Keluarga Pak CEO

Keluarga Pak CEO
episode 21


__ADS_3

ian dan lian mereka menelpon sampai jam makan malam.


saat makan malam di rumah sebastian.


" kapan kamu akan membawakan mama menantu sebastian " ucap wanita yang berumur sekitar 50 tahunan itu yang tak lain adalah mamanya sebastian.


"maa. sebastian udah pernah bahas masalah inikan. sebastian memiliki seseorang yang sebastian cintai " balas sebastian.


" tapi kapan kamu akan membawanya pada mama " ucap mama sebastian.


" kamu tau mama telah sakit sakitan dan tidak tau kapan akan di panggil tuhan " ucap mama sebastian lagu dengan wajah sedih.


" secepatnya akan sebastian bawa dia menemui mama " balas sebastian yang kini memegang tangan mamanya dengan lembut.


setelah makan malam sebastian kembali ke ruang kerjanya. kali ini sebastian merencanakan bagaimana membawa siska dan anakanya ian ke rumah dia.


keesokan paginya


mamanya sebastian akan pergi ke rumah sakit sejahtera untuk menjenguk temanya yang lagi dirawat di sana.


mamanya sebastian bernama jasmine umurnya sekitar 50an tetapi wajahnya masih awet muda. jasmine menderita sakit jantung dan sekarang jika jasmine ingin keluar rumah sedikit lama, ia akan menggunakan kurdi rodo. jasmine pergi ke rumah sakit hanya bersama supirnya.


pada saat tante jasmine keluar dari ruangan temanya itu. tante jasmine bertemu denagan gue yang tak sengaja jatuh saat ingin berjalan jalan ke taman rumah sakit karena gue sangat bosan di kamar.


" brukk "


" astaga kamu baik baik saja nak " ucap tante jasmine mendorong kursi rodanya sendiri ke arah gue.


" saya baik baik saja kok tante. tadi saya hanya sedikit pusing " balas gue. setelah itu gue bangun dari posisi jatuh tadi.


saat gue menatap tante jasmine gue tersentak karena gue merasa mamanya sebastian sangat mirip dengan mama gue. bukan wajahnya yang mirip tapi jiwanya apalagi saat tante jasmine melihat gue denagn wajah khawatir.


tanpa sadar air mata gue jatuh.


" kenapa kamu menangis nak? apakah ada yang sakit nak? " ucap jasmine denagan wajah khawatirnya


" saya baik baik saja tante. saya hanya mengingat almarhumah mama saya " balas gue mengusap air mata gue tadi.

__ADS_1


" saya kira ada apa apa " ucap lega tante jasmine.


gue dan tante jasmine berada di taman rumah sakit saat ini. gue menemani tante jasmine karena mengunggu anaknya menjemputnya.


" apakah kamu sudah menikah " ucap tante jasmine tiba tiba.


" ah. itu.... saya mempunyai anak laki laki. tanpa suami " ucap gue terbata bata.


" ah... kalo boleh tau berapa umur anak kamu sekarang " ucap tante jasmine.


" 5 tahun tante " balas gue.


" siska yang semangat ya. siska pasti bisa merawat dan menjaga anak kamu sampai dia dewasa nanti" ucap tante jasmine menentang tangan gue. tak lama kemudian anak tante jasmine datang. tapi gue merasa familiar dengan suara anak tante jasmine itu.


" mama " ucap sebastian.


" ah... itu anak tante " ucap tante jasmine. gue yang merasa familiar dengan suara itu membalikkan badan gue.


" sebastian?? " batin gue.


" kenapa mama disini " ucap sebastian yang merasa lega melihat mamanya.


" siska?? " batin sebastian.


" siska makasih telah menjaga mama gue " ucap sebastian.


" gak masalah kok. gue juga senang bisa bertemu mama lo " balas gue.


" kalian saling kenal?? " tanya mama sebastian.


" iya kami rekan bisnis tante " ucap gue.


" ya begitulah ma " ucap sebastian dengan wajah sedikit kecewa saat gue bilang begitu.


setelah itu tante jasmine dan sebastian pamit pulang dan gue kembali ke kamar gue.


" beruntung hangat ya sebastian mempunyai mama yang baik dan perhatian seperti tante jasmine " batin gue yang lagi duduk di tempat tidur rumah sakit.

__ADS_1


setelah beberapa hari gue di rawat inap di ruang sakit akhirnya gue bisa pulang. gue dijemput oleh lina roy lion dan ian. entah kenapa perasaan gue lina dan lion sekarang ini manjadi sangat dekat. ya gue doain aja yang terbaik untuk mereka.


saat gue pulang kerumah gue langsung ke ruang kerja. karena banyak pekerjaan yang menumpuk saat gue di ruang sakit.


setelah itu gue menjalani hari hari biasa gue. paginya gue pergi ke kantor mengantar ian ke sekolah sorenya menjemput ian dari sekolahnya. dan mengenai video shia. kini video shia menjadi pencarian no satu di media sosial banyak orang yang tidak suka dengan shia memanfaatkan situasi ini. dan tak kalah juga banyak yang mendukung shia. ya gue gak terkejut soh banyak yang mendukung shia karena dia aktris top di indonesia. sekrang shia dan agensinya lagi sibuk untuk membersihkan nama shia.


suatu hari saat gue ingin menjempiut ian dari sekolah gue berpapasan dengan sebastian. ya hubungan kami tak secanggung dulu karena sebastian juga pernah menyelamatkan hidup gue.


" siska bisakah lo ikut gue sebentar " tanya sebastian.


"kita mau kemana " tanya gue.


" gue ingin membicarakan sesuatu denagn lo " jawab sebastian. kami pergi ke cafe yang tak jauh dari sekolah ian.


gue dan sebastian duduk di cafe itu dan kami memesan minuman.


" jadi lo ingin bicara apa " tanya gue.


" lo mau gak nikah sama gue " tanya blak blakan sebastian.


" APAAAA!! " teriak gue karena terkejut. gue dilihatin dengan pengunjung lainya. gue segera membungkuk minta maaf. dan setelah itu gue menarik napas dalam dalam agar merasa lebih tenang.


" maksud lo apa sebastian " ucap gue setelah merasa tenang.


" kemaren setelah pulang dari rumah sakit penyakit jantung mama gue kambuh lagi. dan dia meminta gue untuk membawakan dia menatu " ucap sebastain dengan wajah sedih.


" kenapa lo gak membawa kekasih lo aja untuk ketemu sama mama lo "ucap gue mencoba mencerna apa yang dimaksud sebastian.


" gue gak punya kekasih. dan gue juga gak ingin ribet saat melepaskan mereka nantinya " ucap sebastian denagn wajah sedihnya lagi. jujur ini pertama kalinya gue melihat wajah sedih sebastian karena selama ini dia hanya menunjukan wajah datarnya.


gue juga gak tega dengan sebastian jadi gue menyetujuinya.


" baiklah. tapi lo buat kontraknya dan kalo gue merasa ada yang salah atau kurang lo harus menyetujui nya " ucap gue tanpa saemdar memegang tangan sebastian.


" baiklah. tapi lo gak boleh memberi tahu siapa siapa tentang kontrak pernikahan kita termasuk orang terdekat lo. biar mereka tahu bahwa lo nikah' sama gue itu aja " ucap sebastian membalas pengagan tangan gue. gue yang menyadari pandangan tangan itu mulai salah tingkah dan wajah gue memerah.


" ah....ummm....itu tak masalah buat gue " balas gue melepas pegangan sebastian.

__ADS_1


" oke siska. sekarang lo boleh menjadi istri kontrak gue. tetapi selama lo dekat sama gue gue akan membuat lo jatuh cinta beneran sama gue " batin sebastian.


jangan lupa vote like dan komen ya 🤗


__ADS_2