Kumpulan Cerita Horor

Kumpulan Cerita Horor
Episode 20


__ADS_3

Kesaharian warga di kampung ku , ya ngandelin air sungai , kampung ku memang masih asri , air di sungai masih jernih dan banyak bebatuan bebatuan besar .


Singkat nya tahun ini di bangun lah MCK (toilet umum) , MCK pertama di bangun di tanah wakaf , lebih tepat nya di bawah pohon bambu , ( kebun bambu ) . MCK ke dua itu di bangun 15 meter arah ke hulu sungai tepat di samping empang rumah pak rt .


Singat nya MCK ke satu ini kan di buat di tanah wakaf , dan di bawah rimbunan pohon bambu , aneh sih kaya gak ada tempat lain aja , konon tempat itu tempat makam para bayi bayi di kuburkan , entah yang mengalami keguguran , atau bayi yang meninggal masih kecil , tempat itu di jadikan makam bayi .


Awal mula di bangun pun penuh perdebatan , warga dan pihak pembangun MCK , namun warga pun gak bisa mengelak nya , ya di mana lagi . Mana mungkin di tanah orang yang punya pemilik nya .


Pondasi awal di mulai sudah banyak kejanggalan , ada ada tukang yang sampai pergi gitu aja lalu sakit . Di tiap hari nya ada aja ke janggalan ,


bahkan ada salah satu tukang yang saat itu datang paling awal , dia menjumpai anak kecil sedang menunduk sambil memeluk lutut nya sedang nangis , ketika si tukang ini menghampiri nya ternyata bocah tiba tiba menghilang begitu saja .


Satu bulan kemudian , MCK itu sudah siap dipakai , namun belom di resmikan , ya nama nya di kampung , pada gak sabar iya kan , belom aja di doakan atau gunting pita , namun ada beberapa warga yang sudah mendahului nya terlebih dahulu .


Singkat si bapak A ini , suatu malam dia sakit perut , dan mungkin dah gak bisa di tahan lagi , biasa nya si bapak A ini pergi ke sungai , namun merasa sudah ajah MCK menurut nya ya sudah bisa dia gunakan . Walau belom di resmikan , beliau pegi ke MCK tersebut , awal nya tidak ada keanehan , semua biasa saja , pas dia akan jongkok.... dia mendengar suara anak menangis , berlari lari , bahkan ada yang ketawa puas . Singat nya si bapak A ini sudah tak heran dengan hal hal itu . Namun ternyata si bapak ini ntah tersadar atau tidak sengaja , beliau tertidur di MCK itu .


Istri dan anak nya mencarinya , karena sedari malam si bapak tak pulang , di carilah dan ternyata si bapak ada di dalam MCK , sadar dan cerita lah dia ternyata ketika dia akan hendak pulang dia di hadang oleh mahluk besar tinggi hitam berbulu , dengan mata melotot merah , yang menghalangi pintu keluar . Dia tak sadarkan diri seketika .


Singkat cerita MCK ke dua sudah mulai di bangun , karena ini tepat di dekat rumah pak rt jadi lebih cepat , singkat nya... MCK ke dua ini sudah resmi dan bisa di gunakan termasuk MCK yang pertama . Konon warga masih jarang yang menggunakan MCK itu , hanya satu , dua orang saja yang menggunakan .


Berminggu minggu kemudian , gembar gembor MCK itu semakin luas , sampai tak ada warga satu pun yang menginjakan kaki di MCK itu . Begitupun di MCK ke dua , yang saat itu pak rt pindah rumah dan rumah itu di biarkan begitu saja , menambah hal angker MCK ke dua .


Singkat nya , saat itu kucing persiaku hilang , ya karena aku kerja dan pulng jam 5 sampai rumah , kucingku hilang . Tak pikir panjang ku cari si kucing , ku susuri di tiap tiap rumah , bahkan ku tanyakan tiap tiap orang , ya karena orang orang di kampungku tau kalau aku pelihara kucing . Terus ku susuri jalan sampai ku tempuh kampung tetanggaku , ku lewati jalur pintas aku lewat perkebunan kelapa yang luas , saat itu aku tak tau sudah jam berapa . Ku dengar sayu sayu selawatan yang menunjukan hampir magrib , tak sengaja ku lewat semak semak dan tembus di depan MCK ke satu , ya di bawah pohon bambu , yang konon bekas makan para bayi .


"Meoong meoong" terdengar suara manis kucing , ku kira memey kucingku , ku perlahan menghampiri MCK dan suara itu semakin jelas , dan meyakinkan ku untuk terus memanggil "memey , memey , pulang yu"


Ku beranikan masuk entah pikiranku saat itu hanya ketemu memey kucingku , masuk ku liat kaca besar dan westafel yang sudah kumuh dan kotor , terus ku memanggil memey , sontak ku di kagetkan oleh ibuku... kala itu , aku di kagetkan oleh tepukan ibu ku , sangat keras di pundakku , sontak ku kaget dengan suasana saat itu .


"Pulang !!!" hanya itu yang ibuku bilang


Aku berjalan terlebih dahulu , disusul ibuku yang ada dibelakang . Tiba saat di rumah adzan magrib berkumandang , pergilah ku ke kamar mandi , ternyata ibuku sedang mandi di dalam .


"Lah kan ibuku ada di belakangku , ko bisa dia duluan dan sedang mandi , lewat mana ???"


Pikiranku saat itu , sudah tak aku hiraukan sementara , karena ibuku pun bergegas akan sholat , selang beberapa menit aku mandi .


"Mah , ko bisa tadi mama duluan , lewat mana ? kan mama ada di belakang" kataku


"Ngimpii.. orang mamah gak kemana mana dari tadi" jawab mamaku


Aku diam mendengar jawaban itu


"Emang kenapa ?" tanya mamaku


"Gak gak kenapa napa" jawabku


"Yang tadi siapa ?? kalau bukan mama ku , terus dia siapa ??" kataku dalam hati


Dari kejadian , itu aku merasa sedikit aneh . Esok hari nya , ku terus mencari kucingku yang belom juga ketemu .


Dari sisi lain ada kejanggalan aneh di MCK ke dua, karena sering mendengar suara mandi di tengah malam , suara buang air di tengah malam , suara gaduh di tengah malam , di tambah keangkeran oleh rumah bekas pak rt yang di tinggalakan begituh saja .


Simpang siur , tentang MCK ke dua , tapi tidak membuat sebagian warga yang masih menggunakan nya , ya karena salah satu alasan mereka kerena butuh . Di samping mereka tak punya kamar mandi pribadi , dan jarak rumah mereka deket , hanya hitungan meter saja .


Kala itu hari sabtu , malam minggu kucingku masih belom kutemui , aku berencana malam sehabis isya mencari kucingku , karena ada yang melihat sekitaran belakang mesjid . Sebelum ku belakang mesjid , ku telusuri terlebih dahulu sisi sisi jalan raya , sambil memanggil...


"MEMEY.. MEYYY.. MEYY..."


Tak lama reza teman ku triak .


"Neng , tahh si memey..... lumpat nyabrang" (neng tuh si memey , lari nyebrang)


Aku , reza , dan sila memilih tuk ke belakang rumah warga , sedangkan rian dia menunggu di depan . Kami ber tiga menyusuri gelap ,dan terkadang ada cahaya lampu 5 wat yang menerangi kita , sambil di bantu senter handphone . Tepat di belakang mesjid , memang ada sumur yang sengaja di gunakan para warga setempat untuk mengaliriin air ke tiap tiap rumah warga . Tepat di sumur itu , ada rumput yang bergoyang , ku kira memey , ku samperin rupanya hanya biyawak .


Tak lama dari itu sila berteriak

__ADS_1


"Wey siga aya suara mandii bae , dina mesjid , pak sukri ( marbot ) lain ges balik tadi" (hay , kaya ada suara orang mandi , di mesjid , pak sukri marbot kan udah pulang tadi)


"Aihh he'eh neng , gera kadie siaa" kata reza (aihh iya neneng, cepet kesinih kamu) . Dia menyuruhku untuk menghampiri mereka ber dua ,


Ya ku hampiri mereka , ternyata bener ada nya suara orang mandi di kamar mandi mesjid , kita intip padahal kamar mandi itu lampu nya mati , siapa ada orang yang mau gelap gelapan di malam hari lagi . Tak lama , tepat di gudang simpenan keranda , terdengar suara seperti orang yang sedang beraktifitas , seperti suara orang menyapu dengan sapu lidi , "srokk srokk srokk" suara itu jelas kita dengar .


"Woyyy aya naoon kitu ramee amat , tadii mandii kuari bebersih , ke bae isuk isuk " celetukan si reza (woi ini gimana itu kok suaranya rame amat , tadi suara mandi , sekarang suara kayak orang bersih bersih)


Di dodong ke tembok yang bersuara itu oleh sila dan reza , bruggg dari samping . Suara itu kembali hening , dan kita ber tiga memutuskan untuk kembali ke jalan raya , ketika hendak akan pergi tepat di bawah pohon kedongdong milik salah satu warga .


"Gyurrrrrrrrrrr"


Suara pasir terjatuh mengenai kita ber tiga , diam dan saling melirik satu sama lain , sambil saling menuduh , di kira salah satu dari kita yang iseng . Tak lama terdengar suara pelengkingan orang tertawa


"Hiiiii hiiiiii hiiii hiii"


Lama kelamaan suara itu tambah jelas , gak pikir panjang kita ber tiga lari .


"Kunaon dack ?" kata rian ( kenapa kalian )


"Gila aing di lalagaken ku bobongkong hayang malam mingguan meren" kata sila (gila aku.. aku dikagetkan setan pas mau malam minggu pisan)


"Lah nu benerr...." kata rian (lah iya bener)


Kala itu waktu sudah semakin malam , harapan ku kembali pupus tidak menemukan memey kucingku . Nah malam ini , pas sesampai di rumah , ku celetukan pada ibuku yang sedang menonton tv .


"Mah , mama bener kemaren tak kemana mana , atau pergi gitu ke MCK di bawah bambu" tanyaku


"Iya atuh buat apa mama boong , gak ada kerjaan .


Dari tadi mama mah jagain warung" jawab mamaku


"Gak mah , pas mau masuk ke MCK.........." kataku terhenti tiba tiba...


Lampu di rumahku mati , nyala namun mati lagi , ku intip rumah yang lain nya nyala , namun tak lama lampu padam semua di kampungku , Belom sempet bercerita keadaan sudah menjadi gelap gulita .


Saat itu , Minah (janda anak satu) , jarak rumah dia hanya 5 sampai 7 meter ke MCK itu , rumah masih berbilik bambu . Saat itu adit anak usia 4 tahun ingin di buatkan mie instan , jam itu sudah malam , dengan setengah malas ibu nya membuatan mie instan . Minah memasak menggunakan tungku kayu , sekilas dia melihat samar samar dari bilik bambu itu , banyak orang yang masuk ke MCK itu , seperti sekumpulan warga yang sedang berpesta . Namun dia hiraukan , pikir nya mungkin pengliatan dia yang rabun , karna tidak memakai kecamata nya .


Beberapa saat kemudian si anak ini saking tak sabar nya menghampiri si ibu ke dapur , baru beberapah langkah si anak histeris menjerit . Sontak membuat kaget se isi rumah , termasuk nenek nya yang tertidur pun bangun dan hampiri si anak , si anak menunjuk ke satu sisi . Karena si nenek dan si ibu tidak paham , sudah lah hal yang dia pinta pun sudah matang . Tak lama dari itu , si ibu bergegas ke dapur kembali , berniat mematikan api di tungku tapi tiba tiba...


"ASTAGFILLLAH HALL'ADZIM"


Suara Minah yang kini bikin kegaduhan se isi rumah , namun ketika ibu nya menghampiri minah , si minah sudah tergeletak tak sadar diri . Singkat cerita kejadian malam itu membuat demam tinggi anak nya , dan usut punya usut saat itu anak nya melihat sosok berdiri dengan rambut terurai panjang , dan si ibu pinsan karena dia terkejut melihat sama seperti anak nya tepat di samping tungku , dan bayangan tinggi besar . Ternyata di tungku itu yang minah pakai untuk memasak mie ada sepotong terasi , konon kalau bakar terasi di malam hari bisa memanggil mahluk halus .


Cerita ini mulut ke mulut tersebar , semakin jarang ada yang pergi ke MCK itu . Singakat cerita beberapah saat kemudian , ada segelombolan remaja tanggung yang seperti nya abis bermain bola , karena memakai seragam mereka pergi menuju sungai . Tak lama mereka pulang , namaun sebagian dari mereka pergi ke dalam MCK itu untuk membasuh kaki , satu , dua orang keluar namun si A belom keluar juga .


Teman teman nya yang menunggu di motor mulai gelisah , ketok lah salah satu pintu MCK namun tak ada jawaban . Setelah beberah menit keluar lah si A , dengan tidak berkata apa apa , naik lah dia ke motor salah satu teman nya . Keanehan ini di rasain oleh si pengendara kenapa terasa ringan padahal ada si A , terus juga si A diam sajah selama perjalanan yang tidak terlalu jauh .


Malam itu , pak sarman, ( kakek si adit )


mendengar gedur gedur orang pinta tolong di dalam MCK.


"Too toolong tollong" suara itu membuat pak sarman sedikit merinding namun penasaran , dia memberanikan diri menghampiri MCK itu dan membuka pintunya.. ternyata ada orang di dalam nya , muka syok dan panik saat itu . Segera dia bawa ke rumah pak sarman untuk minum .


Setelah di tanya tanya ternyata dia terasa di cekik oleh mahluk besar tinggi , dan di bawa pergi , entah kemana dia tidak tau . Dan tidak mengingat lagi , pas dia tersadar ternyata dia terkunci di dalam .


Di tanyakan alamat rumah nya , tak lama pak rt datang , lalu memberi arahan kepada si anak , tak lama keluarga nya menjemput si anak ini dengan salah satu teman yang tadi ikut bermain bola..


Di lain waktu rumah pak rt yang kosong itu kini berubah menjadi pabrik rumahan pembuatan dompet dan tas , saat itu sedang ramai ramai nya produksi , dari 3 orang karyawan sampe 20 karyawan di pekerjakan , dari 3 karyawan jarak kerja siang smpe malam jam 9 . Namun karena produksi meningkat jadi 20 karyawan di pekerjakan dari siang sampe pagi ( lembur ) .


Hari ke 1 hari sampai hari ke 2 semua berjalan seperti biasa nya produksi , karena pekerja anak anak muda semua , ya tau lah kelakuan anak muda , kadang gak tau aturan , tengah malam nyetel musik . Tapi warga tak ada yang merasa keganggu , mungkin mahluk tak kasat mata yang keganggu . Satu , dua , tiga.. mulai terjadi keganjilan , di tiap tiap malam..


Bahkan sampe suatu malam itu lah yang paling menegangkan , salah satu mesin jahit nya terguling sendiri , kebayang mesin jahit itu berat . Tak lama suara barang barang berjatuhan , mereka ketakutan . Semua keluar ruangan , pas mereka keluar ruangan mereka di kagetkan pelengkingan suara tertawa di dalam MCK itu . Ada yang berani tetep diam sebagian kabur terlebih dahulu . Kebetulan sila teman ku , saat itu menjadi salah satu karyawannya , dia menceritakan malam itu sedikit aneh , dan mungkin malam itu yang paling mencengkamkan . Yang biasa nya hal hal biasa saja . Malam itu berbeda , bertubi tubi mereka alami sampe sabagian produksi nya yang sudah jadi di repisi ulang , karena benturan barang barang yang entah ulah siapa , semua di acak acak .


Sejak kejadian malam itu , bos dompet tidak mau menanggung resiko yang berlebihan , karena sudah cukup kerugian dia saat itu , memang tidak ada korban . Melainkan rugi karena sebagian dompet yang harus nya di kirim minggu ini , akibat semalm terhambat .

__ADS_1


Mereka libur sementara , dan menjual hasil seada nya . Beberapa minggu kemudian para pekerja ini kembali bekerja seperti biasa , dengan catatan tidak ada kegaduhan yang berlebihan , akibat kejadian saat itu , 20 orang pekerja hanya menyisa 15 , 5 orang yang lain enggan untuk kembali ke situ .


Mereka memang bekerja seada nya , beres bekerja pulang , tidak sampe subuh . Tidak terlalu gaduh , namun di kamar ke dua rumah itu memang kumuh dan kotor , di jadikan gudang , barang barang yang tidak di bawa sebagian oleh pemilik nya . Karena sering merasa aneh di ruangan itu , tidak ada satu pun yang berani masuk walau hanya sekedar mengecek .


Masih inget tentang MCK pertama ? ya berbulan bulan sudah MCK itu menjadi jauh lebih seram dari sebelom nya , lumut lumut mengerumuni luar dan dalm MCK itu , simpang siur hal hal mistis pun di rasakan . Kala itu memang di kampungku , seperti di teror sanah sinih membicarakan hal itu , semenjak ada MCK berdiri .


Untuk kucingku memey , tepat di hari ke 10 kepergian nya , dia di temukan tidak jauh dari MCK bawah pohon bambu itu , kakek ku menemukan nya saat hendak pergi ke suatu tempat . Untuk kondisi kucingku butuh penanganan khusus 7 hari di rawat di doktor hewan .


Di lain waktu memang saat itu sedang kemarau panjang di kampungku berbulan bulan tidak hujan , mata air surut , bahkan sawah sawah terpaksa di tunda . Salah satu alternatif ya pergi ke sungai untuk sehari hari nya . Sungai yang luas pun kini menyepit , kampung ku dan kampung sebrang sungai pun menyatu . Tidak ada batas aliran sungai yang deras .


Bulan puasa pun tiba....


Ibu ku pagi pagi buta sudah membereskan pakaian kotor dan cucian piring yang akan di bawa ke sungai , di perjalanan yang tidak terlalu jauh menyusuri jalan setapak , ada 2 jalur untuk pergi ke sungai jalur pertama lewat semak semak yang di penuhi sampah sampah , jalur ke 2 ya itu lewat MCK ke 2 itu .


Aku dan ibu berjalan ber dua saling beriringan , hanya lampu 5 watt tepat di depan MCK , dan selebih nya cahaya rembulan yang masih terang . Tak ada kejanggalan , ketika melewati MCK , ibu ku trus bilang "assalamualaikum permisii numpang lewat" aku pun ikut perkataan ibuku .


Memang tidak ada yang aneh , namun setelah beberapah langka kita melewati seperti ada suara krusuk krusuk orang jalan yang ramai banget di belakang , tapi ibuku memintaku untuk tidak menoleh ke belakang , pamali ujar nya . Langkah itu semakin jelas , tau kan langkah kaki pasukan baris berbaris , ya seperti itu yang aku dengar saat itu.


" Brug brug brug " hentakan kaki dan suara dedaunan kering .


Dalam hati ku bicara (padahal kan bulan puasa , yang aku tau setan setan itu di kurung sama allah , kata kata itu sering di ajarkan di pengajian , atau pun guru sekolah ketika kecil) .


Langkah ku dan ibu ku berhenti di ujung jalan , karena harus turun menuruni anak tangga yang terbuat dari tanah berundak . Dari kejauhan ku liat segelombolan anak kecil dari sebrang sungai yang mandi , tapii ko bisa kan masih pagi .


"Mah ja udah rame , noh banyak yang berenang bocil bocil" kataku (mah udah rame , tu banyak yang berenang anak anak kecil)


"Ngaco !!!" jawab mamaku


"Hayu turun , udah rame ini" kataku


"Rame ti mana neng , ges ke die tungguan kedeng" jawab mamaku (rame dri mana neng , nanti dulu sebentar)


"Orang udah rame para bocil , pasti di depan yah banyak emak emak nya" aku ngomong sendiri


Tak lumayan lama , aku dan ibu turun , ku taroh barang yang ku bawa di atas tungu (pohon besar) yang di jadikan alas menyuci emak emak . Tak lama aku berteriak


"Heeeehhhh awassss"


Saat itu aku melihat anak tenggelam , tapi ko gak muncul muncul , niat hati ingin menyelamatin , ibuku tiba tiba memelototiku , dan memengang tangan ku sambil bilang


"Di die bae ulah waka turun , awas mun turun" (di sini aja jagan dulu turun , awas kalu turun)


Mikir keras , kok dari tadi mama B aja , ujarku . Orang banyak anak kecil , terus lagi yang tenggelam itu sampei saat aku suruh duduk belom muncul muncul juga . Pertanyaan yang memusingkan untukku sendiri . Dari kejauhan aku seperti melihat entah apa itu muncul keluar dari dalam air , seperti asap , tapi bukan embun iya , itu jelas banget .


Siwer siwer berterbangan , saat itu emang kondisi aku sedang santai , melihat ibu ku dan menikmati angin pagi , tapii kok belom ada satu orang pun iya yang ke sungai selain aku dan ibu , biasa nya sudah ramai , bak pasar pagi di sungai ibu ibu.


Tengok kiri kanan , dari arah kiri seperti ada yang memperthatikan ku dari kejauhan , bulu punduk merinding , aku bangun dan mendekat ke ibuku . Tak lama sayup sayup suara orang jalan , ku toleh ke belakng tiga orang ibu ibu yang penuh dengan jinjingan nya , ketika smpai di tempat mereka semua bilang


"Tumben subuh keneh tos ka cai , naon te sien kitu"


(tumben subuh subuh sudah ke sungai , gak takut gitu)


"Lah pan iyah , kadie tadi jam tengah 6 , tapi pas di cai naon rehe keneh , kabarengan kabeh meren iye ibu ibu" jawab ibuku (iyah , tadi kesinih jam setengah 6 , tapi pas nyampe sungai masih sepi , apa ibu ibu yang lain pada kesiangan gitu)


Aku mandi dan tak berani ke tengah , masih trauma anak kecil yang tenggelam tak muncul muncul lagi . Aku pulang duluan , ibu ku masih menyuci , ku lewat jalur MCK , ya jalur ini memang yang paling bersih ketimbang jalur yang satu lagi bau sampah jorok . Sudah lah mata hari pun sudah terang , tak ada lagi cahaya remang remang gelap , biasa aja berjalan sambil membawa bak cucian , pas di depan MCK itu lah ko terdengar suara orang mandi ???


Padahal semasa kemarau ini jalur air atau mesin pemompa air yang ngambil dari sungai aja udah di cabut , di MCK itu suara air dari mana asal nya , lalu masa iya ada yang masih berani masuk ke dalam nya . Berjalan sambil terbopoh bopoh karena berat juga bawaan ku , merasa takut.. ku melewati MCK tanpa melihat ke samping


Sore sepulng kerja , sambil menemani kucingku makan , aku bercerita sama ibu dan kebetulan ada nenekku saat itu . Aku ceritakan semua yang ku dengar dan ku liat ketika di sungai , dan yang dulu pernah aku alami di MCK yang ibuku menepuk pundakku . Nenekku jawab


"Ki buyut yang jagain para cucu cucunya"


"Alhamdulillah" kataku


"Trus yang di liat neng di sungai itu dedemit , ( mahkuk halus ) . Yang menyerupai anak , buat mengelabui orang yang lemah iman nya" kata nenekku melanjutkan

__ADS_1


Dulu kata nenek ku emang ada anak yang tenggelam di sungai itu sampe sekarang memang belom muncul muncul , kejadian itu udah lama banget , sampe orang pinter , kiayi semua nyerah , dan keluarga nya pasrah begituh aja . Dan sampai sekarang MCK MCK itu dibiarkan begitu saja hingga termakan usia .


__ADS_2