Kenyataan Di Balik Kisah Ku

Kenyataan Di Balik Kisah Ku
Perjanjian


__ADS_3

Di sisi lain Tia tidak mengetahui kalau saat ini semua murid sedang mencari dirinya


Tia turun dari taksi, Sampai lah tiba dirinya di tempat yang di tuju,


selesai dengan urusannya, bukannya pulang tapi Tia berhenti di pusat perbelanjaan yaitu mall namun bukan untuk membeli pakaian hanya sekedar untuk minum di caffe mall tersebut


Tia duduk seperti menunggu seseorang, tapi kenyataannya sebaliknya, tidak ada yang Tia tunggu,


begitulah Tia dia hanya menyukai tempat sepi, nyaman, bersih, damai dan Tia juga sangat menyukai kesendirian,


Tia lebih memilih kemana-mana sendiri di banding harus pergi dengan teman-temannya,


ntah kenapa Tia begitu tidak menyukai perkumpulan


Tia hanya memasan minuman, Tia sangat menyukai cafucino latte mengaduk-aduk minuman itu, sejenak Tia berpikir


" sepertinya aku salah telah menyimpan semua pertanyaan ini, kenapa aku sendiri tidak mengerti dan kenapa aku lebih memilih menjadi seperti ini, tapi aku sangat menyukainya, banyak yang aku sembunyikan, aku Takut ada yang mengetahuinya dan orang tua ku juga bakal tau dari orang-orang atau aku harus memberitahu semuanya pada keluarga ku, tapi sepertinya belum tepat" batin Tia


Tia seketika sadar dari lamunannya karna datangnya seseorang dari belakang


Tia melihat kebawah sambil mengerutkan keningnya berpikir


"sepatunya sepatu sekolah, terus juga di pake celana SMA tapi ko dia nggk ngomong ya, nggk mungkin lah hantu di siang bolong gini, lagi pula kakinya napak berarti manusia" ocehan Tia yang di ikuti tawa dari seseorang itu


perlahan Tia menatap kaki tersebut sampai di kepala seseorang itu, sontak Tia kaget


"re, reno, ngapain kamu di sini" tanya Tia gugup


" sebelum saya jawab pertanyaan kamu, saya boleh duduk" tanya Reno menunjukkan kursi yang ada di depan Tia


"Owh iya silah kan ren" jawab Tia


"kak saya pesan minuman yang sama ya" ucap Reno pada pelayan yang di sana


"baik" Jawab singkat pelayan itu


"apaan ini orang asal pesan aja, orang nggk di tawarin juga" batin Tia


Reno hanya menatap layar ponsel miliknya dan memainkannya, dia tidak menjawab pertanyaan Tia yang tadi

__ADS_1


sementara Tia kesal melihat sikap Reno seperti itu


Tia langsung membuka obrolan


"hmm, hmm" batuk yang di buat-buat Tia


"kenapa, batuk"tanya Reno, dan langsung menyeruput minuman yang baru saja sampai


" nggk" jawab Tia kesal


"awalnya aku care, mau Deket lebih jauh sama orang ini, tapi sikapnya nggk sopan banget, bikin tiba-tiba ilfil aja" batin Tia


"kenapa liat-liat gitu? dan ngapain kamu di rumah sakit" tanya reno


Tia kaget, mata Tia tiba-tiba membulat dan hampir keluar


"udh, nggk usah melotot-melotot gitu, saya nggk takut lagi pula mata kecil kayak gitu di paksain melotot, yang ada lucu ngeliatnya, bukan serem" ucap Reno cekikikikan


"Oh, jadi dari tadi kamu ngikutin aku, berarti kamu tau semuanya" tanya Tia dengan nada agak sedikit menantang


Reno mengangguk dan menaikkan alisnya tanda mengiyakan apa yang di tanya Tia


ketika Tia ingin keluar gerbang Reno tidak sengaja melihat Tia, namun Reno mengalihkan pandangannya dan memilih berbalik ke arah lain, namun bukannya pergi tapi malah diam-diam mengikuti Tia, Reno malah di buat penasaran melihat Tia di belakang kelas 11 IPS


"kenapa Tia mondar mandir kayak cacing kepanasan gitu ya, dan kenapa dia malah ke kelas 11 IPS bukannya dia sama dengan gue murid baru, ah mungkin saja dia ada perlu "batin Reno menepis rasa penasarannya


Reno melanjutkan perjalanannya, lagi-lagi langkah reno terhenti melihat Tia menyembunyikan tasnya seperti maling saja, Reno semakin di buat penasaran ketika Tia melempar tasnya ke luar pagar tembok


Tia kembali ke gerbang Reno menunggu tia dan memperhatikan gerak gerik Tia


"apa selanjutnya yang akan di lakukan gadis itu" batin Reno


sudah lama Reno menunggu,


"benar saja gadis yang selama ini di puja-puja pria ternyata nakal juga" pikirnya tersenyum menyeringai


Reno yang sudah biasa bolos dari sekolah tentu saja mudah untuk keluar dari sekolah tersebut, dia melompat ke pagar tembok, Reno menunggu tia mengambil tasnya, sementara itu Reno bersembunyi di balik tembok rumah warga, Tia tidak mengetahui Reno yang sedari tadi mengikutinya


Reno mengikuti Tia, Reno kaget melihat Tia ke rumah sakit, Reno mendengar semuanya apa yang di sampaikan dokter, sampai dimana Tia ke mall Reno mengikutinya, memperhatikan Tia, awalnya Reno Takut menghampiri Tia namun Reno tidak tega melihat Tia seperti itu, Reno memberanikan diri untuk menghibur Tia

__ADS_1


~FLASBACK OFF


⭐⭐⭐⭐⭐


"apa saja yang kamu tau tentang semuanya" tanya Tia lagi


" tentang semuanya, kamu sakit kan, terus juga tentang pera" jawab Reno


belum saja Reno menjawab semuanya, Tia refleks sudah menutup mulut reno dengan kedua tangannya


"bisa diam nggk, nggk usah di lanjutin" ucap Tia ketakutan


bukannya Reno melepaskan tangan Tia Reno malah terdiam kaku, seperti sedang di hipnotis Tia, Reno merasa seperti dekat dengan malaikat maut, wajah Tia dekat di samping wajah Reno, Reno juga merasakan aroma parfum yang di pakai Tia, membuat Reno benar-benar seperti orang mati,


Tia yang melihat Reno seperti itu langsung melepaskan tangannya


"maaf" ucap Tia yang kembali duduk,


sedangkan Reno salah tingkah, dia ingin pergi namun lagi-lagi tangan Reno di tahan Tia,


"mau kemana, kita belum membuat perjanjian" ucap Tia


"perjanjian" tanya Reno


"iya, sekarang kamu sudah mengetahui semuanya dan kamu harus berjanji tidak memberitahu siapapun, apabila ada yang mengetahuinya selain saya, dokter yang merawat saya, berarti itu kamu, kamu yang akan saya bunuh pertama kalinya" ucap Tia


Reno tertawa mendengar ucapan Tia


"saya tidak pernah bermain-main dengan ucapan saya, ini nomor telpon yang ada di kamar saya, hubungi saya jika kamu membutuhkan saya, dan pikirkan keselamatan mu " ucap tia yang berlalu pergi


sebelum pergi Tia sudah membayar minumannya dan juga Reno


Reno yang kaget dengan ucapan Tia masih duduk di tempatnya


"wah kenapa gue harus takut sama ucapannya, dia kan cewek "batin Reno,


Reno melangkah pergi dari tempat itu, Reno yang ingin membayar minumannya dengan Tia namun Tia lebih dulu membayar nya


"ah sial kenapa gue harus kalah lagi dari cewek itu" batin reno kesal

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2