Kenapa Memilihku?

Kenapa Memilihku?
(KM)13


__ADS_3


"Apa kau tidak ingin meminum coklat panasmu Fann?" seketika Fann memunculkan wajahnya dan menatap coklat kesukaannya dengan segera ia kembali tapi coklatnya diambil Penrod dan dibuangnya ke tong sampah.


"Coklatku...." Ucap Fann dengan sedih.


"sekejam itukah kau dengan seorang anak kecil?" tanya Lareina langsung memeluk Fann


"Dia tidak sopan terhadapku itulah balasannya siapa yang tidak menurut maka akan mendapat hukuman" dengan segera Fann menyembunyikan wajahnya dileher Lareina.


"Tidak apa Fann,hmm...aku mengerti orang seperti apa dirimu" ucap Lareina


"siapa dirimu sehingga tau aku?" tanya Penrod


"tidak ada yang tidak mengenalmu yang selalu memamerkan segala hal dipublik" seketika kalimat itu membuatnya bungkam


"Ya aku memang begitu segala sesuatu haruslah di publikkan jika ingin menjadi teratas" seketika Lareina menggeleng.


"Ternyata oh ternyata Rubah licik masih ada di zaman sekarang" ucapan Lareina ditatap tidak suka Oleh Penrod.


"Rubah licik,apa kau mengejekku huh sungguh tersanjung atas julukanmu nona manis tapi sepertinya aku tidak banyak waktu.Fann kita pulang!" ucap Penrod

__ADS_1


Fann menggeleng


"Fann!!" dengan nada dingin


"Fann!!" sedikit teriak


"Fann Osric!!" suaranya membuat semua pengunjung menatap kearahnya dan berbisik.


"Fann akan pulang bersamaku,aku janji akan mengembalikannya jadi kau tidak perlu takut jika terjadi sesuatu aku berani tanggung jawab" ucap Lareina namun Penrod dengan paksa mengambil alih Fann.Tapi Fann dengan sekuat tenaga memegang erat tubuh Lareina.


"Tidak mau Om!!" ucap Fann


Dengan lembut Lareina mencoba melepas lengan Penrod


"Baiklah aku beri waktu 1 jam kau harus mengantarnya pulang jika tidak aku yang akan menyusulnya!" Lareina mengangguk,segera Penrod pergi.


"Terimakasih Tan" ucap Fann


"Panggil Rein saja kitakan teman" ucap Lareina


"Tapi tante sudah besar seperti Om,Om bilang tidak sopan jika berkata begitu" ucap Fann

__ADS_1


"haha...tidak boleh Fann tetap harus memanggil Rein" ucapnya


"Baiklah Reinnya Fann" ucapan Fann membuat Lareina tersenyum


"Fann bolehkah Rein bertanya?" tanya Lareina


"Boleh" Angguknya


"siapa Penrod Osric dan keluarganya?" seketika Fann terkejut.


"Sebenarnya keluarga Osric dimata dunia adalah komandan dari segala bisbis tapi mereka hanyalah penggila kekayaan berbada dengan papa dan Om" seketika Lareina terdiam


"Maksudmu?" tanya Lareina lagi


"Ya,semua kaleuarga Osric gila harta mulai kakek,kakek kedua,nenek kedua dan yang lainnya nenek berbeda dengan mereka nenek hanya punya satu tujuan yaitu membuat papa dan Om berhasil,papa punya perusahaan sendiri semenjak berkeluarga tapi Om harus meneruskan perusahaan Kakek yang sedang memuncak.Dibalik itu semua kakek memaksa paman bekerja dengan Usaha gelapnya membuat Om harus terpaksa jika tidak Om akan dibunuh kakek" ucapan Fann membuat Lareina cukup terkejut.


"Kau memang anak baik ingat jika Om mu bertanya perbincangan kita katakan jika kita berbicara mengenai permainan baru jangan beri tahu masalah ini!" ucap lareina


"Ok tapi Reinnya Fann harus janji setelah ini ajak Fann jalan-jalan!" Lareina mengangguk


"Yeahh makasih Reinnya Fann" Fann mengecuk pipi Lareina dengan senang.

__ADS_1


"Ayo Rein akan bawa Fann kerumah untuk bermain sambil membawa jas Om mu sekakalian mengembalikannya" Fann mengangguk faham.


Bersambung...


__ADS_2