Keluarga Pak CEO

Keluarga Pak CEO
episode 27


__ADS_3

Lanjutan flashback 6 tahun lalu


Berapa hari kemudian


Setelah beberapa hari Tion datang lagi ke rumah sakit untuk membawa cucunya ke jakarta.


awalnya tion ingin membawa ke dua cucunya itu, tetapi setelah tion mendengar perbincangan siska dan suster beberapa hari yang lalu tio jadi merasa bersalah dan hanya membawa satu cucunya saja.


"nak maafin kakek ya, kakek hanya bisa membawa kakak kamu saja, kamu harus jaga mama kamu ya dan kamu harus tumbuh jadi anak yang kuat dan mandiri, kakek akan terus memantau kamu hinga kamu dewasa dan saat kamu udah dewasa nanti kakek akan mepertemukan kamu dengan kebaran kamu lagi " ucal tion pelan sambil mengelus kepala bayi itu( ian )dengan wajah sedih, karean akan berpisah dengan satu cucunya itu.


Setelah keluar dari ruangan bayi itu tion pergi ke duangan dokter dengan satu bayi di gendongganya (lian).


"dokter saya akan membawa satu anak ini dengan saya dan satu lagi dengan mamanya" ucap tion serius.


" apakah tuan telah berpikur dengan matang tentang ini semua ? " tanya dokter itu dengan ragu.


" iya sayah telah memikirkan ini sangat lama " ucap tion serius.


* baiklah tuan, jika tuan sudah yakin saya akan mengurus semua yang berkaitan dengan lian dan nona siska " jawab dokter. Setelah itu tion keluar dengan asistenya membawa lian.


Setelah semua urusan tion di seoul selesai, tion kembalin ke jakarta, tetapi tion tetap mengawasi kembaran lian(ian) dari jakarta.


...----------------...

__ADS_1


End flashback


"tetapi ayah kehilangan jejak ian setelah siska berhenti bekerja "


" jadi selama ini ayah yang merancanakan semua ini? " tanya sebastian yang masih tidak percaya kalo ayahnya sejahat itu.


"aya....."


" brakkk "


Tiba tiba terdengar suara dorongan pintun yang keras


" Ternyata ini semua rencana om tion " teriak siska, siska tidak percaya dengan apa yang di dengarnya tadi.


" kalian meruasak hidup gue, gue harus ke negara yang bahkan belum pernah gue datangi, gue harus memulai semua dari awal....hiks....hiks"


" siska dengar dulu penjelasan gue..." sebelum sebastian selesai berbicara siska langsung pegi meninggalkan sebastain.


Siska pergi menggunakan mobil


" kenapa semua ini terjadi kepadaku??"


" kenapa semuanya terjadi saat aku inggin membuka hatiku kembali untuk seseorang....hiks.....hiks...."

__ADS_1


" kenapa harus sebastian......aaaaaarrrrgggg" teriak siska sambil mengemudi di tengah hujan


Karena tidak menangis dan tidak fokus saat mengemudi siska tidak sadar bahwa dia mengemudi sampai ke arah bukit yang di sebelah kiri jalan tersebuat adalah jurang.


tiba tiba ban belakang mobil siska meledak dan karena jalan licin siska susah untuk mengendalikan stir mobil itu dan mobil siska jatuh kedalam jurang


" aaaaaaaaaaahhh" teriak siska


" braaaakkkktttt" suara ledakan mobil siska dari arah jurang


"aku...harus....selamat.......aku......harus.....balas.....denda......" lirih siska sebelum ia pingsan.


saat ia pingsan semua kenangan dia, anak-anaknya, dan kebersamaannya dengan sebastian muncul perlahan, sampai akhirnya dia menemui jalan yang bercahaya, tanpa sadar siska berjalan kearah sana, dan siska menemukan seseorang disana.


" lian, ian " panggil siska yang sedang melihat lian dan ian bermain ayunan di sebuah taman.


Saat siska ingin pergi ke tempat lian dan ian bermain ayunan siska mendengar suara seseorang wanita paruh baya memanggilnya dengan lembut, dan siska sangat mengenal suara siapa ini, dan suara ini adalah suara yang selama ini ia kangenin.


" siska, nak kemarilah, ayo pergi bersama mama " ucap lembut suara itu yang mengajak siska untuk pergi bersamanya.


Bersambung......


Sampai jumpa di episode selanjutnya semua😊

__ADS_1


__ADS_2