
Tiara tersontak melihat pemuda yang di depan ya "kamu .." sembari bangun dari duduk ya, lalu menatap pemuda itu yang tengah berdiri di ruang tamu , mendegar ucapan tiara itu ,seolah dia kenal dengan sosok pemuda yang berdiri di hadapan ya, pia pun langsung bertaya pada Tiara " kamu kenal dengan laki-laki ini ?" tanya pia pada Tiara sembari menatap Tiara , " tidak aku tidak mengenal ya , cuman tadi dia mirip, seseorang yang aku kenal " jawab Tiara yang terbantah - bantah seolah menutupi sesuatu dari sahabat ya . " Maaf aku membuat kalian hawatir dengan sikap ku ," ucap Tiara sembari menunduk kan kepalaya karna malu , " tidak apa-apa ucap pemuda itu sembari berjalan menghampiri kakek ya , yang tengah menyalakan rokok di tangan ya.
"Kakek siapa mereka ?" tanya Arya pada kakek ya
__ADS_1
" Kakek lupa perkenalkan kan cucu kakek sama kalian berdua, ini cucu kakek semata wayang nama ya Arya " ucap Datuk maringgih ,sembari memperkenal kan Arya pada kedua perempuan itu.
" Hai saya pia " sembari meyodor kan tangan ya pada arya, Arya haya meyatukan tangannya dan tidak meraih tangan pia sembari berkata" saya Arya bak , maaf bak bukan muhrim ", mendengar perkataan Arya pia haya menarik tangan ya dan menunduk malu , Datuk yang melihat tingkah Arya haya terseyum sembari melihat Tiara yang termenung dari tadi entah apa yang sedang ada dalam pikirannya, sehingga Datuk memanggil ya berkali - kali, baru dia menjawab panggilan Datuk. " Tiara ,..Tiara " panggil Datuk tapi tak ada jawaban , " Tiara ..kamu tu panggil Datuk" ucap pia sembari memukul punggung Tiara secara perlahan, " ya Datuk ada apa? " tanya Tiara yang baru sadar dari lamunannya.
__ADS_1
" Kamu kenapa kok melamun ?" tanya Datuk pada Tiara , " gak kenapa -kenapa Datuk " jawab Tiara yang menunduk kan kepalaya karna masih kepikiran soal Arya yang mirif banget sama laki - laki yang ada dalam mimpinya.
" Tiara , pia , kalian tidak sholat Maghrib ?" tanya Datuk yg masih berdiri menunggu jawaban mereka berdua , " tidak Datuk kami lagi belum bisa " jawab Tiara sembari menunduk karna takut ketahuan sama Datuk kalo dia sedang berbohong .
__ADS_1
" Ya sudah Datuk dan Arya berangkat dulu kalo kalian letih di sebelah kiri itu kamar kalian , assalamualaikum " ucap Datuk sembari melangkah keluar menuju surau yang hanya beberapa menit dari rumah Datuk . "Pia aku tadi tu kaget banget tau gak saat Datuk yuruh kita sholat , aku malu banget kalo mereka sampai tau kalo aku gak pernah sholat " ucap Tiara sembari menatap teman ya pia yang seyum - senyum sendiri entah apa sebab ya .
" Pia kamu kenapa dari tadi aku perhatiin kamu diam saja dan kenapa senyum - senyum sendiri kamu kesambet ya ,?" tanya Tiara yang heran dengan tingkah temanya dari tadi , " Tiara jujur ya saat pertama Arya menolong aku tadi ,aku tu langsung terpikat sama laki - laki tampan itu " ucap pia tanpa berbelit-belit lagi , " apa... kamu suka sama Arya cucunya Datuk ?" ,Tiara yang mendegar perkataan pia langsung kaget dengan apa yg di ucap kan teman ya .
__ADS_1