
Rio langsung menjelaskannga
"Tia kakak disini akan menjelaskan ya, di sekolah ini bukan hanya ada satu kegiatan, disini ada banyak kegiatan ekstrakurikuler bukan hanya Pramuka tapi bisa kalian liat, kakak berdiri disini karna kakak salah satu anggota OSIS SMA cipta karya, jabatan kakak sebagai koordinator upacara setiap hari Senin, selagi kakak menjabat sebagai koordinator OSIS tugas dan tanggung jawab kakak juga Banyak,
soo, OSIS adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah ini, kalian mungkin suatu saat berminat ikut antisipasi dalam kegiatan ini, tidak hanya OSIS, ekstrakurikuler lainnya seperti Marching Band, pelatihan paskibra, kegiatan lingkungan sehat, voli, basket, ada banyak lagi olahraga lainnya, SMA kita juga sudah di pasilitasi pemerintah, dan bahkan di sebelah sana akan ada pembangunan gedung baru khusus untuk OSIS serta rapat guru-guru, perwakilan dewan serta pemilik sekolah ini, dan kenapa kami memilih Pramuka untuk dijadikan kegiatan siswa-siswi baru, karna di Pramuka banyak kegiatan ekstrakurikuler yang bersangkutan dengan Pramuka, jadi kamu pahamkan kenapa kami sangat membenarkan Pramuka disini, sudah jelaskanTia, kalian juga sudah mengertikan"ucap Rio
"iya kak," ucap kami semua, Tia hanya mengiyakan, padahal ada banyak yang ingin ditanyakan Tia namun Tia berpikir belum saatnya,,
"ya sudah sekarang kakak akan membagikan surat izin ini," ucap rio
Rio langsung kembali melanjutkan tugasnya untuk membagikan surat izin untuk orang tua atau wali dari murid
"sekarang apa ada yang ingin di tanyakan lagi, kalo tidak ada lagi kita mulai lagi pembahasannya" tanya kevin
"tidak ada lagi kak" serempak kami menjawab nya
tidak lama dari itu, tiba-tiba saja Zahra dan 4 sekawan datang dengan tergesa-gesa,
"maaf kak kami terlambat dari tadi kami mencari kelas 10ipa2 tapi malah kesasar saat kami nanya ke kakak2 kelas yang lainnya," ucap Rahma dengan kakak-kakak OSIS
" ya sudah gpp duduk lah di bangku yang kosong dan materi yang ketinggalan kalian tanya ke teman-teman yang sudah dulu sampai disini,
"baik kak," ucap serempak 4 sekawan itu
"Tia ini kelas 10ipa2 kan, Zahra menghampiri Tia dan bertanya
"iya ini kelas 10ipa2, kalian dari mana saja, gue kira kalian di kelas lain makanya gue nggk ngajak kalian tadi,"gumam
Tia sambil menunjuk kursi yang kosong di depan loli
"iya Tia, ntar aku ceritain sekarang gue duduk dulu ya, ucap Zahra yang langsung duduk di tempatnya di depan loli begitu juga dengan via, Rahma dan reni
__ADS_1
"oke, jawab Tia
"baiklah sekarang perhatikan lagi ya, kakak mau menjelaskannya lagi, ucap Kevin
semua siswa-siswi langsung kembali memperhatikan kak Kevin
"kita akan mengadakan perkemahan dari hari Jum'at sampai hari Minggu pagi, acara akan langsung menghadirkan pemilik sekolah ini yaitu bapak Handi
Kevin sengaja tidak menyebutkan nama belakang ayahnya karna Kevin tidak ingin semua tau kalo dia adalah keturunan pemilik dari sekolah tersebut,
"Dan untuk barang yang harus di Bawak dan tidak harus di Bawak sudah kakak tulis di depan papan tulis jadi kalian catat ya biar nggk lupa"ucap kevin
"arrrggggg,,, tiba-tiba saja Bendi terbangun dari tidurnya, Bendi langsung menarik paksa Alfin dan Riki untuk mengikuti bendi keluar dari kelas, namun Alfin dan Riki tidak mau karna mereka melihat tajam mata Kevin kakak dari Bendi
"kenapa, takut sama dia" tanya Bendi kepada Alfin dan Riki,
"bukan takun Ben, gue cuma mau jadi anak baik-baik dulu, nanti gue malah di omelin Mak gue, ucap Riki dan di balas angguk'an oleh Alfin, padahal Riki dan Alfin sudah diberi pringatan oleh ayah Bendi, kalo seandainya masih mengikuti Bendi melakukan kenakalan maka ayah bendi tidak segan-segan untuk mengeluarkan mereka dari sekolah ini
namun belum Bendi keluar dari kelas tiba-tiba saja
"hey, kamu mau kemana" tanya Kevin
"bukan urusan lu,"
"ini jadi urusan saya, karna saya disini bertanggung jawab atas kalian semua, jadi tolong kerja samanya," gumam kevin
namun Bendi tidak menghiraukan ucapan dari Kevin, ia hanya menepis tangannya dan langsung pergi meninggalkan kelas
"hi dasar laki-laki bere**s*k, gak tau apa ini lg masa perkenalan malah pergi gitu aja "gumam Tia
Kevin yang sedari tadi mengelus dada langsung menyusul Bendi
__ADS_1
"lanjutkan ini Nadya saya akan segera kembali," ucap kevin
"baik Vin," jawab Nadya
Nadya langsung melanjutkan nya, semuanya sudah tertera ya di Papan tulis dan tadi sudah sedikit di jelaskan kak Kevin, kapan akan di adakan perkemahan, dimana dan apa-apa yang harus di Bawak saat perkemahan berlangsung, ingat ya semuanya wajib ikut, yang tidak di izinkan orang tua, kalian harus memberitahu kami agar kami yang meminta izin langsung dengan orang tua/wali kalian, kalian paham, ucap Nadya
Sementara itu kevin menghentikan bendi yang berjalan di teras untuk menuju keluar sekolah
"ben, bendii" teriak Kevin
namun Bendi pura-pura tidak mendengarnya dia hanya melanjutkan perjalanannya
"Bendi William Prabudinistyo," langkah bendi langsung terhenti saat Kevin teriak memanggil nama panjang bendi,
bendi hanya berseringai dan memejamkan matanya, spontan bendi membalikkan badannya dan tiba-tiba saja Bendi menyerang Kevin dengan kakinya, Kevin langsung terjatuh, terlihat dari sudut matanya Kevin menahan untuk tidak menyerang balik bendi agar dia juga bisa mengontrol emosi nya, karna dia pikir ini sekolah bukan rumah ataupun tempat untuk bertarung
"sudah gue bilang jangan panggil nama panjang itu depan gue, kapan lu bisa ngertinya, lu pura-pura tuli apa emang lu beneran tuli, makanya kalo punya kuping itu di pake buat denger" ucap Bendi dengan nada emosi
" maaf saya yang salah, tapi tolong kembali ke kelas, tolong kerjasamanya, saya tidak meminta anda untuk mendengarkan saya berbicara, tapi kembali ke kelas sekarang, terserah kamu mau ngapain di kelas, mau tidur seperti tadi juga tidak masalah bagi saya, saya hanya berusaha menjaga nama baik ayah dan keluarga kita bendi, hargai saya sebagai kakak anda, tolong perpesionalnya,
Bendi tidak peduli apa yang sudah di ucapkan Kevin
dia kembali berjalan keluar dari sekolah itu,
namun kali ini Kevin sudah hilang kesabaran Kevin menarik bendi ke halaman yang bisa di bilang tempat yang jarang di kunjungi siswa-siswi disana, karna halaman itu terkenal dengan aura mistisnya dan tempat berkumpulnya orang-orang yang kurang adab, sopan-santun, bisa di bilang genk2 tidak bermoral
"ini kan yang kamu mau," ucap Kevin yang langsung menyerang bendi tanpa aba-aba, bendi terjatuh dan tidak sengaja kepala bendi terkena meja yang ada disana,
bendi tersenyum, "akhirnya gue bisa bikin lo emosi di sekolah kevin" gumam Bendi
BERSAMBUNG.......
__ADS_1