Ku Terima Hinaan Kalian

Ku Terima Hinaan Kalian
Ku Terima Hinaan Kalian | 45


__ADS_3

Ku Terima Hinaan Kalian | 45


"Pikirkan saja sendiri!" Jackson hendak meninggalkan Aalis, tapi tangan nya segera di raih oleh Aalis, membuat ia berhenti melangkah.


"Jangan membuat teka-teki, Jackson. Katakan pada ku apa kesalahan, Ku. Hingga kau menghindari ku beberapa hari terakhir ini." Aalis menatap Jackson sengit.


"Katakan pada ku, siapa yang kau temui beberapa hari yang lalu di malam hari."


Aalis tertegun. Jackson tahu ia di bawa keluar malam itu. Ini kah alasan Jackson berubah pada nya. Mungkin kah Jackson tahu bahwa pada malam itu Caesar yang membawa nya? Tapi, bagaimana bisa? Ia yakin saat itu tidak ada penjaga satu pun di kediaman nya. Entah kenapa, untuk jujur pada Jackson rasa nya sulit Aalis ucapkan.


"Aku memperingati mu dengan serius, Aalis. Saat ini kau adalah istri ku, jaga harga diri mu dengan baik. Jangan pernah berpikir kau bisa mengkhianati ku. Sampai kapan pun kau tidak akan pernah bisa bersama dengan Caesar!"


Jackson tahu akan sangat sulit bagi Aalis untuk memberi jawaban. Ia mengibaskan tangan nya lalu melangkah.


Akan tetapi, sekali lagi ia di tahan oleh Aalis. Wanita itu meraih tangan nya lagi. "Caesar menarik ku keluar malam itu, dan aku tahu itu kesalahan ku karena tidak mengatakan nya pada mu."


Wajah Jackson semakin kaku. Aalis mengakui nya tanpa ragu.


"Aku meminta maaf atas kesalahan ku. Aku berjanji pada mu, aku tidak akan pernah bertemu dengan Caesar lagi." Aalis tidak berbohong dengan ucapan nya, tapi Jackson tidak bisa mempercayai nya.


Dan Aalis tahu akan hal itu. Ia hanya berharap Jackson melihat kesungguhan dalam ucapan nya.


"Sudah terlalu larut. Cepat masuk ke dalam!" Jackson kemudian benar-benar meninggalkan Aalis.


Aalis menghela napas. Tidak apa-apa sekarang Jackson masih marah pada nya, yang terpenting ia sudah tahu apa alasan pria itu mengabaikan nya selama beberapa hari ini.

__ADS_1


Hidung Aalis terasa gatal, lalu ia bersin untuk beberapa kali. Nampak nya ia akan terserang flu.


"Yang Mulia, ayo kembali kedalam." Sadie bersuara lagi setelah cukup lama diam.


Kali ini Aalis tidak mengabaikan Sadie, ia segera masuk ke dalam kediaman nya. Melepas semua pakaian nya lalu berendam di air hangat. Aalis merasa sangat nyaman, mungkin akan lebih nyaman lagi jika rasa hangat itu ia dapatkan dari dekapan Jackson.


Pikiran nya mulai kacau sekarang. Semudah itu benci berubah menjadi cinta. Benar kata orang, cinta dan benci itu hanya di batasi oleh garis yang sangat tipis.


Beberapa saat lalu ia membenci Jackson setengah mati, tapi kini ia siap mati untuk Jackson. Baiklah, Aalis terdengar seperti sedang terkena karma sekarang.


Mungkin ini karma termanis yang pernah Aalis alami dalam hidup nya. Ia jatuh cinta pada pria yang sangat ingin ia bunuh dengan kedua tangan nya.


Simpul simpul kebencian telah terurai, berganti dengan simpul cinta yang kini terikat mati.


Hari ini Jackson dinobatkan sebagai raja baru Groft. Pria yang baru berusia 25 tahun itu menjadi Raja termuda sepanjang sejarah Groft.


Mahkota yang Jackson pakai selama ini sudah berubah menjadi mahkota Raja. Dan Aalis, wanita itu juga sudah memakai mahkota. Aalis semakin indah dengan Mahkota yang melekat di kepala nya.


Sekarang posisi Putra Mahkota kosong, dan akan beralih ke putra Jackson dan Aalis nanti. Raja Wylus memilih pensiun di usia 45an tahun karena ia ingin hidup tanpa banyak beban di pundak nya.


Ia juga ingin lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga nya tanpa pusing untuk memikirkan masalah kerajaannya. Begitu pun dengan Ratu Eliosia.


Dalam hati nya, Aalis sungguh tak menyangka akan berada di titik ini. Hidup nya benar-benar penuh dengan keajaiban, ia bertemu dengan Jackson dan kini menjadi Ratu di negri ini.


Sebagai seorang Ratu, beban Aalis akan bertambah, tapi ia tidak memiliki tekanan apapun. Sebagai wanita Jackson, ia sudah menyiapkan diri nya untuk menanggung banyak beban. Ia juga akan membantu suami nya dalam pemerintahan.

__ADS_1


Para wanita merasa iri pada Aalis, karena Aalis menjadi satu-satunya wanita yang di peristri oleh Jackson. Ya, itu adalah keberuntungan Aalis.


Pemerintah pun sudah beralih menjadi di tangan Jackson. Keesokan hari nya,


Ruang Pemerintahan telah di isi oleh beberapa pejabat. Mereka semua berbaris rapi sesuai dengan tinggi jabatan masing-masing.


"Yang Mulia Raja memasuki ruangan!" Pemberitahuan terdengar dari arah pintu, detik selanjut nya kaki Jackson disusul dengan tubuh Jackson memasuki ruangan pemerintahan yang didominasi dengan warna emas dan merah.


Semua pejabat segera berlutut. Jackson melangkah di atas karpet merah, menaiki anak tangga menuju ke singgasana nya.


"Berdirilah!" Jackson telah duduk di tempat nya.


"Terima kasih, Yang Mulia. Semoga Yang Mulia berumur panjang. " Para pejabat bangkit dari posisi duduk mereka.


Jackson memperhatikan para pejabat yang ada di depan nya. Biasa nya ruangan itu akan penuh, tapi sekarang hanya ada kurang dari setengah pejabat yang mengisi ruangan itu.


Mereka yang ada di sana sebagian merupakan pendukung Jackson, dan sebagian yang lain nya adalah orang-orang yang netral.


"Berikan pengumuman pada seluruh rakyat Groft, bahwa akan ada pembukaan penerima para pekerja baru untuk mengisi posisi yang kosong di berbagai departemen.


Perekrutan itu terbuka untuk semua kalangan. Mereka yang berhasil lolos dari tiga tahapan tes akan menjadi pejabat istana. Pastikan tidak ada kecurangan dalam perekrutan ini.


Perdana Menteri, aku ingin anda yang bertanggung jawab untuk tugas ini. " Jackson memberi perintah pada Perdana Menteri.


"Baik, Yang Mulia. " Perdana Menteri menjawab patuh.

__ADS_1


__ADS_2