kan pia dia bahkan tidak melihat ke arah kamu , aku sahabat kamu tapi kamu bahkan gak biarkan aku mencicipi masakan kamu itu " sahut Tiara dari belakang .


" baik pak ustad" jawab Tiara dengan nada kentus , karna sedikit jengkel di ceramahin, " dengerin tu Tiara ucapan calon suamiku " sahut pia sembari ketawa melihat mimik wajah Tiara yang makin cemberut." Nya calon buk ustajah " sahut Tiara dan beranjak pergi kemar nya .


Suara Datuk maringgih terdegar dari luar memangil Arya, Tiara dan pia untuk keluar , " Arya , Tiara dan pia tolong kalian bertiga keluar dulu sebentar " teriak Datuk maringgih , mendegar panggilan itu mereka bertiga bergegas keluar menemui Datuk yang sudah berdiri di depan rumah nya .

__ADS_1


" ada apa kakek panggil kami ke luar ?" tanya arya yang sudah berdiri di depan kakek nya , " kakek tadi sudah bicara pada teman kakek bernama Datuk Alang , dia adalah seorang guru silat dan juga manusia harimau terkuat antara aku dan ayah mu " jelas Datuk maringgih .


" jadi kakek ingin kalian bertiga menemui teman kakek itu , apa kamu masih mau membantu kami nak Tiara ?" tanya datuk pada Tiara yang dari tadi hanya diam , " saya siap Datuk " sahut Tiara .


"Kalau saya gimana Datuk tanya pia?",


" kamu juga ikut mereka siapa tahu kamu ada niat buat belajar ilmu Kanuragan juga " sahut datu sembari menepuk pundak pia dengan perlahan ,


" jadi di mana tempat teman kakek itu sekarang ?" tanya Arya menatap kakek nya " dia berada di hutan batu telaga " jawab Datuk maringgih .


" kakek ...bukanya hutan batu telaga itu jauh nya dari sini !? sahut Arya " iya kamu benar Arya perjalanan dari desa kita menuju hutan batu telaga mamakan waktu dua hari " jawab Datuk maringgih dengan sedikit terseyum .


" Apa.....?" sahut Tiara dan pia serentak kaget mendengar penjelasan Datuk maringgih.


Datuk maringgih Tertawa melihat pia dan Tiara yang terkejut mendegar perjlanan dua hari itu ," kalau nak Tiara dan nak pia tiadak sanggup untuk pergi kesana , Datuk tidak akan memaksa kalian berdua , jadi kalian putuskan tampa ada paksaan" jawab Datuk maringgih degan terseyum .

__ADS_1


" tidak Datuk kami akan berusaha , lagi pula aku sudah janji akan membantu Datuk , nya kan pia ?" tanya Tiara sembari menoleh ke arah pia yang haya diam "iya Datuk , kalau pergiya bersama Arya jalan satu Minggu pun aku sanggup " sahut pia sembari menoleh ke arah Arya.


mendegar sahutan dari pia Datuk maringgih tertawa dan melihat ke arah cucunya yang hanya diam saja dari tadi . " jadi setelah semua setuju besok kalian akan berangkat menuju hutan batu telaga " ucap Datuk maringgih .


__ADS_2