Keluarga Pak CEO

Keluarga Pak CEO
episode 24


__ADS_3

keesokan paginya


ian terbangun di kamar sebastian. saat ian membuka matanya ian masih melihat sebastian tertidur disebelah ian.


" pa bangun " ucap ian sedikit mengguncang tubuh sebastian.


" hmm~ " balas sebastian yang perlahan membuka matanya.


" pa. hari inikan akhir pekan, kita pergi ke taman hiburan ya " ucap ian.


" baiklah " ucap sebastian.


" horeeeee" terima kasih papa.


setelah itu ian kembali ke kamarnya dan mandi. setelah mandi ian sarapan bersama kakek nenek dan sebastian.


sisi siska.


lian sudah sembuh. sekarang gue dan lian lagi sarapan.


"apakah ian benar benar sudah sembuh?? apa perlu mama masakin bubur lagi?? " tanya gue.


" ian udah baik baik saja ma " balas lian.


setelah sarapan lian mengajak gue pergi ke taman hiburan ya.


" umm. ma inikan akhir pekan. bagaimana kalo kita pergi ke taman hiburan? " tanya lian.


" tapi ian baru sembuh. bagaimana kalo nanti sakit lagi? " balas gue.


" ian baik baik saja. ini akhir pekan. ayolah ma " ucap lian dengan mata sedih. gue gak tahan melihat mata sedih ian dan gue sadar selama ini gue jarang menghabiskan waktu bersama.


" baiklah baiklah. mama kalah. kita akan pergi ke taman hiburan "ucap gue sambil tersenyum.


" horeee. terima kasih mama " ucap lian gembira mencium pipi gue.


" ternyata cara memelas ian sangat ampuh " batin lian.


setelah itu gue dan lian bersiap siap. tak lama kemudian gue pergi bersama lian ke taman hiburan ya.


...----------------...


gue sampai di taman hiburan. lian langsung turun dari mobil. setelah itu kami masuk tapi lian bilang ingin ke toilet dulu dan gue nunggu di bangku dekat toilet cowok.


di dalam toilet.


" ah lega. untung toiletnya gak jauh dari parkir mobil " ucap lian sambil mencuci tangannya di wastafel. lian melihat pantulan dirinya ada dua di cermin. lian langsung kembalikan badanya.


" IAN!!!. kenapa lo ada disini??" tanya lian.


" lian. gue lagi main sama papa disini "balas ian.


" lo udah sehat " tanya ian.


" ya gue udah sehat " balas lian.

__ADS_1


" kalo lo disini berarti mama juga disini " ucap ian.


" waah kesempatan bagus nih "ucap ian. lian yang mendengar hanya bingung.


" oh iya. lian aa yang mau gue omongin sama lo " ucap ian.


ian dan lian keluar dari toilet dan duduk di bangku taman dekat toilet. setelah itu ian langsung menceritakan situasi sekarang, dari kebenaran papanya udah tau kalo ian anaknya sampai pernikahan papa dan mama mereka.


" jadi nanti saat mama memberi tahu lo kalo dia akan menikah lagi lo pura pura terkejut tetapi lo harus menyetujui nya " ucap lian.


" kalo itu gue pasti setuju " balas lian. setelah itu ian menelpon sebastian untuk merencanakan bagaimana pertemuan mereka denan mamanya seperti pertemuan yang tidak sengaja.


" jadi gimana rancananya ian?? " ucap sebastian yang kini ikut duduk bersama lian dan ian.


" begini pa lian " ucap ian menyuruh mereka mendekat.


" nanti lian akan pergi ke tempat mama. setelah itu lian bawa mama ke area biang lala. terus nanti kita bilang sama penjaganya bahwa biang lalanya hanya tersisa satu tempat. setelah turun kita buat mama ikut bersama kita " ucap ian.


sebastian dan lian yang mendengar rencana ian hanya menganggu setuju. karena menurut mereka rencana ian sangat bagus.


" baiklah ayo kita mulai rencananya " ucap ian yang berdiri di atas kursi. sebastian dan lian yang melihat tingkah konyol ian hanya bisa geleng geleng kepala.


lian langsung pergi ke tempat siska. saat sampai di sana ian melihat mamanya yang senyum sendiri setelah menutup telpon dari seseorang.


" mama tadi telponana sama siapa?? " tanya lian.


" ah ian. tadi paman roy telpon katanya sia akan ke indonesian minggu depan " ucap siska.


" paman roy??. oh ini paman yang selalu di ceritakan ian " batin lian.


" waah. paman akan ke indonesia " ucap lian dengan wajah gembira.


siska tersenyum melihat lian.


" sepertinya ian telah kembali seperti biasa " batin siska.


" ma ayo kita naik bianglala " ucap lian menarik tangan siska.


" ayo " balas siska.


sementara di tempat sebastian dan ian.


" halo saya ingin menyewa semua taman hiburan untuk hari ini. tapi beberapa pengunjung tetap di bolehkah masuk " ucap sebastian yang mentelepon seseorang.


setelah itu sebastian ke tempat bianglala. ia memberitahukan penjaga du sana bahwa mereka harus bilang kalo hanya ada satu tempat lagi yang bisa di naikin. dan sisanya udah penuh.


siska dan lian lagu mengantri dan di belakang mereka ian dan sebastian.


" siska lo disini "ucap sebastian.


" sebastian!!. lo ngapain disini " tanya siska.


" gue lagi menemani anak gue " balas sebastian.


" lian ini tante siska. yang kemarin papa bilang. dan siska ini lian anak gue " ucap sebastian memperkenalkan lian.

__ADS_1


" halo tante " ucap ian melambaikan tangan ke siska.


" hai lian " balas siska mengelus kepala ian.


" lian ini ian anak tante " ucap siska memperkenalkan ian.


" haii lian, lo udah sembuh?? " ucap ian.


" hai juga, gue udah sembuh kok " balas lian. siska bingung dengan percakapan lian dan ian yang terdengar akrab.


" kalian saling kenal?? " tanya siska.


" iya kami satu kelas ma " balas lian.


" ooooh. kalian udah saling kenal " ucap siska. siska maju ke arah tempat naik biang lala tapi tiba tiba petugasnya ngomong.


" maaf nona dan tuan. bianglalanya udah penuh dan hanya tersisa satu tempat lagi " ucap petugas.


" yahh. kita gak jadi naik bianglala dong pa " ucap kecewa ian.


" lain kali kita pergi lagi ya " balas sebastian menghibur ian.


siska yang melihat wajah kecewa ian dari masker merasa kasian. jadi siska mengusulkan untuk naik bersama.


" pak naik bianglala busa 4 orang kan " tanya siska ke petugas.


" bisa nona " balas petugas.


" lian bagaimana kalo kalian naik bersama tante dan ian " ucap siska menyejajarkan tingginya dan ian.


" boleh tante?? " tanya ian memastikan.


" boleh dong " balas siska mengelus kepala ian.


" terima kasih tante " ucap ian memeluk siska.


setelah itu sebastian siska lian dan ian bersama naik ke bianglala.


" terima kasih ya " ucap sebastian tersenyum ke siska.


siska yang melihat senyum hangat sebastian wajahnya langsung merah dan jantungnya berdetak kencang.


" dang. dung. dang. dung " ( suara jantung siska ). siska salting dan hampir jatuh. sebastian yang melihat siska hampir jatuh dengan sigap menangkap siska dalam peluknya. bukannya berterima kasih siska langsung mendorong sebastian dan masuk bianglala duluan. lian dan ian yang melihat mereka berdua berbisik.


" mama salting " bisik ian.


" benar. lihat wajah mama tadi seperti kepiting rebus " bisik lian.


" berarti rencana kita berhasil " bisik ian.


" ya rencana lo berhasil. kerja bagus ian " bisik lian mengelus rambut ian. ian yang menerima pujian dari lian wajahnya memerah tetapi tidak semerah wajah siska.


setelah itu mereka berempat masuk ke alam bianglala dan bianglala itu bergerak naik.


jangan lupa vote like dan komen ya 🤗💞

__ADS_1


__ADS_2