
"Assalamualaikum "ucap Datuk maringgih dari luar rumah Datuk Alang, " waalaikum salam ..." Datuk Alang pun membuka pintu rumahnya.
" Mang kapan kamu sampai ..." tanya Datuk Alang pada Datuk maringgih yang sudah berdiri di depan,
" baru saja Alang " sahut Datuk maringgih mereka berdua pun masuk ke dalam rumah Datuk Alang.
" Mang Dimana Arya kenapa tidak keliatan" Tanya Datuk Alang yang tak melihat Arya bersama Datuk maringgih, " dia ada sedikit urusan, sebentar lagi pasti sampai ". Sahut Datuk maringgih sembari terseyum pada Datuk Alang.
" Kenapa kau terseyum mang , emang urusan apa yang membuat Arya harus kembali belakangan"tanya Datuk Alang pada Datuk maringgih.
" Arya lagi mengambil bunga anggrek merah , untuk membantu tiara" sahut Datuk maringgih.
"Emang apa gunanya anggrek merah dan hubungannya dengan Tiara apa mang....?"tanya Datuk Alang lagi.
" Anggrek merah gunanya agar saat Tiara latihan untuk mengendalikan harimau yang ada pada tubuh nya , Tiara tidak pingsan lagi ,hanya itu satu-satunya cara lang , agar Tiara bisa menyatukan Harimau itu degan tubuh nya."
" Sukurlah mang akhirnya kita bisa bantu Tiara , aku juga takut kalau dia pingsan lagi karena tubuh nya terlalu lemah menerima energi yang sangat besar." Ucap Datuk Alang sembari mengigat kejadian sebelumnya.
__ADS_1
Tak selang berapa lama Tiara dan pia datang menghampiri Datuk maringgih dan Datuk Alang yang duduk di kursi kayu , sembari membawa teh untuk mereka.
" Datuk dimana kang Arya ....? kenapa dia tidak ada bersama Datuk ", tanya pia sembari menunduk .
" Dia ada sedikit urusan , sebentar lagi pasti dia datang nak " jawab Datuk maringgih semabari menyeruput teh yang di sajikan pia .
" Assalamualaikum " ucap Arya dari luar , "waalaikum salam" sahut datuk dan yang lainya dari dalam sembari keluar dari rumah dan menemui Arya .
" Kakek , Datuk " Arya pun mencium punggung tangan datuk maringgih dan Datuk Alang, " ayok kita masuk dulu Arya " ucap Datuk Alang.
" Kakek , Datuk ini dia bunga anggrek merah nya , tapi kalau Arya boleh tau , untuk apa anggrek merah ini kakek...?" tanya Arya dan meyerahkan anggrek merah pada kakek nya .
" Iya kakek , seperti yang kakek suruh " sahut arya.
" Apa naga itu melihatmu mengambil bunga milik nya ....?" tanya Datuk maringgih lagi pada Arya,
"tidak kakek dia tidak melihatnya" , jawab Arya sembari tersenyum .
__ADS_1
" Arya apa kau mengenal wanita ini...?" tanya Datuk maringgih dengan menunjuk Tiara , " mang kenapa kau memberi begitu bayak pertanyaan pada Arya " tanya Datuk Alang yang heran dengan sikap Datuk maringgih setelah melihat Arya datang dengan membawa bunga anggrek merah.
Tiara dan pia yang melihat sikap Datuk maringgih merasa aneh karena Datuk maringgih tidak pernah bersikap seperti ini pada Arya .
Setelah lama memperhatikan Tiara Arya mengatakan kalau dia tidak pernah bertemu dengan Tiara, " kakek aku tidak mengenal wanita ini " sahut Arya , mendegar sahutan Arya Datuk Alang , Tiara dan pia terkejut karena Arya tidak mengenal Tiara .
Tapi tidak dengan Datuk maringgih dia malah terseyum dan berkata , " ayok kita keluar dulu arya dan kalain juga ikut dengan ku " ucap Datuk maringgih sembari berjalan keluar dan di ikuti yang lainnya dari belakang .
Setelah cukup jauh berjalan kehutan , tiba-tiba Datuk maringgih berhenti di sebuah pohon yang sangat besar mirip pohon beringin tapi buah nya seperti buah pala. " Arya coba kau panjat pohon itu dan ambil kan buah ya untuk ku.
Tampa bertanya Arya langsung berlari dan memanjat pohon tersebut , di sisi lain Tiara ,pia dan Datuk Alang hanya bisa terdiam Tampa bertanya , walau dalam hati mereka berjuta pertayaan .
Di saat Arya mengambil buah dari pohon itu tiba-tiba tubuhnya merasa terbakar dan Arya jatuh dari pohon itu sambil berteriak-teriak kepanasan.
Tiara yang melihat Arya kesakitan ingin menolong nya tapi Datuk maringgih memegang tangan Tiara sembari berkata, " di mana cucuku kau buat ..? kalau kau ingin selamat katakan di mana cucuku!" tanya Datuk maringgih pada Arya yang sedang kesakitan.
" Datuk itu itu cucu Datuk kenapa Datuk tanya lagi kang Arya, lebih baik kita bantu kang Arya Datuk " ucap pia yang merasa hawatir melihat kondisi arya.
__ADS_1
"Dia bukan cucuku" sahut dayung maringgih dengan penuh amarah , " maksud Datuk , dia bukan Arya ...? tanya Tiara yang kaget mendengar perkataan Datuk maringgih.
" Nya dia bukan cucuku , tapi dia adalah naga penghuni gua bunga anggrek merah" ucap Datuk maringgih .