
Gibran sangat terkejut mendegar perkataan istrinya tentang Tiara , mereka berdua bergegas masuk kedalam kamar Tiara untuk memastikan yang di ucap kan istrinya , kalau Tiara sudah menuruni kesaktian kakek nya.
" Tiara buka pintunya sayang , ayah sama mama mau bicara sama kamu " . Ucap Gibran dari luar pintu kamar Tiara , " sebentar ayah .." Tiara membuka pintu kamar nya dan menyuruh kedua orang tuanya masuk kedalam kamar nya .
" Tiara apa benar yang di katakan ibumu , kalau kamu sudah bisa menjadi harimau putih...?"tanya ayah nya Tiara sembari memandang wajah anak nya yang tegah berdiri di hadapan nya ." Iya ayah , Tiara juga bingung kenapa Tiara bisa menjadi manusia harimau , sementara ayah dan ibu tidak seperti Tiara " sahut Tiara dengan menatap satu persatu orang tuanya .
Ibunya Tiara cuman bisa diam, mendengarkan pembicaraan ayah dan anak itu, " sebenarya ayah juga adalah manusia harimau, tapi ayah tidak mau kamu tau soal asal usul mu , karena kami berdua sudah mengubur dalam-dalam masalalu kami ini nak " jelas ayah Tiara sembari mengelus pelan kepala Tiara .
" Tapi kenapa ayah merahasiakan semua ini dari Tiara ..? dan ayah juga pasti kenal dengan Datuk maringgih ..!" . Tanya Tiara dengan menatap ayah nya , " iya ayah dan ibumu kenal dengan Datuk maringgih dan ayah juga pernah tinggal di desa harimau itu ," sahut ayah Tiara degan menuduk kebawah tapi pikirannya menerawang kejadian yang pernah dia alami .
" Terus kenapa ayah pergi meninggalkan desa itu , dan apa Tiara juga punya kakek di sana ?".
" Kau punya kakek di sana nak , namanya Datuk Alang , dia adalah orang tua ayah yang masih selamat dari kejadian yang mengerikan menimpa desa itu" .
__ADS_1
" Apa...? Datuk Alang kakek tiara , tapi dia juga telah mendidik Tiara dan mengajari Tiara cara mengendalikan harimau yang ada di tubuh Tiara, "jelas Tiara pada ayah nya yang terkejut mendengar kalau putrinya sudah berjumpa degan kakek kandungnya , bahkan Tiara telah menjadi murid kakek nya.
" Bagaimana mungkin kamu menjadi murid kakek kamu Tiara , sementara kakek kamu tinggal jauh dari desa itu ..? " tanya ayah Tiara degan hati yang belum bisa percaya dengan apa yang dikatakan oleh Tiara.
Mendengar pertanyaan ayahnya Tiara menjelaskan serinci -rincinya bahkan dia tidak melewatkan satu kejadian pun Tampa menceritakan semua kepada ayah dan ibunya , orang tua Tiara hanya bisa kagum dan tercengang mendengar semua cerita yang Tiara lontarkan.
Hari itu Tiara tau kalau dia adalah keturunan manusia harimau , dan dia juga tau kalau ayah dan ibunya pergi meninggalkan desa itu hanya untuk menyelamatkan dirinya dari incaran raja kegelapan .
*****
" Ibuk boleh saya tanya sesuatu ?" ucap Arya degan menatap ibunya pia .
" Kamu mau tanya apa nak Arya ..?" sahut ibunya pia , " Arya pengen tau apa pia tidak bisa berubah menjadi harimau seperti aku dan Tiara ..?" tanya Arya sedikit ragu karena dia takut kalau pertanyaan akan membua ibunya pia tersinggung.
__ADS_1
" Pia tidak bisa nak , karena aku dan ayah ya pia bukan keturunan manusia harimau , tapi kamu bisa karena ayah kamu adalah manusia hariamu juga "jelas ibunya pia pada Arya , " maaf ya buk jika pertanyaan Arya membuat ibuk tidak suka.." .
" Tidak Arya ibuk tidak marah degan pertayaan mu , ya sudah kamu mandi saja lah dulu nanti kamu akan ibuk bawa ke pasar bersama pia untuk berbelanja " ucap ibuk pia .
" Baiklah buk Arya permisi dulu dan juga Arya mau sholat jukhur dulu " ucap Arya sembari bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju kamar yang sudah di siapkan ibunya pia untuk dia ber istirahat.
Setelah selesai sholat dan makan mereka bertiga pergi ke pasar , di dalam perjalanan Arya merasa kagum degan yang dia lihat bahkan dia sampai bertanya berulang kali hal baru yang pertama kali dia jumpai pada pia ataupun ibunya .
Arini atau ibunya pia mengajak Arya ke toko baju untuk membelikan baju untuk Arya dan setelah itu mereka pergi tempat makan yang Arya belum pernah memakan nya , di sana Arya sangat lahap meyantap makanan yang telah di pesan oleh pia .
"Ibu ada yang mau pia utarakan pada ibu dan kang Arya juga " ucap pia degan menoleh kearah Arya yang sedang makan , " apa.. yang mau kamu katakan pia ..?" tanya ibunya pia degan penasaran .
" Ibu , kang Arya , pia ingin mengatakan kalau pia mau menikah dengan kang Arya " ucap pia dengan malu , mendegar perkataan pia Arya terkejut sampai terbatuk-batuk dan menoleh ke arah ibunya pia .
__ADS_1