Keluarga Pak CEO

Keluarga Pak CEO
episode 1


__ADS_3

Nama gue siska, gue memiliki anak bernama ian. Gue seorang CEO Perusahaan Busana pakaian bernama versan. Setelah 6 tahun gue tinggal di korea gue kembali lagi ke indonesia untuk balas dendam pada ibu tiri, adik tiri dan mantan tunangan gue. Mereka sengaja menjebak gue di hotel dan akhirnya mengandung ian, setelah ayah gue tau gue hamil gue di usir dari rumah dan yah... gue pergi ke rumah sahabat gue.


Sebelum gue pergi gue dengar apa yg ibu tiri adik tiri dan mantan tunangan gue rencanakan untuk menjebak gue dan mengambil perusahaan ayah gue. Awalnya gue bilang ke ayah gue kalo gue di jebak tapi dia gak percaya dan malah tambah marah nampar gue pakai ikat pinggangan. Dan sejak saat itu gue pergi dan bersumpah akan balik lagi dan membalas dendam pada mereka.


...****************...


Flashback


Gue siska gue berumur 21 tahun. Gue baru aja bertunangan dengan pacar gue setelah pacaran 3 tahun dangan nya. Tunangan gue bernama brayen. umur kami beda 2 tahun dan saat ini brayen bekerja menjadi manager di perusahaan ayah gue.


Hari ini gue pergi sama adik tiri gue, untuk merayakan pertunangan gue. adik tiri gue bernama shia dia berumur 20 tahun. Ayah gue membawa dia dan ibunya saat gue kelas 2 SMA


Saat gue baru kelas 2 SMA ayah gue memperkenalkan Lisa (ibu tiri) dan Shia (adik tiri) sebagai ibu dan adik gue. Awalnya mereka baik sama gue tetapi setelah 3 tahun ibu tiri gue datang, dia berubah dia sering mukul marahin dan mengurangi uang jajan gue. Yah awalnya gue diam tapi lama lama dia malah ngelunjak dan akhirnya dia ngadu ke ayah gue.


Gue di marahin dan di pukul sama ibu tiri gue saat ayah gue pergi ke luar kota untuk bisnis. Setelah itu gue diam aja dan ibu tiri dan adik tiri gue makin ngelunjak nyuruh gue untuk bersihin semua rumah saat ayah gue pergi. Tapi setelah satu tahun belakangan mereka baik lagi ke gue dan gue juga baik ke mereka. Dan sekarang gue dan adik tiri gue jadi teman.


Tetapi siapa yanga nyangka setelah gue pergi sama adik gue ke bar gue mabuk dan keesokan paginya gue bangun di kamar hotel dengan keadaan berantakan. Baju gue berserakan di mana mana. Gue panik dan langsung siap siap untuk pergi. sialnya saat gue mau keluar ayah, ibu, adik dan tunagan gue datang dan ngelihat gue.


Gue bilang sama ayah gue, kalo gue dijebak tapi ayah gue gak percaya begitu juga tunangan gue. Mereka marah dan tunangan gue mutusin tunangannya dangan gue. Gue nangis dan gue bilang gue gak ada ngapa ngapain tapi gak ada yang percaya. "Ayah, brayen gue beneran gak ngapa ngapain, gue kemarin pergi sama shia ke bar dan setelah itu gue gak ingat apa apa tapi gue yakin gue gak ngapa ngapain.


Saat gue nagis sambil jongkok shia tiba tiba berbicara." Ayah lihat ada tanda merah di leher kakak ". Ayah gue ngelihatain setelah itu dia nampar gue. Gue bingung karena tiba tiba di tampar.


Setelah itu gue lihat kaca dan benar kata shia ada tanda di leher gue. Gue shock dan gue diam sesaat setelah itu gue nangis. Suasana hening sesat. Setelah itu tunangan gue brayen tiba tiba bicara.


" Siska gue gak sangka ternyata lo ngehianati gue dan pergi ke hotel sama cowok lain. Gue kira lo cewek baik baik tapi ternyata gue salah. Gue mau putusin tunangan dengan lo."


Setelah brayen ngomong seperti itu. Ayah gue minta maaf sama brayen dan mereka semua pergi ninggalin gue sendirian di kamar hotel itu yang sedang nangis. Setelah puas nangis gue pulang dan rumah sepi gak a siapa siapa di sana. Gue langsung masuk kamar dan gue berpikir siapa yang bawa gue ke hotel.


Setelah lama berpikir dan ngumpulin semua ingatan yang terjadi malam itu. Gue mendapat kesimpulan bahwa shia yang telah menaruh sesuatu di minuman gue dan membawa gue ke hotel dan kamar itu. Gue ingat apa yg terjadi di malam itu.

__ADS_1


...****************...


Malam itu


"Kak... biar shia tuanggin minuman kakak ya"


" Iya. terimakasih shia"


"Tak masalah kak"


Beberapa saat kemudian.


...----------------...


"Shia kakak mau minum lagi" Ucap gue yang sedang jalan sempoyongan.


"Kak lo sudah mabuk" Kata Shia.


"Kak tunggu di sini sebentar" Kata Shia sambil menelpon seseorang.


"Hhmm" Kata gue yang lanjut minum.


"Mah kak siska sudah mabuk berat. Akan aku bawa dia ke hotel itu" Kata Shia sambil melirik siska yang sedang minum.


"Ya bawa siska ke hotel itu. Semua telah mama siapin dan gak ada keslahan" Kata orang yang di telpon.


"Ya ma, aku juga telah menaruh obat perangsang dalam minumannya" Kata shia tersenyum licik.


"Bagus nak setelah ini semua rencana kita akan berhasil dan saat dia di usir sama ayah kamu akan jadi satu satu nya pewaris." Kata orang yang di telpon sangat gembira.

__ADS_1


"Ya ma" sahut shia dengan senang.


"shiaaaaa" Teriak gue.


"Ya sebentar kak" Kata Shia memandangi gue.


"Sudah dulu ma, aku mau bawa kakak ke tempat itu dulu" Kata Shia menutup telpon.


"Shia kita mau pergi ke mana" Kata gue.


" Gue akan antar kakak ke suatu tempat.


...----------------...


"Akhirnya gue bisa bawa ni orang ke kamar juga" Kata Shia membaringkan gue ke tempat tidur.


"Selamat bersenang senang kak" Ucap shia meninggalkan kamar.


"uuumh" Gue menguap bangun.


"Di mana gue dan mana shia" Ucap gue melihat sekitar.


"Hotel??" Di pikiran gue.


" Kenapa shia membawa gue ke hotel dan dimana dia?" Ucap gue dalam hati.


......................


Apa yang terjadi dengan siska.

__ADS_1


Jangan lupa vote ya 🤗


__ADS_2