
...Episode 7...
Pagi hari telah tiba, aku terbangun dari kasusku, aku terbangun dengan perasaan gugup dikarenakan hari ini adalah hari Turnamen.
Aku berdiri lalu melakukan sedikit gerakan merenggangkan otot lalu setelah itu aku mengambil kedua pedangku dan mulai hari ini aku menamakan kedua pedangku dengan sebutan archiles pedang lama dan katana pedang baru, untuk pedang baruku kenapa kunamai katana, dikarenakan katana adalah nama jenis pedang ini.aku baru mengetahui ini ketika Adam memberitahukannya kepadaku kemarin.
Setelah itu aku keluar ke untuk mandi. habis itu sarapan pagi disebuah restoran didekat penginapan. Entah kenapa hari ini Adam tidak terlihat, aku sudah mengetuk pintunya berkali-kali tapi tidak ada respon. Jadi kuputuskan untuk makan sendirian di restoran. biasanya kami berdua akan makan bersama, terutama saat pagi dan selesai menyelesaikan misi.
"...."
"ayo acara akan dimulai sebentar lagi jangan lupa datang kalian semua dikarenakan ada banyak petarung terhebat yang sedang menunggu kalian..."
Saat aku sedang makan, aku mendengar suara wanita yang berteriak keras hingga terdengar dari dalam, katanya turnamen akan dimulai, tunggu sebentar itu berati waktu pendaftaran sudah habis...sial aku harus segera menghabiskan makananku lalu pergi secepatnya di Colosseum.
lokasi Colosseum cukup mudah ditemukan, itu dikarenakan tempat itu sangat besar dan dekat dengan pelabuhan. Jadi tidak butuh waktu lama aku sudah sampai disana, Adam darimana saja, dia tidak terlihat dimanapun.
"Yoh"
secara tiba-tiba Adam muncul begitu saja dibelakangku
"darimana saja kau"
"Maaf aku pergi lebih pagi darimu."
"haa.. Kau terlambat mendaftar.
tapi aku sudah memasukkan namamu.."
"maaf dan terimakasih."
aku bersama Adam menuju area belakang Colosseum, dimana tempat itu merupakan tempat dimana para petarung berkumpul.
Kami akhirnya sampai, sebelum masuk kamu diminta penjaga untuk memberikan kartu anggota petarung, Adam memberikan kartu milikku setelah beberapa saat kami diijinkan untuk masuk oleh penjaga.
saat masuk, kami melihat banyak anggota petarung yang akan ikut turnamen sedang menunggu, suasana tempat ini lebih sunyi dan serius, beberapa orang melihat kami seakan mengejek, ini akan menjadi lawan yang mudah. Aku sedikit takut jika mereka semua bisa menggunakan mistic force.
aku harus lebih berwaspada dan tidak boleh berpikir hanya kami berdua saja yang bisa menggunakan kekuatan mistic force.
"..."
Suara langkah kaki mendekati kamu berdua. Aku menoleh kebelakang dan rupanya dia orang yang kutemui kemarin.
"siapa dia."
"jadi kau benar-benar datang rupanya."
rupanya dia Viktor, aku sedikit terkejut dan takut melihat tubuh Viktor yang rupanya lebih besar, sebelumnya saat pertama kali bertemu, Viktor mengenakan jubah hitam, aku tidak tahu jika Viktor memiliki tubuh yang kuat.
aku yakin dia lebih kuat daripada Adam.
Adam kemundian berjalan mendekati Viktor.
"hai namaku Adam Ashikaga, aku rival dia kudengar kau petualang tingkat expert."
"iya itu benar, aku ingin dia bertarung denganku di arena sebentar lagi."
"itu bagus, sebenarnya aku juga tertarik bertarung bersamamu. Tapi itu jika kau tidak kalah darinya."
sepertinya Viktor tidak menyukai perkataan Adam yang seakan dia lebih kuat daripada Viktor, jujur aku tidak tahu batas kekuatan asli mereka berdua.
"Hah jangan sombong aku tidak akan kalah olehnya. tunggu saja kalian nanti."
Viktor kemudian pergi begitu saja.
semua orang disini menatapku, apakah mereka bisa menggunakan kekuatan mistic force atau tidak.
"Hei, apa boleh menggunakan kekuatan ini... Kurasa mereka juga bisa."
"Ini pertujukan umum tentu saja tidak boleh, mau bagaimanapun kau dilarang menggunakan kekuatan ini.
__ADS_1
Jika Adam sendiri mengatakan itu, aku akan sebisa mungkin tidak menggunakan kekuatan ini, namun jika aku tahu musuh menggunakan kekuatan ini aku ingin setidaknya membalasnya dan harus membuat penonton tidak melihatnya.
"turnamen akan dimulai sebentar lagi mohon bersiaplah kalian.
bagus akhirnya turnamen akan dimulai sebentar lagi, aku tidak sabar dengan turnamen ini, ditambah ini pertama kalinya aku melawan musuh kuat penguna mistic force, walaupun aku tidak tahu apakah mereka bisa atau tidak.
"Ingat, di arena kita adalah musuh, jangan kau pikir aku akan menahan seranganku nanti ketika kita bertarung."
"kau pikir siapa aku, aku bukannya pengecut, lihatlah hasil latihanku selama ini."
Setelah itu kami semua berjalan keluar lalu menghadap para penonton yang sangat meriah melihat kami keluar sambil bertepuk tangan dan berteriak.
aku sangat senang sekali..
"...."
Musuh pertama ku adalah seorang petualang yang bernama Tom. Dia seorang petarung dengan menggunakan 2 belati, sebaliknya denganku yang mengunakan 2 pedang yang berbeda.
Aku memikirkan cara agar bisa menghadapinya, hal pertama yang kupikirkan adalah kelemahan senjata tom, dia mungkin memiliki mobilitas lebih tinggi dariku, tapi soal pertahanan dia mungkin akan sedikit kesusahan, untuk bisa menahan seranganku, setidaknya dia menggunakan 2 pisaunya.
jadi aku memutuskan menggunakan pedang katana sebagai senjata utamaku dan pedang archiles sebagai cadangan, jadi ku simpan di belakang tubuhku, akan ku gunakan jika perlu.
Jujur saja ini pertama kalinya aku menggunakan 2 pedang, untuk itu aku tidak akan mengambil resiko menggunakan 2 pedang, karena kurangnya pelatihan juga pastinya.
Kemundian kamu berdua bersiap dan menyiapkan posisi kita serta senjata masing-masing.
juru menyuarakan suaranya kepada penonton
"saksikan duel antara pengguna pedang dan pisau. Siapakah yang akan menang!!!!"
"woooooohhhh!!!"
Penonton menyuarakan suaranya dengan keras kepada kita, aku sedikit gugup dan awalnya aku sedikit ragu karena untuk naik ring arena.
setidaknya aku harus fokus menghadapi lawanku saat ini.
"...."
menggunakan senjata mahal bukan berarti membuatmu lebih mudah untuk menang.
diamlah kau hanya petualang pemula, peringkat aja kau belum punya apalagi kartu Serikat.
"bagaimana kau tahu.?"
"sudah jelas aku membacanya di papan anggota duel, jika kau teliti dan melihatnya kau akan tahu setiap nama, prestasi dan peringkat."
Sebaiknya aku harus lebih sering membaca informasi.
"kau tidak memiliki peringkat dan prestasi, itu berarti kamu hanyalah pemula yang sok-sokan kuat."
"..."
"siap.. mulai..."
dia langsung melompat kearahku, sementara aku akan bertahan diposisiku, aku akan lebih fokus bertahan.
Dia sampai dan langsung menyerangku, serangan kedua pisaunya sangat cepat, tapi aku bisa mengimbanginya.
"apa...? Dia lebih lambat daripada saat aku bertarung dengan adam?.."
aku dengan berani mengganti gaya bertarungku dari bertahan menjadi fokus menyerang.
"apaa!!!"
Seperti dugaanku dia terkejut dan fokus dia terganggu, ini kesempataku, meningkatkan kecepatan gerak setiap serangan dengan mendadak..
"Aahh.."
dia terluka dan langsung mundur. Aku kemudian mengambil pedang milikku yang satunya, kini situasi berbalik.
__ADS_1
Aku yang maju menghampirinya.
"sial!! Bagaimana bisa aku akan terpojok oleh anak baru itu.."
aku hanya menjawabnya dengan senyuman saja.
"cih!."
"!!!"
dia kini mengubah teknik bertarung, ini adalah pertama kalinya aku melihat seseorang bertarung yang cukup unik. tom menggunakan tangan kanannya untuk bertahan sementara tangan kirinya untuk menusuk. Dia terus menerus mencoba menusukku, sekaligus bertahan.
Aku tidak punya pilihan selain mundur dan akan menyerang dia dari samping, tapi masalahnya dia sangat lincah untuk bergerak.
"berpikir.. berpikir.. berpikir"
aku terus menerus berpikir untuk menghadapinya, jika tidak kupikirkan dengan cepat aku akan kalah dengan mudah.
!
Aku mendapatkan ide, ide ini sedikit nekat.
Aku menunggu aba-aba, ketika dia selesai menyerang, pastinya ada saat tangan mundur dekat dengan jarak dada.
hingga aku mendapatkan kesempatan.
"haahh!!!"
"apaa."
Aku sekarang sudah tepat sangat dekat dengan dia, sementara tangan kirinya sudah berada di sebelah kananku, tangan kirinya sudah tidak bisa dia gunakan kecuali tangan kanannya, untuk itu aku harus mengakhiri serangan dengan cepat.
"siaaattt."
Aku melepaskan pedang katana ku lalu memukuli dagunya dengan cepat dan kuat hingga dia terpental keatas.
tapi pisau milik tom di tangan kanan berhasil mengenai bahuku..
Tapi tom yang terkena pukulan ku, terjatuh dan tidak bisa berdiri lagi..
"..."
Pemenang pertarungan ini adalah Raden sih pemula..!!!"
"woaaaahhhh"
penonton menyorakiku, aku sangat senang sampai tidak bisa bicara lagi.. Aku langsung turun dengan perasaan bangga.
"..."
Aku kembali di ruang tunggu untuk istirahat.
sekaligus menunggu lawanku selanjutnya.
Tidak kusangka Viktor menunggu juga disana.
"kau hebat, bisa menyelesaikan masalah dengan cepat dan tenang sehingga kau bisa menang.. Kau tipe orang yang bisa beradaptasi dengan cepat."
"terimakasih.. Aku tidak akan kalah jika aku melawanmu."
"hm!"
Seorang perawat menghampiriku lalu memintaku untuk mengikuti mereka ke ruang pengobatan untuk mengobati lukaku ini.
Sepertinya kali ini lawan baru yang dihadapi adalah seseorang yang unik. Aku harus waspada dari pertarungan selanjutnya..
Aku kini berada di ruangan pengobatan, banyak petarung yang menang dan kalah dirawat disini setelah menyelesaikan pertandingan mereka, aku tidak melihat Adam, kurasa dia sama seperti Viktor,
bisa menang tanpa terluka sama sekali.
__ADS_1
perawat menyuruhku untuk istirahat saja dikarenakan luka di bahu ku ini lumayan dalam dan terbuka, mungkin butuh waktu untuk sembuh, jadi aku memutuskan untuk tidur saja di kasur, sambil ditemani perawat yang cantik.