
didalam biang lala.
" waaahhh pemandannya indah ya " ucap ian.
" iya " balas lian.
lian dan ian duduk bersebelahan sedangkan gue dan sebastian duduk bersebelahan. tapi tiba tiba biang lalanya berhenti di atas.
" aaawww " ucap gue yang bergeser ke sisi sebastian.
" kamu gak papa siska " tanya sebastian.
" hah.. iya gue gak papa" balas gue.
" aduhhh... tenaglah jantung gue. kenapa jantung gue berdetak kencang banget..." batin gue.
" lihat mama mukanya merah banget " bisik ian dengan lian.
" iya. muka papa juga merah " balas bisik lian.
gak lama setelah itu biang lalanya bergerak lagi.
...----------------...
setelah turun dari biang lala.
" ma aku dan lian pergi ke toilet ya " ucap lian.
" iya ian nanti mama tunggu di cafe itu " ucap mama menunjuk suatu cafe.
" oke ma " balas lian. setelah itu lian dan ian pergi ke toilet bersama.
" ayo kita tunggu anak anak di sana sebastian " ucap gue mengajak sebastian.
" iya " balas sebastian.
...----------------...
di cafe.
" lo mau pesan apa sebastian " tanya gue.
__ADS_1
" gue pesan amerikano aja " balas sebastian.
" oke gue pesan dulu ya " ucap gue.
setelah pesanannya datang sebastian memulai pembicaraan.
" lo mau gak ke rumah gue dulu untuk kenalan sama ayah dan adik gue " tanya sebastian.
" gimana ya..."
" kita kan mau menikah walau palsu setidaknya lo udah kenal sama ayah dan adik gue " ucap sebastian.
" kalo gitu setelah anak anak datang kita langsung ke rumah lo aja " balas gue.
gak lama anak anak datang.
" Ian Kita mau kerumah paman Sebastian " ucap gue ke ian (sebenarnya lian).
setelah itu kami pergi ke rumah sebastian.
...----------------...
" ayo kita masuk " ajak sebastian.
saat kami memasuki rumah ada pelayan yang menyamperin kami.
"tuan dan tuan muda sudah pulang. nyonya besar dan tuan besar sudah menunggu di ruang keluarga"
" mereka siapa tuan?? " tanya pelayan itu.
" mereka calon istri dan anakku "ucap sebastian.
setelah itu sebastian meninggalkan pelayan itu dan kami berjalan ke ruang keluarga.
" kalian udah pulang. lian sini sama nenek " ucap jasmine.
" mereka siapa sebastian " tanya ayah sebastian ( tion )
" ma, pa ini siska calon istri ku " ucap sebastian.
" kamu mau menikah dengan siska?? " tanya jasmine.
__ADS_1
"iya ma " balas sebastian.
" siska mau nikah sama sebastian??" tanya jasmine.
" iya tante " jawab gue.
" sini sama nenek " ucap jasmine sama ian ( lian ).
" ian ayo ke tempat nenek " ucap gue.
" gue harus pura pura akting baru pertama kali lihat nenek " batin lian.
" kenapa ian pakai masker?? " tanya jasmine.
" uhukk.... ian baru....uhukk...sembuh....nek " jawab lian dengan suara serak.
" udah minum obat kan ian?? " tanya jasmine lagi.
" uhukk...udah.... nek " balas lian.
"kalo lian kenapa pakai masker juga " tanya jasmine ke ian.
" uhukkk.... tenggorokan.... lian juga.... sakit nek" jawab ian pura pura sakit tenggorokan.
" sebastian ikut ayah sebentar " ucap tion berjalan keluar dari ruang keluarga.
...----------------...
" ada apa ayah?? " tanya sebastian.
" ayah ingin memberi tahu kamu kalo cewek yang kamu bawa itu adalah ibu kandung lian " ucap tion.
" bagaimana ayah bisa memisahkan lian dan ibu kandungnya ayah " tanya sebastian.
" ayah juga terpaksa melakukan itu " balas tion.
" ayah akan menceritakan semuanya, tapi ayah mohon jangan memberi tahu mama kau. setidaknya jangan sekarang, karena setelah dia tau semunya bisa aja penyakit jantungnya kumat lagi " ucap tion mencoba membujuk sebastian.
" sebastian janji untuk merahasiakan ini sekarang. tapi suatu saat nanti mama juga pasti akan mengetahui sebenarnya " balas sebastian
jangan lupa like komen dan vote ya 😊
__ADS_1