Kumpulan Cerita Horor

Kumpulan Cerita Horor
Episode 04


__ADS_3

Tapi aku tidak bisa memutuskan sendiri . Kami sekeluarga berpikir bagaimana semestinya


"Lebih baik labrak aja laki laki itu" kata kakak pertama ku


"Jangan main kekerasan nak itu gak baik" sahut ummi


"Ummi tau kan perbuatan laki laki itu.. dia bukan lagi manusia.. dia benar benar bejat" kata kakakku


Ummi hanya terdiam dan tidak bisa berkata kata.. aku juga sedikit setuju dengan perkataan kakakku . Laki laki itu benar benar bukan manusia.. dia sudah tidak perlu dikasihani


"Lebih baik kita laporkan saja perbuatan laki laki itu ke polisi" cetus kakak keduaku

__ADS_1


"Emang polisi bakal percaya sama kita ? Lebih baik kita labrak aja" kata kakak pertamaku


Ditengah tengah pertengkaran itu , terdengar suara tangisan pilu mencekam... membuat semua orang yang sedari tadi bertengkar kemudian terdiam... aku melihat ke arah datangnya suara dan ternyata itu almarhuma teh iis . Dia menangis dan berdiri di tempat yang sama saat aku melihatnya , ketika hendak ku dekati tiba tiba saja....


Duaaarrr....


Cahaya hitam pekat mengelilingi area hutan tersebut . Makhluk hitam yang tadi ku lihat kini muncul lagi dengan bentuk yang sangat mengerikan.. tubuhku kaku.. aku tidak bisa bergerak.. rasa takut yang menjalar di sekujur tubuhku menguasai pikiranku.. aku hanya bisa melihat 'mereka' dari jauh dan menyaksikan arwah teh iis yang dikoyak habis oleh 'mereka' . Air mata ku bercucuran , tak kuasa aku melihat bagaimana makhluk itu mengoyak dan memakan arwah teh iis . Aku marah dan sangat kesal.. dengan keberanianku , aku menghampiri makhluk makhluk itu dan mengusirnya . Tapi langkahku terhenti oleh almarhuma teh iis yang tidak ingin aku terluka


Aku menangis.. berteriak.. namun tak ada gunanya.. sebelum almarhuma teh iis ditelan oleh makhluk makhluk itu , dia menunjuk suatu tempat di sekitar hutan itu . Setelah menunjuk kemudian 'mereka' semua lenyap


"Yat.. yat kamu gak apa apa kan nak ?" kata ummi seraya menyadarkan aku

__ADS_1


"Ummi.. teteh.." kataku sambil menangis kencang dipelukan beliau


Setelah lama aku menangis akhirnya aku merasa tenang . Dan aku mengatakan apa yang aku lihat pada ummi dan juga saudaraku yang lain , dan ternyata mereka juga melihat hal yang sama denganku . Lalu aku dan kakak pertamaku memutuskan untuk mencari apa yang ditunjuk oleh almarhuma teh iis .


Singkat cerita , setelah satu jam berlalu akhirnya kami menemukan sebuah kotak hitam yang terkubur diantara pohon pisang . Kemudian kami membawa kotak itu dan membukanya didepan yang lainnya . Ketika aku membuka kotaknya , aku benar benar kaget . Disini banyak sekali foto foto dari para gadis , dari yang muda hingga yang sudah ber umur . Dan juga ada foto teh iis di dalam kotak ini , selain itu kami juga menemukan sebuah kain bertuliskan bahasa arab . Setelah kami melihat semua itu , kami yakin bahwa teh iis tidak meninggal karena kecelakaan . Melainkan dia dijadikan tumbal oleh suaminya sendiri...


"Bejaatt.. sungguh bejat.. aku sudah tidak tahan lagi.. aku akan membawa bukti ini ke kantor polisi dan mengusutnya" kata kakak pertama


Kami semua sangat setuju dengan ide kakakku itu , hanya saja ummi yang tidak bisa menerima kenyataan tersebut


"Ummi jangan bersedih dan menyesal.. aku percaya bahwa Allah itu adil . Dia tau bahwa teh iis tidak pernah berbuat salah dan dosa" kataku sambil menenangkan ummi yang terus menangis tanpa henti

__ADS_1


Keesokan harinya , lelaki bejat itu akhirnya dibekuk polisi . Mereka juga menemukan berbagai barang bukti berupa buku sihir dan juga boneka santet untuk membunuh orang . Kami lega jika lelaki itu bisa diberi hukuman atas perbuatannya .


__ADS_2