
lama sudah perjalanan mereka menuju rumah Tia, sesampainya di rumah, Tia di kejutkan dengan keberadaan mobil Kevin, dan juga motor bendi terparkir di halaman depan rumah Tia,
sementara itu bendi yang baru saja ingin keluar dari rumah Tia, langkahnya terhenti karna melihat Tia sudah ada di depan rumah
Rumah Tia๐๐ป
mata bendi dan mata Tia bertemu,
"dari mana lo, udah tau orang pada nyariin lo malah asik pacaran" tanya bendi dengan nada menyindir
"eh jaga ya ucapan lo, nggk usah sok tau kalo nggk tau ceritanya," jawab Tia tak kalah sinis
"lagi pula siapa lo, SKSD (Sok Kenal Sok Dekat)" ucap Tia lagi
"ah bener gue nggk kenal sama lo, dan bodohnya gue kenapa harus nyari orang yang bener-benar nggk tau terimakasih" ucap bendi memiringkan senyumnya
Reno hanya bisa menyaksikan pertengkaran itu, tanpa ikut campur kecuali sudah main fisik (kekerasan) maka Reno akan turun tangan, dia tidak segan-segan mencelakai orang tersebut
shanni ibu Tia keluar
"eh Tia udah pulang" ucap ibunya, dia tidak tau kalau sebenarnya tujuan bendi dan Kevin ke rumah Tia untuk memastikan Tia sudah pulang atau belum
Tia menyalimi punggung tangan ibunya begitu juga dengan Reno,
"iya Bu, Tia baru pulang" jawab Tia
"sekarang di rumah lagi banyak tamu ya" ucap ibunya
Bendi pergi begitu saja tanpa menghiraukan Tia, namun langkahnya lagi-lagi terhenti karna Panggilan ibu Shanni
"Ben kamu mau kemana" tanya ibu Tia
"ah maaf Tante, saya tiba-tiba ada urusan, lagi pula Tia sudah kembali" jawab Bendi dengan sopan
"yah sayang sekali ya, padahal Tante udah masak banyak buat makan bareng-bareng," ucap shahni sedikit kecewa
"gpp Bu, nanti juga Tia yang abisin, dia kan emng gak pernah menghargai orang Bu jadi gitu," ucap Tia
" eh bukan gitu Tante, " jawab Bendi menatap sinis Tia
" berarti mau ya makan bareng-bareng di sini" ucap shahni memohon
"baik Tante," jawab bendi terpaksa, matanya tidak henti menatap Tia sinis
__ADS_1
mendengar ada keributan di luar Kevin dan teman-temannya pun ikut keluar
"Tia kamu dari mana aja dari tadi kami nyariin kamu" tanya Kevin khawatir
" emang Tia dari mana Vin" tanya Shahni sedikit curiga
"eh itu Bu, tadi Tia abis ke rumah loli sebentar, mau ngambil buku " jawabnya berbohong
Tia menatap Kevin sambil mengedipkan mata yang satunya
"iya Tante, maksud Kevin tadi gitu," ucap kevin, dia melirik Reno " dia siapa lagi," batin kevin
Kevin mendekat ke arah Reno
"lo punya hutang penjelasan, kenapa lo pulang bareng Tia" bisiknya pada Reno
" Owh ya sudah, sekarang ke dalem yuk, mumpung lagi banyak tamu temen-temen Tia jadi kita makan dulu, Tante maksa ya, gak boleh ada yang nolak makan disini" ucap mereka
"baik Tante" ucap mereka serempak"
Tia dan ibunya masuk ke dalam di ikuti mereka,
(seperti anak bebek yang mengikuti induknya kemanapun pergi)
"mertua mata mu, mimpi lo" balas Gilang
" aelah, Aamiinin ngapa, kan nggk ada yang tau jodoh, siapa tau gue kan hahahaha" ucap Rio menghayal
"langkahin dulu mayat kita, baru kalo mau ngedeketin Tia" timpal Danu
Rio melirik mata semua orang yang di sana, termasuk kevin, bendi, dan Reno, Lalu dia merkeridik ngeri
" buset gini amat ya Suka sama orang yang speaknya ngalahin bidadari" ucap Rio terkekeh
...........
di sisi lain Tia sudah bergelayut manja pada ibunya, Tia tidak memperhatikan yang ada di belakang, keributan apa yang sedang terjadi,
"Owh iya Bu tadi Tia pulang bareng Reno temen Tia,
"Reno" panggil Tia
sebelum Reno melangkah menemui Tia dia memperhatikan raut wajah orang-orang yang ada di sana
"maaf ya duluan, di panggil calon istri, haha" ucapnya meledek ke semua orang
__ADS_1
sontak semua orang menatap Reno dengan tatapan yang mematikan
"asu" jawab Danu
"bngst" timpal Gilang
"wah gak bisa di biarin ini" ucap Rio
sedangkan Bendi dan Kevin menatap Reno dengan tatapan yang sulit di artikan
Reno sengaja membuat orang-orang kesal, kapan lagi coba pikirnya
"ini siapa lagi" tanya ibunya pada Tia
"kan udh Tia omongin di luar bu, Tia kenalin lagi ya, ini Reno Bu, dia teman Tia di sekolah" jawab Tia
"Reno Tante" ucap Reno mengulurkan tangannya
"salam kenal Reno" jawab ibunya dengan senyuman
"pantas anaknya cantik bener ibunya aja kayak gini," batin Reno
sesampainya di meja makan mereka mengatur posisi duduk
"Bu Tia ganti baju bentar ya" ucapnya
"iya, jangan lama-lama" jawab ibunya
Tia berlari kecil menuju kamarnya yang berada di
lantai atas
"Tia mau kemana Tante," tanya Kevin
"ganti baju" jawab ibunya
"Owwhhhhhhh" jawab serempak mereka yang sedari tadi mereka ingin dengar kan alasan Kenapa Tia naik ke atas,
Shahni tidak percaya semua orang yang ada di sana sangat memperhatikan Tia, Shahni melongok Karna kekompakan mereka menjawab tadi
" nggk Waktu SD, SMP, dan Sekarang SMA teman Tia semuanya laki-laki, astaga" batin Shahni menepuk keningnya
belum saja ingin duduk suara dari arah pintu membuat mereka menatap orang-orang yang baru saja tiba
...............
__ADS_1