Keluarga Pak CEO

Keluarga Pak CEO
episode 23


__ADS_3

ian langsung memeluk neneknya.


" bagaiman keadaan di sekolah tadi lian?? " tanya nenek jasmine.


" tadi saat di sekolah lian.... " ian menceritakan semua yang dia lakukan di sekolah tadi. ian menceritakan semuanya sama seperti saat ia bercerita pas mamanya.


awalnha jasmine sedikit bingung karena tidak biasanya lian menceritakan keadaanya di sekolah. tapi setelah itu dia cukup lega karena lian sekarang banyak berbicara tentang sekolahnya.


setelah ian bercerita ia nene jasmine. ian kembali ke kamar lian bersama pelayan karam ian baru pertama kali datangvke rumah lian. ian beralasan meminta pelayan mengisi air panas untuk ia mandi. ian menyuruh pelayan itu jalan duluan ke kamarnya dan ian mengikuti du belakang.


setelah ian mandi ian turun ke lantai 1 yaitu ke ruang keluarga. ian duduk bersama kakek dan neneknya. saat pukul 6 sore ayah lian pulang. ian sangat pemasar dengan ayah lian. jadi saat pelayan mengatakan ayah lian telah pulang ian langsung berlari ke arah pintu masuk. ian sangat terkejut melihat sosok tak asing yang memasuki rumah itu. 6a sosok itu tak lain adalah sebastian. tanpa sengaja ian berhadapan langsung dengan sebastian. sebastian yang menyadari perbedaan tatapan lian langsung menghampiri ian. ian yang berusaha kabur tiba tiba di gendong oleh sebastian. sebastian langsung menggendong ian ke ruang kerja.


" kamu ian kan?? " tanya terus terang sebastian.


" ah....bu...bukan pa ini lian " balas gugup ian. ian sangat gugup.


" jangan bohong kamu ian kan?? " tanya sebastian lagivsambil mencubit pipi ian.


" lepacac " ucap ian yang pipinya do cubit.


" gak usah berbohong. papa tau kalo ini ian. karena mata gigi dan sifat kalian itu berbeda " ucap sebastian.


" yahhh. penyamaran ian terbongkar " balas ian dengan wajah kecewa.


" jadi lian sekarang sama siska?? " tanya sebastian.


" iya. lian sekarang sama mama. tapi paman jangan bilang sama mama ya tentang ini " balas ian.


" jangan panggil paman. tapi panggil papa. karan papa adalah papa kandung lian dan ian " ucap sebastian sambil menfelut rambut ian.


" tapi kami belum menjalankan tes DNA.....uuppss " ucap ian langsung menutup mulut nya.


" papa tau kamu dan lian akan melakukan tes DNA. tapi papa telah duluan melakuan. tes DNA. saat mama kamu masuk rumah sakit dulu " balas sebastian menahan tertawa.


" ian dan mama ian akan segera pindah ke rumah ini " ucap sebastian.


" papa dan mama mau kembali bersama lagi?? " tanya ian dengan wajah berpikir.


" ya begitulah. ian setuju kan jika mama dan papa bersama?? " tanya sebastian.


" jika itu membuat mama bahagia ian akan setuju " balas ian dengan wajah serius.

__ADS_1


" ian nanti telpon lian. biang jika mama menanyakan tentang pernikahan mama. lian jawab aja setuju " ucap sebastian.


" baiklah pama...papa. ian kembali ke kamar dulu ya "balas ian.


setelah itu ian keluar ri ruang kerja sebastian.


di sisi lian.


lian yang telah kembali kerumah bersama gue. kini lian lagi tidur di kamar nya karena lian masih sedikit demam. karan lian demam gue memutuskan untuk membuat bubur untuk makan malam. lian makan di kamar karena masih lemas dan gue juga yang menyuruh lian di kamar aja.


setelah makan malam gue mengompres lian.


" ian cepat sembuh ya nak " batin gue.


gue terus mengusap ngusap rambut ian sampai dia tertidur. gue semalaman terus berada di kamar lian. lian yang dari bayi tidak pernah merasakan kehangatan seorang ibu. sekarang lian merasakan di rawat mamanya saat sakit di masakin bubur dan di jaga seharian penuh oleh seseorang ibu.


" gue ingin mama kembali bersama papa " batin lian.


...----------------...


keesokan paginya.


demam lian sudah lumayan reda. gue yanga merasa lian masih memerlukan istirahat memutuskan untuk tidak mengizinkan lian datang ke sekolah dulu sampai demamnya hilang. setelah sarapan lian melanjutkan tidurnya dan gue bekerja di rumah karena harus merawat lia.


ian lagi makan bersama nenek kakek dan sebastian. selesai makan sebastian mengantar ian ke sekolah.


" lian. ayo kita berangkat "ucap sebastian.


" iya pa " balas ian.


sesampainya ian di kelas ian mencari lian karena semalam lian tidak mengangkat telpon dari ian.


setelah melihat lian tidak ada di kelas ian mencari lian ke kantin dan taman tempat biasa dia dan lian berada. tetapi ian masih tidak menemukan lian. tak berapa lama bel masuk kelas berbunyi.


" lian kemana ya padahal bel masuk telah berbunyi " batin ian.


saat guru masuk kelas guru memberitahukan bahwa lian izin tidak masuk sekolah karean sakit.


" anak anak teman kalian ian tidak masuk ke kelas karena sakit. doakan ian cepat sembuh ya " ucap guru.


" lian sakit ya. semoga cepat sembuh ya lian " batin ian.

__ADS_1


ian seharian du sekolah sangat murung karean lian tidak masuk. ian merasa sangat bosan karena lian tidak masuk dan ian makan siang sendirian katakan tidak ada lian. ( sebenarnya ada beberapa teman kelas ian yang mengajaknya makan siang bersama tapi ian menolak ).


" sangat membosankan karena lian tidak masuk " batin tidak semangat ian.


selesai makan siang ian masuk kembali ke kelas dan bel selesai istirahat berbunyi. ian kembali belajar tapi tidak ada semangat sama sekali.


...----------------...


sorenya ian pulang di jemput sebastian karena sebastian pulang cepat hari ini.


sebastian yang melihat wajah tak bersemangat ian bertanya.


" ada apa? kenapa ian tak bersemangat hari ini " ucap sebastian yang menyetir mobil.


" ian baik baik saja. ian tidak bersemangat karena lian izin masuk sekolah hari ini " balas ian.


" mungkin lian kecapekan main bersama mama " ucap sebastian sambil mengelus rambut ian dengan sebelah tangannya.


" iya pa. semoga lian cepat sembuh " balas ian.


" iya " ucap sebastian kembali fokus pada jalan.


...----------------...


setelah sampai kerumah ian langsung berjalan ke arah kamar. karena kakek dan nenek tidak ada di rumah. saat ian ingin masuk ke kamar sebastian memanggil ian.


" ian tunggu " ucap sebastian.


" iya. ada apa pa?? " tanya ian.


" begini... apakah ian ingin mandi bersama papa " tanya ragu sebastian.


" iya tentu saja pa " jawab ian yang kembali bersemangat. keran selama ini ian selalu ingin mandi dan bermain bersama seorang ayah. ian jarang bermain bersama mamanya karena siska sibuk dengan pekerjaannya dan ian tidak ingin menambah pekerjaan mamanya hanya karena bermain bersama ian.


ian mandi bersama sebastian mereka bermain air ( ya sebenarnya ian sendiri yang bermain bebek beberkan di betap ).


" jadi ini rasanya mandi dan main bersama papa " batin ian sangat senang.


selesai mandi ian merasa sangat ngantuk dan tertidur di karam sebastian.


" papa akan membuat mama kalian tetap di sini supaya kalian bisa bersama terus lian dan ian " batin sebastian mengelus rambut ian.

__ADS_1


sebenarnya autor telah membuat cerita ini semalam tapi autor ketiduran dan lupa mengupload nya😳.


jangan lupa vote like dan komen ya 🤗


__ADS_2