
selesai dari makan semua orang satu-persatu pamit pulang, sekarang rumah Tia sepi, tinggal keluarga kecuali Sahdy yang belum pulang karna ada kegiatan ekstrakurikuler kebetulan dia di pilih menjadi wakil ketua OSIS jadi dia benar-benar sibuk dan ayahnya yang biasa pulang malam karna sibuk kerja
" Bu ayah bakal marah nggk ya kalo Tia Bawak teman-teman cowok main ke rumah lagi" tanya Tia
" tergantung, kalo ayah nggk tau dia nggk bakal marah, jadi cukup kita saja yang tau" jawab ibunya mengacak pucuk kepala Tia
" iya juga, berarti nggk ada yang boleh kasih tau" gumam Tia
ibunya mengangguk mengiyakan
"oke berarti sila harus bilang ke semua orang yang tadi liat teman-teman Tia Dateng" ucapnya berlari dan membisikkan sesuatu kesemua art dan bodyguard dan dia tidak lupa untuk memperingati kakaknya, kalau tidak habis sudah dirinya di marahi ayahnya
Setelah selesai akhirnya Tia membaringkan tubuhnya di atas kasur milik nya
"ah ternyata capek juga ya" batin Tia
Tia ketiduran di atas kasur, dia belum sempat mandi
................
dua hari sudah berlalu kini Tia harus bersiap-siap mengikuti kegiatan wajib di sekolah, yaitu perkemahan yang ada sudah di tetapkan
pagi-pagi Tia bangun tergesa-gesa untuk bersiap-siap pergi sekolah, semua perlengkapan sudah di siap kan jauh-jauh hari
awalnya Tia tidak di beri izin ayahnya tapi karna Kevin yang meminta maka sekarang dia di izinkan mengikuti kegiatan bermalam di sekolah
__ADS_1
" Bu Tia mau berangkat," ucap Tia terburu-buru
" Tia sarapan dulu" pekik ibunya
"ah iya Bu," Tia makan dengan lahapnya, selesai sarapan dia
menyalami kedua orang tuanya lalu berpamitan kepada kedua saudara saudari nya
" pelan-pelan Tia" ucap ayahnya pelan
" udah telat ayah, dah ayah, Bu dan kedua saudara laknat,"
ibunya mengantar Tia ke depan rumah,
" ibu udh Bawak in makanan sama snak-snak kesukaan kamu, sama barang-barang kamu sudah ibu masukkan" ucap ibunya
" hati-hati, jaga kesehatan disana, kabarin ibu kalo ada apa-apa, Bawak ini tapi setelah kembali pulang berikan lagi ke ibu, takut ayahmu mengetahuinya" ibunya memberikan Tia handphone
"ah, makasih ibu" ucapnya semangat
Tia masuk kedalam mobil, seperti biasa dia duduk di samping pak supir
......
sesampainya di sekolah, Tia sudah memasuki gerbang sekolah, beberapa bodyguard mengeluarkan barang-barang Tia, betapa terkejutnya Tia melihat barang-barang yang sangat banyak, entah itu perlengkapan mandi, pakaian, dan banyak lagi perlengkapan lainya, bahkan Tia di bawak'an ibunya selimut 3 dan Bantal serta kasur yang bisa di lipat, belum lagi makan-makan an, makanan berat ataupun makanan ringan
__ADS_1
"astaga ibu, ibu kira aku mau pindah apa" batin Tia menggelengkan kepalanya, tidak percaya dengan semua perlakuan ibunya
"Tia" sapa semua orang
di balas angguk'an Tia,
"pak keluarin makanannya saja sama tas baju itu, dan yang lainnya bawak pulang lagi, bilangin ke ibu di sekolah ini sudah di sediakan kamar hotel untuk menginap" ucap Tia greget
"tapi non, nanti nyonya marah" jawab pak supir dan bodyguard
"nggk ada tapi-tapian, dan satu lagi, berapa kali Tia ngingetin bapak jangan panggil non pak, panggil nama aja" ucap Tia
" ah baik non Tia" ucapnya lagi
"ya udah deh terserah kalian, mau manggil apa" gumam Tia
" Owh iya, hari Minggu siang jemput Tia ya pak" ucapnya sebelum bergabung dengan yang lain
" baik non" ucap mereka
" astaga, ya sudah terserah bapak saja lah, Tia kesana dulu" ucap Tia yang langsung menyalami supir dan bapak bodyguard yang keliatan seumuran dengan ayahnya
begitu lah Tia dia akan selalu menghargai orang tua yang seumuran dengan ayahnya
"hati-hati non" ucap mereka kompak
__ADS_1
" iya pak" jawab Tia
..... .