
Tia ingin memakaikan selimutnya dan melanjutkan tidurnya, tapi tiba-tiba Tia melihat sesuatu yang membuatnya kaget dan berlari terburu-buru, jam, iya sudah menunjukkan pukul 6 pagi
Tia tergesa-gesa berlari menuju kamar mandi dan langsung mandi, tidak biasanya kali ini tia hanya mandi sekitar 15 menit, setelah itu dia berganti pakaian sekolah dan langsung turun kebawah sarapan selesai sarapan Tia langsung berpamitan dengan ibu dan ayahnya sedangkan Wulan dan Sahdy sudah berangkat lebih dulu,
Tia langsung mencari mobilnya di garasi sedangkan supir-supir sudah menunggunya dari tadi, Tia tidak memilih-milih mobil, Tia masuk ke mobil paling depan,
"pak ayok berangkat, cepet ya pak soalnya takut telat hehehe" ucap Tia tertaw kecil
"baik non," jawab pak Doli supirnya Tia
seperti biasa Tia duduk di samping supir bukan di belakang seperti nyonya besar menurut Tia
Tia melihat jam di tangannya, sudah hampir pukul 7
"aduh, bakalan telat ini" batin Tia yang menatap jalan lagi
sesampainya di sekolah Tia langsung membuka pintu mobil dan berjalan keluar
perjalanan Tia terhenti kala dia mengingat sesuatu Tia langsung membalikkan badannya dan menghampiri pak Doli
"eh tunggu, sampe lupa" batin Tia
"pak jangan di Tunggu ya pak, bapak kalo mau jalan-jalan Gpp, atau mau pulang juga gpp nanti jam 12 tepat bapak baru kesini jemput Tia, pokoknya gak boleh nolak" gumam Tia
"tapi non, bapak di suruh jaga non sampe non pulang" jawab pak Doli
belum saja Tia menjawab tiba-tiba saja ada suara dari belakang Tia
"gpp pak, nanti aku yang bakal jaga Tia," ucap seseorang itu
Tia kaget dan menoleh ke sumber suara itu
"kkk, kak Kevin" tanya Tia
Kevin hanya mengangguk dan tersenyum kepada Tia
"iya pak ada kak Kevin yang bakal jaga Tia," ucap Tia yang bingung dengan apa yang dia ucapkannya barusan
Kevin tersenyum dengan manisnya melihat Tia
"ya udh non bapak pamit ya, tapi janji ya non gak bakal aneh-aneh, jam 12 tepat bapak kesini jemput non" gumam pak doli
"siap boss" jawab Tia
lagi dan lagi Kevin semakin menyukai tingkah Tia
"titip non Tia ya den kevin" ucap pak Doli pada Kevin yang seolah-olah sudah kenal lama dengan Kevin
__ADS_1
" baik pak" jawab Kevin
"kenapa orang-orang pada aneh si, kemarin keluarga ku, dan keluarga kevin sekarang pak Doli, dan kenapa pak Doli mempercayai kak Kevin untuk menjaga ku padahal baru saja bertemu" batin Tia
pak Doli sudah meninggalkan area sekolah, Tia langsung berjalan tanpa bertanya pada Kevin lagi hanya ada pertanyaan di dalam pikiran Tia sedangkan Kevin berjalan di belakang Tia dan memperhatikan gerak gerik tia
" ya sudahlah mungkin hanya kebetulan saja" batin Tia lagi
Tia baru sadar ada Kevin di belakangnya, saat Tia ingin menoleh ke belakang tidak ada Kevin lagi
"lah, perasaan tadi ada kak Kevin deh, ish ngeri kayak hantu tiba-tiba datang tiba-tiba ilang gitu aja" ucapnya bergidik ngeri
Tia langsung berjalan lagi akhirnya Tia sampai di karidor sekolah, selama perjalanan Tia selalu jadi pusat perhatian
"Hay cantik"
"sayangnya aku"
"aduh bidadari tak bersayap ada di sini"
ucap para siswa di sana dan banyak lagi kata-kata yang keluar kala mereka melihat Tia
"kenapa sih kamu itu cantik banget, udah cantik, imut, manis, lucu, keluarganya juga bukan orang sembarangan, dan di tambah lagi ngangenin, udah kamu ambil semua" ucap siswa yang pernah satu kelas dengan Tia dulu di SMP tunas bangsa
Namum Tia hanya tersenyum dan tidak peduli dengan ucapan-ucapan para siswa bagi Tia mereka itu seperti buaya yang mencari mangsa
rasanya Tia ingin hilang dari bumi karna tatapan-tatapan mereka yang membuat Tia risih
sesampainya di kelas Tia langsung duduk di bangkunya, tidak lama dari itu loli pun datang,
"syukurlah aku kira aku terlambat" batin Tia yang melambaikan tangannya dan tersenyum pada loli
begitu juga loli, dia langsung duduk di sebelah Tia
" hay" sapa seseorang pada Tia
Tia dan loli melotot dan langsung bertatap-tatapan,
" ini orang kenapa lg, kesambet apa Lu" tanya Tia
"lu belum tau kan nama gue" tanyanya pada Tia
"gak tau dan gak mau tau" jawab Tia
" nama gue Bendi" ucap nya
" gak nanya" jawab Tia singkat
__ADS_1
Bendi langsung duduk di belakang Tia tanpa membalas ucapan Tia lagi
" belagu Bener ini orang, seandainya gue nggk balas dendam gak mungkin gue kayak gini, ogah banget gue kenalan sama nenek sihir ini" grutuk Bendi dalam hati
" Riki dan Alfin datang dan menghampiri Tia
"hai kenalin aku Alfin dan ini Riki" ucap Alfin
"hai juga, aku Mutiara panggil aja Tia dan ini loli temen aku" jawab Tia tersenyum pada mereka berdua
"wah aku meleyot" ucap Riki
Riki dan Alfin hanya bengong menatap senyuman Tia
"wah, nggk bisa ini, dia kira apa, tadi gue yang ngajak kenalan dia nggk mau sekarang dua ubur-ubur itu minta kenalan dia mau" gumam Bendi kesal
"woy gurcaci sini lu berdua"pekik Bendi pada Alfin dan Riki
namun mereka berdua pura-pura tidak mendengarnya
"dasar lu berdua ya," bendi langsung menghampiri Alfin dan riki, menarik baju mereka seperti anak kecil yang di suruh emaknya pulang dan di seret paksa untuk pulang
"Ben kenapa lagi, orang lagi melihat matahari pagi tersenyum, cerah, dan sejuk" ucap Alfin yang sesekali melirik Tia
" tau ni si Bendi asal main tarik aja, kira dia kita berdua layangan apa" jawab Riki
" kalian berdua ya dari tadi gue manggil lu berdua tapi nggk ada sahutan sedikit pun" ucap bendi
" iya maaf tadi itu gue melihat bidadari ku jadinya lupa" ucap Alfin yang langsung di beri toyoran ke kepala nya oleh bendi
Riki pun tertawa melihat Alfin dan bendi,
"dari pada gue liat kalian ribut mendingan gue samperin cintahku" Riki yang ingin melangkah menghampiri Tia, tangannya langsung di cegat oleh bendi
"mau kemana" tanya bendi
" mau liat cintah ku " jawab Riki
bendi kesal lagi-lagi teman-temannya tergila-gila pada Tia
"lupain cintah dan bidadari kalian berdua, ikut gue kita makan, laper gue" ucap Bendi
" tidak semudah itu pergusooo, kira lu ngelupain apa, ini menyangkut masa depan gue" jawab Riki yang dari tadi berusaha kabur dari Bendi dan menghampiri tia
begitu juga Alfin dia ngeyel, karna dia tidak mau bidadari nya di rebut sama Riki
namun dengan tenaga yang di miliki Bendi Alfin dan Riki akhirnya pergi meninggalkan Tia dan loli
__ADS_1
sedang kan Tia dan loli hanya bingung dengan semuannya