
setelah roy selesai memandikan dan memakaikan ian baju mereka turun ke lantai 1. mereka melihat gue yang lagi membereskan meja makan.
" ayo kita makan " ucap gue memanggil mereka.
" waaah. masakan mama aromanya sangat lezat " ucap ian yang berjalan kearah meja makan bersama dengan roy.
"apa yang lo masak siska " tanya roy. ian dan roy duduk di meja makan. dan gue yang menaruh makanan mereka.
" gue cuman masak nasi goreng karena bahan bahan makanan udah habis " ucap gue setelah menaruh makanan di piring mereka.
" setelah pulang dari kantor nanti kira belanja di super market dulu ya ian " ucap gue mengelus kepala ian.
" paman juga ikut kan ma " ucap ian melihat je arah roy.
gue melihat sekilas ke arah roy dan saat gue ingin ngomong omongan gue dipotong roy.
" kita berdua aja ya sayang. soalnya paman baru..... "
" paman ikut. karena setelah nanti pulang kantor kita akan melihat apartemen yang mau paman beli. ian ingin ikut juga kan??? " potong roy.
" hmm~. " angguk ian yang sedang mengunyah makanannya. gue yang melihat mereka merasa percuma kalo gue ngomong lagi gue akan tetap kalah. ( kalah debat gitu maksudnya ).
setelah selesai makan kami berangkat ke kantor bersama. roy yang membawa mobil gue gue duduk di samping roy dan ian duduk di kursi belakang sambil memainkan laptop nya.
" gue penasaran dengan perusahan jaya apakah mereka telah berhasil memecahkan teka teki yang gue kasih " batin ian.
di sisi sebastian.
" gue telah membayar mahal hacker terhebat di dunia tetapi mereka masih tidak misa memecahkan teka teki ini " ucap sebastian deangan amarah yang telah di puncaknya.
" gue penasaran siapakah hacker hebat yang bisa membuat bos marah " batin asisten sebastian yang merinding melihat aura iblis di sekitar bosnya itu.
"bagaimana..... kalo kita membuat hacker hebat ini bekerja untuk kita" ucap ragu asistennya itu.
" GAK " ucap marah sebastian. satu kata yang di ucapkan sebastian itu menutup mulut semua karyawan yang ada di dekatnya.
" pak kita di undang untuk perjanjian makan malah di kapal pesiar oleh perusahaan satya dalam perayaan launching pakaian baru mereka " ucap asisten sebastian.
__ADS_1
( asisten sebastian bernama kino ia bekerja dengan sebastian hampir 8 tahun. umurnya sekitar 29 tahun. statusnya masih jomblo karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya. kono dam sebastian saat kuliah dulu mereka dari universitas an kino adalah senior satu tahun di atas sebastian. mereka berdua seperti sahabat ).
" gue gak ingin pergi " ucap sebastian.
" tapi mungkin ini ada hubungannya dengan cewek yang lo cari selama ini " bisik kino.
" kita akan berangkat jam berapa " ucap sebastian bangkit dari tempat duduknya.
" sekitar jam 6 sore " ucap kino yang puas.
kembali ke sisi gue.
setelah sampai kantor. gue dan ian ke ruangan gue. sedangkan roy le ruangan dia sendiri. gue sibuk dengan urusan kantor dan ian sibuk dengan laptopnya.
tak lama kemudian roy masuk ke kantor gue dan dia berbicara pelan ke arah gue.
" buk siska kita dapat undangan untuk perjamuan makan malam oleh perusahan satya untuk launching busana baru mereka" ucap roy.
" oh... mereka masih beramai mengadakan perjamuan untuk sesuatu yang mereka curi. ayo kita kasih mereka hadiah yang menakjubkan " ucap gue dengan senyum licik.
" ian maaf kita gak bisa jalan jalan nanti. karena mama ada urusan dengan paman roy. ian gak apa apa kan mama titipin dengan tante lina " ucap gue mengelus kepala ian dengan lembut.
atau menginginkan sedikit perhatian gue yang sibuk ini. ian sejak masih bayo sangat jarang menangis kecuali saat sakit.
" terima kasih udah ngertiin mama ian" ucap gue menahan air mata. karena gue merasa gue harus kuat "setelah mama balas dendam mama akan sering meluangkan waktu untuk kamu sayang " batin gue.
setelah itu gue menelpon lina
" halo lina. apakah lo bisa membantu gue untuk menjemput dan menjaga ian nanti saat jam 5 sore. karena gue akan pergi ke perjanjian perusahaan satya" ucap gue.
" tak masalah siska nanti gue akan jemput ian dari perusahaan lo. oh ia nanti gue datang bersama lion ya. soalnya kami lagi ada kerjaan bareng " ucap lina.
" tak masalah lian. dan terima kasih banyak " ucap siska.
" tak perlu berterimakasih siska kita kan sahabat " balas lina.
setelah menutup telpon gue berjalan me arah ian.
__ADS_1
" ian nanti akan di jemput tante lina dan paman lion" ucap siska setelah mengelus kepala ian lagi. setelah pembicaraan itu gue kembali ke pekerjaan gue lagi dan roy kembali ke ruangannya lagi. gak kerasa jam telah menunjukan angka 5 sore ian di jemput lina dan lion.
sedangkan gue dan roy kami pergi ke salah satu butik perusahaan gue untuk membeli baju. gue berpakaian cowo karena gue belum bisa menunjukan identitas asli gue.
" selamat datang pak CEO " ucap seluruh pegawai yang membungkuk di pintu masuk. setelah itu gue masuk n mencoba beberapa model pakaian begitu juga roy.
setelah menemukan baju yang cocok gue menyuruh roy menelpon pengacara yang mengurus masalah kantor gue. nanti gue akan menyuruh mereka datang disaat saat puncak acara meraka.
" roy lo udah urus semaunya kan" ucap gue kembali ke mobil.
" tenang aja siska semua uđ beres " balas roy tersenyum.
" bagus. tunggu aja kalian. hadiah gue akan mengajukan kalian semua" ucap gue dean senyum aneh.
awalnya gue mengira semua akan berjalan lancar. tetapi tidak berjalan sesuai keinginan gue. karena seorang lelaki bre*gsek.
sisi sebastian
" ayo kita pergi kino nanti kita terlambat" ucap sebastian.
" baik pak " ucap lion menyalakan mobilnya.
" tadi siapa yang nolak. dan sekarang sangat antusias " batin kino.
setelah beberapa jam di perjalanan gue akhirnya sampai ke pelabuhan kapal pesiar itu. gue masuk bersama roy. gue sangat kesal saat melihat shia dan brayen tersenyum bersama beberapa klien mereka.
" tunggu aja kalian. senyum itu akan segera hilang " batin kesal gue mencengkeram gelas yang baru diambilnya itu.
saat gue sedang mencengram kuat gelas itu seorang pelayan meliah gue aneh syukurnya roy langsung menyadarkan apa yang gue buat itu.
" Buk siska" ucap roy memegang pundak gue.
" ada apa roy " ucap gue dengan terkejut.
roy mengarahkan matanya ke arah pelayan itu. gue menarik napas dalam dalam untuk menahan amarah gue dan gue berkata kepada roy.
" gak apa apa roy. maaf gue sesaat hilang kendali". ucap pelan gue agar tidak ada yang mendengarnya.
__ADS_1
setelah gue berbicara orang orang telah berkumpul di depan pintu masuk kapal dan seorang pria masuk dengan gaya yang angkuh dan wajah yang datar.
jangan lupa vote like dan komen ya 🤗.