Kekasih Manusia Harimau

Kekasih Manusia Harimau
istana raja kegelapan


__ADS_3

Perjalanan pun di mulai, mereka berempat terus berlari dan melompat dalam wujud harimau putih. Kini arya, tiara,Datuk maringih dan Datuk alang sudah berada di tapi hutan kegelapan.


Mereka memutuskan untuk berjalan dengan bentuk manusia.


" Kakek, sekarang kita harus berjalan kearah mana?" Tanya tiara yang bingung melihat ada dua jalan.


" Kita akan ikut jalur sebelah Kiri," ucap Datuk alang sembari memimpin perjalanan, jam demi jam telah berlalu,mereka berempat kini memutuskan untuk istirahat sembari melaksanakan sholat jhuhur.


Kini mereka telah selesai sholat dan makan, Datuk maringih mengusulkan untuk terus melanjutkan perjalanan, karena mereka sendiri pun tidak tau berapa lama waktu untuk menemukan tempat raja kegelapan.


Tak terasa, kini langit sudah mulai menghitam, malam sudah datang meyambut mereka berempat. Di dalam hutan itu, mereka memutuskan untuk bermalam, dan melanjutkan perjalanan mereka besok pagi.

__ADS_1


Arya yang bertugas mengumpulkan kayu Bakar, dan tiara, Datuk alang dan Datuk maringih mereka bertiga membuat tempat istirahat, serta mensiapkan makan malam.


Setelah selesai makan dan sholat Isha, mereka memutuskan untuk tidur. Kini adalah giliran arya yang berjaga. Tiara yang begitu gelisah tidak dapat memejamkan matanya dan akhirnya dia memutuskan untuk berjaga bersama suaminya.


" Kang, apa pia benar-benar menghilang, atau dia kembali kejakarta. Aku masih merasa bersalah akan kepergianya, aku takut jika dia teryata di culik." Setelah mengatakan hal itu tiara kembali menangis dengan menutup mulut nya, karena dia takut jika suara tangis nya akan membangunkan kedua kakek nya.


"Dek, kamu tau. Pia itu perempuan tangguh, walau dia bukan seperti kita, tapi ilmu bela dirinya sangat lah dalam. Jadi aku yakin, dimanapun dia sekarang, dia pasti bisa jaga diri." Jelas arya pada tiara, dia berusaha meyakinkan istrinya agar tidak terlalu hawatir, dalam tangis nya tiara tertidur,di pundak arya.


Jam yang ada di tangan arya sudah menunjukkan jam dua pagi, Datuk alang dan Datuk maringih, meyuruh arya tidur. Dan mereka akan berjaga, tak butuh waktu lama, arya yang sudah sangat ngantuk tertidur begitu pulas.


" Sembunyi" teriak Datuk maringih.

__ADS_1


" Ada apa kakek?" Tanya arya setelah mereka sembunyi di balik pohon besar.


" Dengar arya, itu adalah anak buah raja kegelapan, kita akan mengikuti mereka. Jadi kita harus tunggu di sini dulu sebelum mereka pergi" jelas Datuk maringih secara berbisik.


Mereka bertiga hanya menganguk secara bersamaan, setelah cukup berapa lama, Datuk maringih menggerak kan jarinya sebagai tanda isharat untuk berjalan di belakang ya.


Tebakan Datuk maringih teryata benar, anak buah raja kegelapan teryata menuju tempat persembunyian raja nya.


Kini mereka tengah berada di depan gerbang istana kerajaan kegelapan, bukan tanpa alasan dia dijuluki raja kegelapan, karena dimanapun dia tinggal hanya gelapan yang terlihat.


Begitu sangat yata terlihat perbedaan tempat mereka dan istana raja kegelapan. Di tempat arya,tiara, Datuk alang dan Datuk maringih masih terlihat Cahaya mata hari walau keadaan nya seperti pagi hari terlihat, sedangkan di tempat istana raja kegelapan bagaikan malam tanpa ada siang hari.

__ADS_1


Mereka berempat saling menatap, dan menganguk sebagai isharat mereka siap untuk masuk kedalam walau mereka tidak tau apakah mereka bisa pulang dari tempat terkutuk itu.


Bersambung.......


__ADS_2