
saat aku bangun aku telah berada di rumah sakit.
" auuh. kenapa kepala gue sakit banget sih"
" sis. lo udah bangun " kata lina
" kok lo ada di sini li" kata gue.
" lo tadi pingsan di kantor dan di bawa lion ke rumah sakit" ucap khawatir lina
" kandungan gue gak kenapa napa kan li !!!" tanya cemas gue.
"kata dokter kandungan lo baik baik aja. tapi dokter bilang lo jangan banyak pikiran dan jangan kecapean" jawab lina.
" syukurlah nak kamu baik baik aja" ucap gue sambil mengelus perut gue.
"oh iya lion mana kok dia gak ada " tanya gue lagi.
" dia lagi beli kopi di kantin rumah sakit" jawabnya.
"ohh".
" lo lain kali kalo ada masalah jangan dipikirin sendiri kan kalo jadi gini gue juga khawatir!!!" ucap lina.
" maaf li" ucap gue merasa bersalah.
" pokoknya......
ya gue di ceramahin lina hingga lion datang.
" li ini kopi lo... eh le udah sadar siska" kata lion
" ya. gue minta maaf ya udah nyusahin lo" ucap gue penuh penyesalan.
" ya gakpapa. lo cuman buat gue dan lili khawatir aja tadi karena pingsan" ucap lion ngelus kepala gue.
"makasih ya lion" ucap gue.
" ya tak masalah " balasnya.
__ADS_1
" lo gak usah masuk kerja dulu beberapa hari ini dan lo harus di rawat di sini sampai kondisi lo stabil" kata lina.
" ya nanti gue mengurus surat izin lo" kata lion.
ya gak lama setelah itu lion dan lina. pulang karena mereka harus beres beres untuk pergi ke kantor karena waktu gue sadar itu udah jam 5 subuh, dan saat mereka pergi sekitar jam 6 subuh.
gue di rumah sakit bosan banget gue melihat tabungan gue dan ternyata tabungan gue cukup untuk membuat perusahaan gue sendiri dan sejak itu gue berencana akan berhenti dari pekerjaan gue sekarang setelah gue melahirkan dan setidaknya anak gue gak rewel lagi.
setelah gue keluar dari rumah sakit gue melewati hari hari seperti biasa tapi sekarang gue udah jarang lembur. begitulah gue melewati hari sampai sebelum satu minggu gue melahirkan gue lagi dalam perjalanan pulang ke rumah karena gue gak enak badan di antar lina yang juga izin mengantar gue. dia bisa izin karena semua pekerjaan di udah selesai. kami pulang menggunakan taksi tapi saat di perjalan pulang gue merasa ada sesuatu yang mengalir di antara kaki gue dan perut bagian bawah gue terasa sakit gue merintih kesakitan dan menarik baju lina.
" li.... perut gue.... hiks.... sakit....hiks....banget" rintih gue.
lili panik melihat gue. tiba tiba pak supir bilang.
" bu mungkin anda akan melahirkan. tolong tenagang an atur napas ibu. saya akan putar balik dan menuju rumah sakit terdekat" ucap pak supir.
" APA. LO MAU LAHIRAN SISKA" lili panik di langsung menyuruh gue untuk atur napas.
" sis tarik napas haaaaaah.... buang huuuuuuh.... "kata lina berusaha tenang.
" haaaaah.... huuuuuh....." gue menurut dan mengikuti lina berulang kali.
gue masuk ke alam ruangan bersalin dan lina menunggu di luar. dia menelpon lion dan gak lama kemudian lion datang.
" li gimana sekarang keadaaan siska" panik lion.
" siska udah di ruangan bersalin sekarang. semoga siska dan bayi nya selamat" ucap lina.
lili dan lion yang khawatir. mereka bernama bolak balik bergantian di depan ruang bersalin.
beberapa saat kemudian terdengar suara tangisan bayi.
" ooowweeekkk"
" sepertinya bayinya telah lahir" ucap lina gembira.
" gak lama kemudian suster keluar dan dia menyuruh masuk keluarga gue.
" keluarga pasien silakan masuk" ucap suster.
__ADS_1
lili sebagai wali gue masuk dan dia melihat dua bayi kembar di samping siska yang masih berbaring terengah engah.
" sis lo berhasil " ucap lina mengelus pipi kedua bayi itu.
bayi tersebut di bawa ke ruangan kusus bayi dan gue di suruh beristirahat. lina dan lion mereka pulang karena tidak mau menganggu istirahat gue. dan lina datang lagi besoknya dia mengajukan cuti selama satu minggu dan gue juga mengajukan cuti melahirkan.
...----------------...
keesokan harinya.
gue telah di pindahkan ke ruang rawat. lina menemani gue setiap hari di rumah sakit.
"sis lo telah memikirkan nama untuk anak lo kan" tanya lina dan di sampingnya ada seorang suster yang mengganti infus gue.
" udah dong lina" jawab gue.
" karean mereka kembar dan dua duanya cowok gue memutuskan unruk menamakan mereka lian dan ian. yang kakak bernama lian dan adik bernama lina" ucap gue dengan gembira. tiba tiba suster itu bicara.
" bu saya akan menulis nama mereka di tempat tidur mereka " senyum suster itu dan dia langsung keluar. sebelum ia keluar gue berterima kasih.
tetapi setelah beberapa hari gue melahirkan tiba tiba dokter bilang bahwa anak gue yang bernama lian meninggal karena penyakit jantung. yang jantungnya gak kuat. gue nagis banget saat itu.
" hiks...... tuhan..... kenapa...kau...hiks....ambil...anakku....hiks...." isak gue.
setelah gue menaggis sehariana kondisi gue drop lagi. gue gak mau makan. tapi saat itu suster bicara begini ke gue.
" bu saya tau ibu sedih. tetapi ibu harus ingat untuk anak ibu yang masih hidup.kalo ibu gak mau makan dan sakit lagi. ibu tidak bisa mengasi asih untuk bayi ibu " kata lembur suster itu.
saat suster itu selesai ngomong gue merenung melihat bayi gue yang ada di atas tempat tidurnya di sebelah kasur gue. gue berjalan ke arahnya dan mengendongnya.
" maafkan mama ya nak. mama seharusnya bisa lebih tegar. mama berjanji setelah kita keluar dari rumah sakit mama akan membuat kamu bahagia " ucap gue menahan air mata gue dan memeluk bayi itu.
lili datang lagi seperti biasa dan setelah dia tau bahwa bayi gue meninggal dia segera pergi kekemar mandi dan menangis di sana. yang memberi tahu lili bahwa anak gue lian meninggal adalah suster kinan. mungkin dia gak mau membuat gue sedih lagi karena saat dia datang gue lagi bahagian menyusuin bayi gue. setelah dua minggu gue di rumah sakit gue akhirnya bisa pulang.
gak lama gue pulang ke apartemen lina. gue memutuskan untuk berhenti kerja dan membuat perusahaan gue sendiri.
( suster itu bernama kinan. umurnya sekitar 35 tahunan. orangnya lumayan cantik, sikapnya ke gue juga baik dan ramah. awalnya gue kira dia baik ternyata dia terlibat sesuatu yang besar di belakang gue.)
gimana perjalanan hidup siska setelah dia melahirkan????
__ADS_1
jangan lupa vote dan komen ya. karena vote dan komen kalian itu sangat berharga buat saya 🤗