
" Pia , ibuk mau bicara berdua sama kamu ". Ucap ibuk pia sembari menarik pia menjauh dari Arya, " ada apa ? ibu menarik aku ke sini !" tanya pia pada ibunya yang kelihatan hawatir.
" Kamu tau yang kamu katakan tadi..! " tanya ibu ya dengan menatap pia , " maksud ibu apa...? aku gak mengerti . " Pia , Arya itu tidak bisa kamu miliki , dia sudah punya pasangan bahkan sebelum dia lahir " jelas ibunya pada pia .
" Maksud ibu , Tiara dan Arya itu sepasang kekasih , tapi... Tiara bahkan tidak meyukai Arya ,dia juga sudah berjanji akan menyatukan aku degan Arya" . Jelas pia dengan menatap ke arah ibunya degan tatapan sedih atas perkataan ibunya.
" Walaupun Tiara tidak menginginkan Arya , tapi mereka berdua tidak akan terpisahkan . Karena ramalan itu mengatakan , wanita yang mengalahkan raja kegelapan dan wanita itu juga keturunan manusia harimau , dia adalah istri Arya , karena Arya adalah pemimpin manusia harimau setelah kakek nya".
Mendegar penjelasan ibunya, pia merasa tertusuk karena dia telah begitu mencintai Arya bahkan sebelum dia tau tentang jati diri Arya yang sebenarnya. Airmata ya menetes membasahi pipinya, ibu ya yang melihat keadaan putrinya hanya bisa memeluk putri ya .
****
Disisi lain tiara yang begitu bahagia , karena akan kumpul kembali degan keluarga ya di desa harimau, tak henti - hentiya terseyum . " Tiara ..., ayok kita berangkat kerumah pia sayang "teriak ibunya pia memanggil dari ruang tamu, " baik mama " sahut tiara , dan bergegas meyusul ibunya.
__ADS_1
Tak berapa lama akhirnya tiara dan keluarga ya sampai didepan rumah pia .
Tok tok tok
" Assalamualaikum " teriak tiara dari luar pintu rumah pia , " waalaikum salam" sahut ibunya pia dari dalam rumah sembari membuka kan pintu.
" Eh buk sarla, tiara dan mas gibran , ayok masuk kedalam " sergah ibunya pia , " maaf ni buk rini kita datang gak memberitahu dulu" ucap ibunya tiara sembari duduk di sopa ruang tamu rumah nya pia .
" Ada apa buk ..? kok datang tiba-tiba seperti ini !" , tanya ibunya pia sembari meyodorkan tiga gelas teh untuk mereka , " ini buk rini , saya dan mas gibran mau bicara sama arya dan pia". Ucap ibuk tiara sembari meminum teh yang di depan nya , "sebentar buk sarla , saya panggil kan dulu mereka berdua " sahut ibuk pia sembari pergi meniggal kan mereka bertiga di ruang tamu .
" Ada apa buk ..? " tanya arya pada ibuk tiara , pia yang berpikir kalau kedatangan ibuk nya tiara untuk membicarakan perjodohan arya dan tiara merasa cemas , karena dia berpikir akan kehilagan arya dengan begitu cepat.
" Arya , kamu panggil saya tante aja , maksud saya datang kesini untuk mengatakan kalau kita akan berangkat ke desa kamu besok . Karena tante dan om juga ingin membicarakan sesuatu dengan kakek kamu " jelas ibu tiara.
__ADS_1
" Kalau itu saya ikut keputusan tiara aja buk, eh maksud saya tante. Sebab tiara yang mengajak saya ke sini " sahut arya sembari moneleh ke arah tiara .
"Jadi kita akan berangkat besok , jadi kalian berdua siap-siap dari sekarang , besok pagi tante jemput kalian kita mengendarai mobil kesana , ya sudah tante dan om Pamit dulu ." ucap ibuk tiara sembari berdiri dari posisi duduk nya .
" Buk rini kami Pamit dulu nya , mau siap-siap buat berangkat besok " . Ucap ibuk tiara " baik buk sarla hati-hati di jalan " sahut ibuk pia .
" Mama tiara, belakangan pulang tiara mau di sini dulu " ucap tiara .
" Baiklah sayang , mama dan papa pulang duluan ya , " sahut ibunya Tiara sembari pergi meninggalkan rumah pia .
Setelah ibu dan ayah nya Tiara sudah tak terlihat lagi , Tiara mengajak pia dan Arya bicara bertiga karena dia ingin mengatakan hal yang penting.
" Ada apa Tiara ...? kamu mengajak kami ke kamar ku " tanya pia yang merasa bingung dan dapat anggukan kepala dari Arya , " aku mau beritahu kalian berdua kalau Datuk Alang adalah kakek kandung ku , dan ayah ku juga manusia harimau " ucap Tiara degan menatap kedua teman nya itu .
__ADS_1
Pia dan Arya yang mendengar perkataan Tiara , sangat terkejut mengetahui kalau Tiara keturunan dari Datuk Alang.
Jagan lupa tinggalkan jejak nya teman-teman 😊