
" SISKA SEKARANG PERGI DARI RUMAH AYAH"bentak ayah gue.
"tapi yah..." ucap gue.
"KAMU ITU SAMA AJA DENGAN IBU JAL*NG KAMU ITU" bentak ayah gue.
sontak setelah ayah gue ngejelekin ibu gue. gue nampar ayah gue dan ibu dan adik tiri gue terkejut.saat ayah gue mau marah lagi ibu tiri gue narik ayah gue keluar kamar gue dan di ikuti pak sio dibelakang nya sambil menutup pintu kamar gue.
setelah mereka semua keluar gue nangis sejadi jadinya dan gue ngelusin perut gue dan berkata.
" maaf kan ibu ya nak. kamu jadi harus ikut sedih karma ibu nangis" gue senyum sambil ngelus perut gue.
setelah itu gue beresin pakaian gue ke koper dan gue bawa paspor dan visa karena setelah pergi dari rumah. gue berencana pergi dan tinggal di korea hingga anak gue lahir.
...----------------...
setelah barang barang gue beres. gue langsung keluar kamar dan menuju tangga untuk keluar tapi saat gue mau turun tangga dan melewati kamar shia gue gak sengaja dengar shia ngomong dengan ibunya.
" ma rencana kita berhasil. siska pergi dari rumah dan gue satu satu nya pewaris ayah sekarang" suara shia terdengar senang.
" iya sayang. rencana kita berjan dengan lancar. walau mama gak sangka siska bisa hamil tapi itu malah bagus dan membuat semuanya berhasil"kata lisa.
"setelah shia pergi aku dan brayen bisa nikah. dia itu bodoh ya ma. mau aja selama ini di bohongi dan di manfaatkan sama brayen untuk jadi manager di perusahaan ayah dengan pacaran sama siska padahal brayen pacar aku ma"kata shia.
"iya nak. siska itu sama aja seperti ibunya sama sama jal*ng" kata lisa.
gue yang marah mendengar ucapan lisa dan shia. gue langsung masuk dan menampar mereka berdua.
"plakkk"
" TERNYATA INI SEMUA ULAH KALIAN. DAN KALIAN BERANI MENGHINA MAMA KANDUNG GUE. YANG JAL*NG ITU KALIAN BUKAN GUE ATAU PUN MAMA GUA " teriak gue
saat gue nampar mereka dan teriak ke mereka berdua, ayah gue masuk dan nampar balik gue dan nyuruh pak sio untuk usir gue.
"brkaa" suara dorongan pintu kamar.
"PLAAK" suara tamparan ayah gue ke gue
__ADS_1
"SISKA KENAPA KAMU NAMPAR IBU AN ADIK KAMU"teriak ayah gue sambil nampar gue.
" ayah tadi aku dengar mereka ngomong kalo mereka yang menjebak gue" kata gue.
" JANGAN BANYAK ALASAN KAMU" teriak dia.
"SIO. SIO." teriak nya dan datang lah pak soo.
" kamu usir dia keluar dari rumah ini dan jangan pernah dia datang lagi" katanya ngomong sama sio.
gue jalan bawa koper gue tadi diikuti dengan sio di belakang gue. pak sio ngantar gue sampai depan pagar rumah dan dia tiba tiba ngomong.
" non kalo anda ingin pergi keluar negeri pergilah ke korea disana ada lina (anak pak sio dan sahabat kecil gue) dia bisa bantu nona ngerawat kandungan nona dan ini saya ada sedikit uang untuk perjalanan nona ke korea" kata pak sio sambil kasih amplop ke gue.
" gak usah pak saya juga aa unag untuk pergi ke korea "gue nolak tapi pak sio ngomong gini.
"terima saja non ini sebagai tanda terima kasih saya kepada almarhum ibu nona karena telah bolong saya di saat saya susah dan nyonya dulu sebelum meninggal dan nyonya nitipin nona dengan saya"ucap pak sio dengan mata berkaca kaca.
karena pak sio ngomong gitu gue terima uang nya dan gue pergi dari situ. gue cari taksi untuk pergi ke bandara. sesampainya gue di bandara gue langsung beli tiket ke korea.
...----------------...
" halo lina" gue ngomong pakai bahasa indonesia.
"halo ini siapa ya" kata lina.
"kok ada yang nelpon gue pakai bahasa indonesia. kalo ayah pasti gak mungkin soal nya suara cewek" batin lian.
"ini gue siska teman mas kecil lo" kata gue.
"oooohhh. siska astaga apa kabar lo. sudah lama ya lo nelpon gue. lo ganti nomor ya??" sahutnya dengan gembira.
"maaf ya lina. gue emang sudah ganti nomor dari 1 tahun yang lalu dan gue dapat nomor lo lagi dari pak sio"kata gue.
"ooohh pantas selama ini gue telpon gak bisa. gimana kabar lo" kata nya.
" baik. tapi bisa gak lo pulang dulu gue ada di apartemen lo" kata gue.
__ADS_1
"...." lian diam sejenak.
"apartemen gue??. tapi gue di korea"kata nya bingung.
"iya gue juga di korea dan gue sekarang ada di depan apartemen lo" kata gue.
"APAAAAA. LO DI KOREA SEKARANG. tunggu gue pulang sekarang. kebetulan gue lagi di mini market dekat apartemen.
"okey gue tunggu lo" kata gue.
...----------------...
beberapa saat kemudian lina datang dan lari ke depan pintu apartemennya.
"waahh. udah lama ya kita gak ketemu" lian sontak meluk gue dan setelah itu dia buka pintu apartemennya.
"lo kak bisa kesini bukannya lo baru tunangan ya sama pacar lo itu. hhhmm...siapa ya namanya...oooh brayen..." kata lian sama gue duduk di kursi setelah lepas rindu.
"gue diusir sama ayah gue dan gue sudah putus sama bajin*an itu" kata gue yang tidur di paha lian sebagai bantal. (yah sebenarnya selama lian pulang ke indonesia ini biasa terjadi sebelum. 1 tahun belakangan).
gue ceritain apa yang terjadi dengan gue dan kenapa gue bisa ke korea dan dia nangis dengar cerita gue.
"sis kok ibu adik tiri dan tunangan... hiks.... lo jahat baget ngejebak lo... hiks.... dan sampai lo hamil..... hiks" isak lian dan dia meluk gue dan air mata yang gue tahan pun pecah. kami nangis sama sama hingga berjam jam dan kami lanjut cerita karena besok juga akhir pekan.
"kandungan lo sudah berapa lama sis??"tanya lian memegang perut gue.
"sudah masuk minggu ke 2 li" (gue dari dulu manggil lian ini lili atau li dan dia manggil gue sisi atau sis, itu nama kecil kami > < ).
" terus rencana lo gimana kedepannya" tanya lian.
"gue.....
( btw.. ini gue sampai di korea sore dan sampai apartemen lian matahari sudah hampir terbenam dan lian datang beberapa jam setelah gue telpon ).
......................
apa rencana siska ke depannya ??.
__ADS_1
jangan lupa vote dan komen ya 😊