Kenapa Memilihku?

Kenapa Memilihku?
(KM)12


__ADS_3


Tok


Tok


"Ya,siapa?" ucap salah seorang tuan rumah yaitu Mireya.


"Saya Penrod Osric apakah saya bisa bertemu dengan Lareina?" tanyanya dengan sopan.


"Ada perlu apa,tapi anak saya sedang bekerja jadi maaf dia sedang tidak berada...." seketika Mireya menatap anak yang di gandeng pria itu.


"Nenek bolehkah Fann berjumpa Tante cantik hiks..Fann merindukannya" Ucapan Fann membuat Mireya tersentuh.


"Hmm,dia berada di cafe coffe temuilah disana dia pasti sedang bersantai" dengan segera Penrod berterimakasih dan pergi.


Cafe Coffe...


"Lelahnya dengan semua ini,sungguh kakek sangat hebat dalam mengembangkan perusahaan yang begitu besar.


Lareina menatap kearah jendela dan tanpa disadar pintu terbuka dan seorang anak berlari dan memeluknya membuat ia terkejut hampir menyemburkan coffe late miliknya.


" Tante cantik Fann kangen,apa tante cantik tidak sangat disayangkan sekali padahal dari kemarin Fann terus memikirkan bagaimana menemukan tante cantik"ucapnya cemberut.


"Haha..lucu sekali kau Fann" dengan gas lareina mencubit pipi chubby Fann


"Aduhh sakit tante cantik" Ringisnya.

__ADS_1


"Dia memang imut" ucap Penrod membuat Lareina menengadah dan ia terkejut.


"Kau?" tunjuknya.


"Jangan menunjukku sesukamu memangnya kau siapa?" tanya Penrod.


"Dasar sombong" Gumamnya


"apa kau bilang?" tanya Penrod


"Tidak ada" ucap Lareina


"Tante cantik Om memang selalu menyebalkan tapi Om baik walau sombong" ucapan Fann ditatapi sorot mata tajam.


"Eumm,untuk jas mu aku akan kembalikan besok dan apakah ada kepentingan lain sehingga kau menjumpaiku?" tanya Lareina.


"Om menyukaimu" ucap Fann membuat Penrod sedikir memerah dan memalingkan wajah.


" benarkah padahal tante berharap kau yang menyukai tante"ucap Lareina dengan lembut


"haha itu selalu,Tante apa benar semalam kalian bertemu.kalau benar begitu menyesal sekali Fann tidak ikut ajakan papa" Ucap Fann


"ya begitulah nasibmu,sulit dibujuk namun akhirnya menyesal juga" ejek Penrod.


"Biarkan saja" acuhnya.


"Kalian tidak ingin memesan minum,kufikir membosankan tanpa adanya minuman" dengan segera Penrod memesan dua porsi untuknya dan keponakan tercinta.

__ADS_1


Penrod Osric apakah sekarang_batin Lareina


"Fann tante ingin mengatakan sesuatu apa boleh?" tanya Lareina dengan senyuman


"Boleh kok Tan" ucap Fann tak kalah imut


"Jika kau menemukan ikan busuk diantara ikan yang segar apakah kau bisa menemukan dimana ikan yang berbeda itu?" seketika raut wajah Penrod berubah dan menatap tajam Lareina.


"Tentu saja kenapa tidak,jika 1000 ikan segar dengan 1 ikan busuk memang akan tertutupi tetapi jika kita mencarinya kita akan mendapatkannya" seketika wajah Lareina senang.


"Apa maksudmu bertanya hal begitu pada anak kecil?" tanya Penrod dengan nada sedikit dingin


"Tidak ada hanya pelajaran biologis" seketika Penrod mengangkat satu halisnya


"Biologis?" ucapnya lagi


"Om tidak tau,artinya Bicara Logis namun sedikit Humoris" ucapan Fann diangguki Lareina membuatnya semakin bingung.


"Pakah aku terlahir sebelum kalian?" tanya Penrod dihadiahi tawa mereka berdua karna wajah kakunya itu.


"Tidak maksudnya kami sedang bercanda apakah kau orang yang begitu serius,ku akui jika hidupmu kurang dengan persahabatan"ucap Lareina


" Sahabat saja kabur apa lagi pacar,Om tidak memiliki keduanya Tan"Fann menjadi diam akibat perkataannya yang bisa membuat Penrod Marah dan kesal.


"Om maaf Fann keceplosan" Fann bersembunyi dibelakang kusri Lareina.


Lareina masih menatap wajah Penrod yang tidak ada perubahan namun tetap diam...

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2