Kiriman Santet Dari Sang Mantan

Kiriman Santet Dari Sang Mantan
kontrakan berhantu


__ADS_3

Aku dibantu Evi berkemas untuk pindahan hari ini karena rumahku akan seger di renovasi. Banyak barang yang harus dipax di dalam kardus besar agar memudahkan kami memindahnya nanti setelah rumah selesai di renovasi.


"Evi.Pantas aja kamu ajak-ajak aku... ternyata barangnya banyak banget". Ujar evi sambil mengeluh kepada Santy.


" Santy.Hehehe... Aku pun nyegir." kepada Evi.


karena memang barangku banyak. Apa lagi baju-baju yang sudah tidak terpakai. Aku meniatkan untuk diberikkan lagi baju-baju yang masih bagus dan layak pakai kepada orang yang nantinya akan membutuhkan.


hari sudah siang, aku mengajak evi untuk makan siang di luar sekaligus istrirahat.


Aku memang keteteran karena aku berkemas sendiri, kakakku kerja dan adikku sekolah, mama dan abaku berjualan di pasar.


Untungnya Evi hari ini sengaja libur untuk membantuku.


Karena semua barang di rumah sudah selesai di pax aku harus pergi ke rumah kontrakanku untuk membersihkan. Sedangkan Evi aku suruh pulang kerumahnya.


"Santy.Kasihan evi kelelahan karena membantuku". Ucapku Dalam hati.


Aku tidak lupa untuk mengucapka terimakasi pada Evi sebelum dia pergi.


Aku pun pergi kerumah kontrakan itu sendiri. Aku bersih-bersih dari lantai atas tempat kami akan tidur malam ini. AKu buka jendela dan aku mulai menyapu.


Aku kelelahan dan berniat untuk berbaring sebentar, saat itu aku bermimpi kalo di rumah ini di bagian bawah ada orang yang juga menyewanya.


Di dalam mimpi itu aku hanya diam dan melihat dari lantai atas.


Aku lalu terbangun, aku seperti mendengar ada orang di bawah. Tapi aku males untuk bangun, suara itu semakin jelasku dengar saat pikiranku sampai mungkin itu mamaku yang sudah pulang.


Aku pun turun kebawah tapi kuliat tidak ada siapapun. Di luar pun sepi tidak ada tanda kalo ada orang.


Aku mengabaikan hal tadi karena mungkin aku masih berada di dalam mimpiku

__ADS_1


Kami pindah kekontrakan baru yang ada di pinggir sungai yang tidak terlalu jauh dari rumah.


Dulunya sungai itu tempat kami mandi, berlomba renang, dan menangkap ikan, sekarang sungai itu menjadi kotor dan sempit. Orang-orang hanya berlomba untuk membangun-pembangunan di atas sungai tanpa tahu efeknya di kemudian hari, sungai yang semakin dangkal dan aliran sungai terhambat akan membuat banjir.


Sore hari kami (aku, kakakku dan adiku) sibuk berkemas, karena siang mereka sudah pulang dari tempat bekerja dan sekolahnya.


aku hanya menyusun barang di kotak karena aku sudah kelelahan dari pagi tadi berberes.


dalam jangka waktu dua bulan renovasi rumahku akan selesai dan kami akan pindah lagi.


Di kontrakan kami tidur bertiga bersama kakak dan adikku, mama dan abaku tetap di rumah yang akan di renovasi, kecuali ingin mandi atau keWc baru mereka kerumah kontrakan ini.


Setiap malam aku memang sering terbangun dan kadang melaksanakan sholat tahajjud. aku mulai terbiasa melakukan sholat tahajjud, itu dimulai aku yang sering mendapat ganguan dan mimpi-mimpi yang aneh setiap malam.


Di sini aku selalu terbangun dimalam hari, dan pasti pandanganku selalu menatap kepojokan di ujung tangga naik. Aku memang tidak bisa melihat langsung hantu atau sejenisnya. Tapi aku selalu merasakan bila tempat itu angker atau tidak.


pada satu malam aku ingin melaksanakan sholat tahajjud, karena harus menggunakan mesin air.


Jam menunjukkan pukul satu malam, aku liat sekelilingku sangat sunyi, tidak ada satu pun tanda-tanda orang berada di luar rumahnya.tanpa rasa takut aku langsung saja menghidupkan kran air dan berwudhu.


Aku berwudhu sambil melihat-lihat sekitarku, aku lebih takut kalo ada maling yang memukulku dari belakang sampai pingsan lalu mengambil semua barangku. Seperti di film-film.


Selesai berwudhu aku menutup pintu rumah dengan perlahan.


Kakak dan adikku masih tertidur kuliat di lantai atas saat aku naik untuk mengambil peralatan sholatku, aku sholat di bawah agar lebih nyaman tanpa mengganggu kakak dan adikku yang sedang tertidur.


Dengan hati yakin aku melaksanakan sholat, pada saat aku mengangkat tangan untuk takbir tiba-tiba mesin air menyala "brtzz" dan langsung mati lagi.


Dalam keadaan sholat Tangan dan badanku langsung bergetar bacaan doa sholatku, aku paksakan untuk sempurna dalam keadaan gemetar itu, aku takut dan rasanya aku ingin lari.


Tapi aku yakin aku sedang sholat, aku menghadap Allah yang menciptakanku dan memciptakan alam semesta. aku yakinkan itu sampai keberanian aku muncul dan kembali sholat dengan tenang. Dan kejadian kedua pun muncul saat rakaat terakhir aku bangun dari gerakan rukuk, gorden yang ada di depanku tiba-tiba seperti tertiup angin atau seperti ada yang mengibasnya.

__ADS_1


Aku terus melaksanakan sholatku. Selesai sholat aku kembali naik kelantai atas untuk tidur, aku tau kalau mesin air yg otomatis saat kita menghidupkan kran air otomatis mesin akan menyala, dan kalo yang manual kita harus mencoloknya terlebih dahulu.


Seandainya pun rusak pasti harus ada aliran listrik untuk menghidupak mesin air itu


Dan pada saat itukan aku mengambil wudhu di luar dan tidak menyentuh apapun lagi.


Dan tidak ada angin juga yang mampu meniup gorden sampai bergoyang. Karena aku tidak punya kipas angin dan ruangan tertutup.


Pagi harinya, aku menceritakan kejadian malam tadi kepada kakak.


"Santy.' mesin air rusak ya?" Santy bertanya pada kakaknya.


"Kakak.tidak, tadi kakak baru memakai mesin air untuk mandi." ujar kakak Santy.


"Santy.tadi malam mesin air itu menyala "bzzrt" dan langsung mati lagi, ungkap Santy kepada kakaknya.


Kakak ku tau persis tempat ini karena disini tempatnya bermain bersama anak-anak yang lain.


Ternyata kakakku juga takut diam di rumah kontrakan ini karena dulunya pas di rumah kontrakan ini ada pohon kayu bulan, pohon sejenis pohon beringin yang biasanya jadi tempat hantu tinggal.


Tapi kami terpaksa dan tidak ada pilihan lain. Tidak ada rumah yang bisa kami diami untuk sementara ini.


Mungkin karena rumah ini baru dibangun, dan awalnya ini tempat mereka,terus tiba-tibA kami datang jadi penunggu (hantu-hantu) ingin berkenalan dan mungkin sedikit terganggu juga saat melihat aku sholat dan baca doa-doa.


Setiap aku berada di kontrakan aku selalu berusaha untuk tidak melamun. Karena aku takut dirasuki oleh penunggunya.


Aku selalu memutar murotal al-quran lewat yutube, dan ayat-ayat untuk mengusir jin jin di rumah.


Dan begitu juga kakak ku selalu memutar murottal al-quran di hp jika dia berada sendiri di rumah.


Itu karena di sebabkan kakakku takut akan cerita kejadian yang aku alami di rumah ini.

__ADS_1


__ADS_2