Kenyataan Di Balik Kisah Ku

Kenyataan Di Balik Kisah Ku
Mimpi yang tertunda


__ADS_3

Sesampainya Tia dan loli di kelas, betapa terkejutnya Tia, Bendi sudah datang lebih dulu darinya, seketika loli melirik Tia dengan tatapan yang sulit untuk di artikan, langsung sepontan Tia memegang tangan loli dan berjalan menuju bangku tempat dimana Tia dan loli sudah dahulu menatahnya,


seketikaTia menatap Bendi yang sedari tadi melihatnya, namun Tia mengalihkan pandangannya dan langsung duduk tanpa berkata sepatah katapun, Bendi duduk tepat di belakang Tia, Tia menyadari bahwa Bendi tidak pernah mengalihkan pandangannya kepada Tia


Tia yang merasa risih langsung memberanikan diri untuk berbalik badan dan bertanya kepada Bendi


"hey, kenapa liat-liat? tanya Tia yang emosi


"siapa juga yang liat lu kepedean banget si" jawab Bendi dengan santai


"heh, gue sadar ya, nggk usah mau ngelak lu, udah ngaku aja, kenapa? naksir lue ya sama gue, gumam Tia


"dih, gue, suka sama lu, naksir sama lu? idih lagian gue punya tipe ya, ya kalik gue suka modelan kaya gini, eh bentar jangan-jangan lu kalik yang suka sama gue" jawab Bendi


"hello gue juga punya tipe woy, nggk mungkin gue suka sama cowok belagu kayak Lo, walaupun di dunia ini cuma lu satu-satunya cowok, gue pastiin mendingan gue jomblo seumur hidup" ucap tia dengan nada emosi


"nyenyenye" gumam Bendi sambil tertawa kecil


"rasanya aku ingin sekali membunuh mu, setelah membunuhmu mungkin dengan memutilasi bagian tubuh mu dan langsung memberikannya ke kandang buaya, sekalian aku cincang-cincang biar para buaya kebagian semua dengan begitu aku tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk bertengkar lagi dengan mu" gumamTia dalam hati


setelah ituTia langsung berbalik badan lagi

__ADS_1


"nggk usah di ladenni itu cowok, biarin aja emng cowok mah sama aja" gumam loli dari bangku sebelah


"benerrrrrrre semua cowok sama aja, bisanya cuma nyakitin doang" teriak Tia yang tidak menyadari sudah banyak siswa siswi lain di kelas


namun Bendi hanya tersenyum dan berpura-pura tidak mendengarnya" dasar wanita semua laki-laki di anggap salah padahal mereka yang salah, udah hukum alam kalo wanita tidak pernah salah dan selalu benar"gumam Bendi dalam hati yang sedari tadi memainkan jam yang ada di tangannya


tidak lama dari pertengkaran kucing dengan tikus itu


tiba-tiba saja ketua OSIS, wakil ketua OSIS, bendahara OSIS sekretaris OSIS, dan kordinator di sertakan beberapa anggota OSIS datang ke kelas kami


"selamat pagi adik-adik ku tercinta," ucap Rio salah satu kordinator osis dan juga sahabat kevin


"baiklah izin kan kami untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu, dari kakak satu ini ya ucap Rio kepada Kevin, Kevin hanya tersenyum dan langsung memperkenalkan diri


"baik nama kakak Kevin William Prabudinistyo bisa kalian panggil kak Kevin, kakak disini menjabat sebagai ketua OSIS tahun 2021 dan 2022 kita hanya berbeda satu tahun jadi anggap saja kakak sebagai teman kalian sendiri,


nanti akan ada pembahasan lainnya yang akan di jelaskan kak Nadia, tapi sekarang kakak akan memberikan satu kesempatan kalian untuk bertanya kepada kakak, apa ada yang ingin di tanyakan? tanya Kevin


"saya kak, ucap salah satu siswi


"iya silahkan" jawab Kevin

__ADS_1


"kenapa kakak ganteng ya," tanya siswi itu, semua orang yang ada disana tertawa kaget mendengarnya


"kakak juga nggk tau, bonus dari Tuhan mungkin, ada-ada saja, kakak minta pertanyaan yang serius ya"jawab Kevin tersenyum


"baik kak hehehe" jawab siswi itu


"baiklah ada yang ingin di tanyakan lagi" tanya kevin


"kamu," Kevin tiba-tiba saja menunjuk Tia yang sedari tadi melamun, ntah apa yang ada di pikirannya


emng gitu ya kalo yang namanya cewek pasti sering bener moodnya berubah-ubah, kadang Nangis, sedih, kadang marah-marah gak jelas, kadang juga tertawa sendiri, senyum-senyum sendiri, padahal mah nggk ada masalah, nggk ada alasan nya tiba-tiba aja, sabar aja ya buat para cowok-cowok


namun Tia tidak mendengarnya Tia masih melanjutkan pikirannya yang sedang berperang dengan otaknya


Kevin menghampiri Tia langsung menepuk pundak Tia, Tia tiba-tiba terkejut,


"iya, kenapa, siapa, ada apa," tanya Tia dengan nada kaget,


spontan yang ada disana langsung memperhatikan mereka berdua begitu juga dengan Bendi, namun Bendi tidak terlalu menghiraukan nya, bendi langsung melanjutkan mimpi yang sempat tertunda,


bendi yang di kenal sebagai ketua Genk nakal tentu saja dia tidak memperdulikannya apa lagi menyangkut kakaknya, Kevin dan Bendi tidak pernah akur, ntah itu di sekolah ataupun di rumah, bagi bendi Kevin adalah musuh terbesarnya karna Kevin adalah anak kesayangan ayahnya, sedari tadi bendi hanya tidur di atas meja.

__ADS_1


__ADS_2