Kekasih Manusia Harimau

Kekasih Manusia Harimau
masalalu


__ADS_3

" Apa..? kamu suka sama Arya cucu ya Datuk maringgih ?" tanya tiara yang kaget dengan peryataan teman ya itu , " iya Tiara aku suka sama dia saat pertama kali dia tolong aku tadi " jawab pia dengan terseyum malu -malu , mendengar pengakuan pia , Tiara mengurung kan niat ya untuk menceritakan mimpinya , karna dia takut teman ya akan sakit hati.


" Assalamualaikum" ucap Datuk yang baru pulang dari surau sembari berjalan masuk kerumah milik ya , " waalaikum salam Datuk " jawab kedua wanita itu serentak . " Datuk saya mau tanya sesuatu sama Datuk? " ucap Tiara yang masih duduk betah di ruang tamu , " mau tanya apa nak Tiara ?" jawab Datuk sembari berjalan menuju kursi panjang , " kenapa kata nenek dan pak RT kalau pernah terjadi teragedi di desa ini! , emang apa yang dulu terjadi di sini Datuk ? " tanya Tiara yang agak ragu - ragu pada Datuk maringgih.


" Soal itu nanti saja kita bicarakan , apa kalian sudah makan ?" tanya Datuk ? yang mengalihkan pembicaraan, Tiara yang belum mendapat jawaban atas pertanyaan nya , hanya bisa diam Karna dia tidak mau memaksa Datuk untuk menjawab pertanyaan nya kalo Datuk sendiri menghindari ya .


" Belum Datuk" jawab pia yang tidak bisa melepaskan pandangannya dari Arya yang duduk di sebelah Datuk maringgih, " kalo belum ayok kita makan dulu " ucap Datuk .


Setelah selesai makan ,Tiara dan pia yang sudah sangat lelah memutuskan langsung untuk tidur , jam yang berdetak pun , sudah menunjukkan pukul 11:30 malam, tidak berapa lama mereka berbaring terdengar suara ribut dari luar , seperti terjadi ke gaduhan,Tiara yang terbangun karna suara itu , langsung membangun kan pia yang sudah terlelap . Tapi sekeras apapun Tiara membagun kan teman ya itu ,tidak Bagun juga seolah pia saat itu bagai kan orang mati , yang sekuat apapun di goncang tubuh nya untuk Bagun tetap tidak bangun.


Karna suara itu makin keras , tiara memberanikan diri untuk mengecek sendiri, dan saat dia membuka pintu betapa terkejut ya dia melihat , sekelompok harimu putih dan hatimau hitam sedang berkelahi , seakan perkelahian mereka akan selesai jika salah satu kelompok itu mati, bukan haya itu dia juga melihat manusia yg saling menyerang , mereka berpakean serba hitam dan sebagian mekai baju kerajaan dahulu .

__ADS_1


Setelah lama meyasikan perkelahian itu terdegar seperti Suara pia memanggil - manggil namaya tersontak Tiara bangun dari tidur ya , " pia kau ada disini ,aku ada di mana ? " tanya Tiara yang kebigungan , " kau ada di kamar di mana lagi , kau dari tadi teriak-teriak sedang tidur, jadi aku membangunkan mu lihat lah badan mu penuh dengan keringat se akan baru selesai bertempur " jawab pia yang masih sangat gantuk , " bearti yang aku liat tadi hanya mimpi " ucap Tiara yang masih setengah sadar.


" Memang kamu liat apa Tiara ?" tanya pia penasaran , " aku liat aku sedang berada di tempat , dimana orang semua berperang , " jawab Tiara sembari menatap pia yang masih setia mendengarkan ceritanya . Walau matanya se akan tidak bisa di buka . " Sudah lah Tiara itu hanya mimpi ayok kita tidur lagi , teriakan mu sangat mengaget kan ku " kentus pia yang kesal karna terganggu tidur ya , " maaf pia " Tiara pun kembali tidur walau kali ini dia sangat takut jika bermimpi itu lagi .


Tak terasa pagi pun sudah tiba ,Tiara yang bagun agak kesinggan tidak mendapati teman ya ada di samping ya , " pia... pia kamu dimana " teriak Tiara sembari menelusuri rumah Datuk , tapi dia tidak menemukan teman nya itu . " Assalamualaikum " ucap Datuk dari luar dan di susul Arya dan pia dari belankang , Tiara yang kaget melihat pia mekai mukena, sembari masuk kerumah dengan Datuk pun terheran , " pia kau dari mana saja ?" tanya Tiara yang masih belum percaya kalau yang dihadapan ya itu teman ya .


" Aku sama datuk dan Abang Arya , dari surau untuk sholat subuh " jawab pia yang terseyum malu- malu . Tiara yang malu karna bangun kesiangan pun cuman bisa menuduk dan segera masuk kedalam kamar , dan di susul pia .


"Iya Tiara aku pengen rubah diri supaya Abang Arya mau sama aku " jawab pia sembari melepas mukena yg dia pakai , Tiara yang mendegar jawaban teman ya itu tidak lagi bertaya apapun , Karena sekarang teman ya lagi jatuh cinta pikir ya .


" Tiara , pia" panggil Datuk dari luar pintu kamar mereka , "ya Datuk sebentar " jawab Tiara yang berjalan menuju pintu dan membukanya , "ayok kalian makan dulu , setelah itu nanti Arya akan mengajak kalian keliling desa " ucap Datuk sembari meniggal kan kamar mereka , mendegar itu pia lansung buru-buru kemeja makan , dan di susul oleh Tiara juga .

__ADS_1


" Datuk ..apa kah dulu pernah terjadi perkelahian antara harimau putih dan hatimau hitam ?" tanya Tiara memulai pembicaraan di atas meja makan.


" Dari mana kamu tau nak Tiara ? " tanya Datuk penasaran dengan yang di tanyakan Tiara .


" Aku melihat ya di dalam mimpiku " jawab Tiara sembari manyatap makananya , nanti kamu temui Datuk di teras ,Datuk ingin menyampaikan sesuatu padamu nak Tiara . " Baik Datuk " jawab Tiara yang penasaran apa yang akan Datuk maringgih sampaikan padanya .


Sarapan pagi pun selesai dan Tiara yang sudah tidak sabar mendegar yang mau di sampaikan Datuk pun segera berjalan menuju teras rumah Datuk , " Datuk " panggil Tiara , " kesinilah nak Tiara duduk di sini ucap Datuk tampa menoleh ke Tiara ,


Tiara pun duduk di teras bersama Datuk sembari memperhatikan beberapa penduduk yang lalu lalang di depan rumah ya.


"Arya dan pia pergi kemana Datuk ? " tanya Tiara sembari membuka pembicaraan , " mereka pergi kerumah pak Anto untuk mengambil padi yang sudah di giling , " jawab Datuk yang masih menatap ke depan .

__ADS_1


" Nak Tiara Datuk mau menceritakan tentang kisah desa ini pada nak Tiara , desa ini sebelum ya di huni orang yang punya kekuatan untuk merubah diri menjadi harimau , dan desa ini dulu nya di kenal dengan nama desa cindaku " ucap Datuk yang menatap langit namun pikiran ya jauh menerawang ke masalalu .


__ADS_2