Kiriman Santet Dari Sang Mantan

Kiriman Santet Dari Sang Mantan
Draft


__ADS_3

Selayaknya pengantin baru Ridho dan Santy selalu terlihat bersama. Ridho yang selalu siap untuk antar jemput Santy saat bekerja atau pergi kemana pun yang Santy mau.


membuat teman-temannya yang jomblo seperti Rini selalu datang untuk mengejek Ridho yang menjemput Santy.


"Rini.ciee... Pengantin baru ni." mengejek Santy yang sudah siap ingin naik ke motornya Ridho.


"Santy.makanya ayo cepetan pepet terus si kokoh." ucap Santy membalas ejekan Rini.


Kokoh adalah orang yang sedang dekat dengan Rini saat ini.


Rini dan Santy selalu curhat dan bercerita tentang kehidupannya. Dan awal Santy dekat dengan Ridho.


Sampai saat dia mulai bercerita tentang Robbi, pria yang ganteng yang pernah dekat dengannya. Ternyata Rini juga mengenal dekat Robbi dan sifatnya yang jelek.


Rini banyak menceritakan sifat Robbi yang ternyata arogan,suka berbohong dan terakhir mengambil uang kas di tempat kerja.Aku tidak menyangka sifat Robbi seperti itu karena selama aku dekat dengan Robbi selama beberapa bulan, Robbi tidak pernah mau memakai uang Santy saat bersama atau pun bayar masing-masing, Robbi selalu bersikeras untuk membayar semuanya sendiri.

__ADS_1


tapi apa gunanya Rini untuk berbohong kepada Santy toh Santy sudah menikah dan tidak mungkin untuk dekat dengan Robbi lagi.


Karena Santy penasaran, Santy pun mencari foto Robbi di profil sosmed nya. Dan menunjukkan apakah ini Robbi yang sedang kami ceritakan, ternyata tentulah benar itu Robbi yang sedang di bicarakan Rini dan Santy.


"Santy.langsung bershalawat memuji kebesaran Allah." Maha Besar Allah telah memisahkan Santy dengan Robbi. Ucap Santy.


seandainya dulu komitmen itu dilanjutkan mungkin rumah tanggaku tak semanis ini, dan pasti Santy yang banyak kekurangannya ini akan selalu kurang di matanya.


Santy dan Robbi pulang menuju rumah kontrakan yang mereka tempati berdua. Bahkan 2 minggu Sebelum acara pernikahan diadakan rumah kontrakan ini sudah disewa oleh Santy dan Robbi. Robbi dan Santy mereka memutuskan untuk langsung pisah rumah dengan orang tua.mereka ingin hidup mandiri dan tanpa diganggu untuk menjalani rumah tangganya. Dan Mereka sudah mulai mencicil barang-barang sederhana seperti kompor, panci-panci untuk memasak dan piring-piring sudah mereka siapkan jadi saat sudah menikah mereka langsung pindah tanpa memikirkan hal itu dan tanpa merepotkan orang tua mereka masing-masing.


Santy sangat dewasa sekarang setelah ia menikah, semua hal dilakukan dengan baik, dari memasak hingga membersihkan rumah. Dan Ridho pun selalu ikut membantu Santy seperti menjemur pakaian yang sudah Santy cuci dan menyapu rumah dikala terlihat kotor Ridho melakukan itu tanpa disuruh dan dia tahu seperti itulah seorang suami yang mau membantu istrinya di rumah. Karena Santy sudah sangat sibuk di tempat kerjanya dan di rumah pun Santy tetap masih bekerja.


"selamat ulang tahun dek."isi dari pesan itu Santy memikirkan kata-kata itu dan teringat bahwa satu-satunya orang yang memanggilnya " dek" itu hanya Ardi. Santy bingung kenapa Ardi harus mengucapkan selamat ulang tahun padanya. dan sekarang sahabat Ardi berada di tempat kerja Santy dan pasti Kak Fahrul akan menceritakan apa saja hal yang bersangkutan dengan Santy kepada Ardi.


dari awal masalah perselingkuhan itu Santy sudah mem blokir akun Ardi tapi ternyata Ardi memakai akun baru, dan akun itu mungkin yang digunakan Ardi untuk melihat kondisi kehidupan Santy selama ini. Santy pun langsung mem blokir akun tersebut dengan perasaan yang sedikit terganggu, Santy tidak ingin lagi berurusan dengan hal yang namanya masa lalu atau kembali ke masa lalu, seperti tak habis-habis kisah tentang Ardi yang selalu mencoba ingin mendekati Santy lagi.

__ADS_1


Santy mencoba untuk akrab dengan Kak Fahrul, karena masih dalam divisi kerja yang sama. Tidak mungkin Santy tidak bertegur sapa dengan Kak Fahrul. Bersikap dewasa dengan melupakan masalah pribadi di tempat kerja.


suatu ketika Santy berada di satu jam kerja bersama Santy. Santy yang sedang tidak ada kerjaan waktu itu membantu untuk menyiapkan bahan makanan untuk acara rapat besok di ruang Meeting. Saat Santy sibuk menyiapkan bahan makanan membantu Kak Fahrul tiba-tiba Kak Fahrul mencoba membuka pembicaraan tentang Ardi.


" Santy kata Ardi Dulu waktu Ardi sering ke rumahmu, katanya Ibumu baik sekali ya padanya dan sering menawari Ardi makanan disana?" ucap Kak Fahrul yang membuka pembicaraan.


Padahal Santy sangat tidak suka Kak Fahrul membicarakan Hal itu tapi Santy menyembunyikan perasaan tidak sukanya. Dengan mencoba menjawab pertanyaan Kak Fahrul dengan santainya Santy pun mengarang cerita bahwa Ibunya lebih baik lagi kepada suaminya serta kepada orang lain. Pikir Santy walaupun dia berbohong Kak Fahrul tidak akan tau jua.


"iya Kak Fahrul. Ibu Santy memang orangnya baik kepada siapa pun termasuk suami Santy, dulu juga waktu masih pacaran suami Santy di suruh Ibu untuk makan di rumah terus tapi Suami Santy saja yang sungkan" ucap Santy yang tidak mau kalah. Dan tidak ingin membuat Ardi besar kepala karena perbuatan baik Ibunya santy dulu.


" Oh... " Kak Fahrul hanya mengucapkan hal itu.


aku tidak tau sebenarnya Ardi bercerita apa saja kepada Kak Fahrul. Apakah begitu istimewa saat Ibu Santy menawarinya makanan. Padahal semua tamu yang datang ke rumah pasti di jamu makanan kecil oleh Ibunya Santy.


Santy sangat ingin mengorek kehidupan Ardi yang sekarang kepada Kak Fahrul tapi Santy tidak ingin itu sangat terlihat dan seperti orang yang sangat ingin tau masalah kehidupan orang lain. Santy harus menunggu waktu yang tepat untuk mengorek kehidupan Ardi bersama istrinya Yuni. Syukur-syukur kalo kehidupan mereka melarat, ucap isi hati Santy

__ADS_1


Santy membiarkan Kak Fahrul yang terdiam dan tidak bertanya apa-apa lagi. Mungkin Kak Fahrul sedang berpikir atau memikirkan sesuatu hal. Atau sekarang Kak Fahrul merasa kalo Ardi hanya melebihkan cerita dan mengindahkan masa lalunya yang sebenarnya biasa-biasa saja.


Santy selesai dengan pekerjaannya membantu mengurus makanan, Santy kembali ketempat kerjanya dan duduk di meja kasir. Santy duduk sambil menunggu ada orderan atau ada tamu yang datang ke restoran. Karena restoran sedang sepi biasanya Santy hanya bisa menunggu sambil duduk atau bersih-bersih mencari kegiatan sampai jam pulang kerja.


__ADS_2