
Hari ini adalah pemilihan kepala daerah di tempatku . pamanku dipercaya menjadi saksi salah satu calon kepala daerah tempat pemilihan kepala daerah itu adalah di sekolah . Tidak ada penerangan di sekolah itu jadi kalau malam hari gelap di depan sekolah berdiri sebuah rumah kosong bekas pabrik tempe dan sama gelapnya karna listrik yg mati .
Berawal dari pamanku yg duduk di sekolahan ia sedang melihat penghitungan suara sampai selesai penghitungan sekitar jam 17.00 WIB pamanku bergegas pulang mandi dan istirahat tidur pun dia tidak merasa ada yg aneh hanya pegal pegal dan capek . Keesokan harinya saat terbangun dari tidurnya dia kaget karna dia tidak bisa bangun dan kaki sebelah kiri terasa sakit dan bengkak .
"Mah...mah tolong sini sebentar !" dia memanggil istrinya yang sedang memasak di dapur .
"Iya ada apa ayah ?" sahut istrinya
"Tolongin ayah kaki ayah sakit yg sebelah kiri bengkak" sambung suaminya
Sorenya pamanku ke dokter untuk periksa . Dokter bilang harus periksa ke rumah sakit , dan dokter hanya memberikan obat pereda nyeri . Paginya lagi pamanku diajak istrinya periksa ke rumah sakit setelah pulang dari rumah sakit aku tanya
"Mang gimana kata dokter ?" kataku
"Gak apa apa cuma dikasih obat aja" jawabnya
Setelah itu dia cerita pada saat itu ada aku , istrinya dan ibunya .
"Mah kemarin waktu ayah mandi tu kok tiba tiba hawanya jadi beda bulu kuduk jadi merinding trus di gudang terdengar berisik" cerita dia
"Ahh itu mah tikus kali kan dirumah kita banyak tikus yah" tegas istrinya
"Iya mah aa juga pernah liat loh di deket gentong kaya ada putih putih gitu sedang berdiri tegak dan gatau rupanya kaya apa soalnya ga keliatan" sambung anak pertamanya yg tiba tiba keluar dari kamarnya .
Keesokan harinya pamanku dan istrinya pergi ke kyai mereka menceritakan hal tersebut .
"Memang dirumah itu ada penunggunya salah satunya di dapur dan di gudang yang sering nampakin mah di dapur kalo yang digudang cuma ngeberisikin aja tapi mereka ga ganggu ko" kata kyai
"Lalu bagaimana ya supaya mereka tidak menampakkan dirinya apalagi yg di dapur anak anak saya sering liat kasian mereka sering ketakutan dan tidak berani ke kamar mandi sendiri?" tanya pamanku
"Insyaalloh mereka tidak mengganggu jangan lupa kalo mau ke kamar mandi baca doa dulu" pesan kyai
__ADS_1
Wajar ya kalo mereka seneng di tempat itu karna menurutku dapur dan gudang itu memang kurang penerangan ditambah lagi banyak barang barang yang menurut aku tidak tertata rapi dan gudang nya pun jarang dibersihkan dan tidak dikasih lampu .
"Yah cepetan bangun sekarang jadwalnya ayah kontrol" titah istrinya
"Iya mah bentar"
Mereka pergi menuju rumah sakit mang agus diantar ojeg sedangkan bi monah (istrinya) naik mobil umum .
"Pak agus gimana setelah minum obat kemarin ada perubahan atau tidak ?" tanya dokter
"Hanya bengkak nya saja yg sudah kempes dok" jawab mang agus
"Saya liat ya ? " kata doktr sambil memegang kaki mang agus yg sakit
"Bapa harus dirawat aja ya ini harus operasi" sambung dokter
"Haduh dok gak ada jalan lain selain operasi saya takut dok" dengan raut wajah yang sedikit kawatir
"Gak apa apa nanti aku telpon roni supaya nemenin kamu" jawab bi monah
Kemudian bi monah menelpon adiknya roni , roni mengiyakan perintah kakanya dan besok pagi dia berangkat ke kampung mang agus . oh iya bi monah itu orang jawa tengah dia asli kota S .
"Hallo mbak aku sudah sampai di pasar K bisa jemput aku ga ?" kata roni
"Sebentar ya hadi nanti mbak suruh tetangga supaya jemput kamu" jawab bi monah
"Iya mba aku tunggu" kata roni
Besok paginnya pamanku dan roni berangkat ke rumah sakit sesuai perintah dokter . Pamanku ditempatkan di ruang bugenvil kelas 2 , ruangan tersebut mempunyai 5 kasur untuk pasien . Sore harinya aku menengok pamanku ke rumah sakit .
"Mang sekrang gimana ?" tanyaku
__ADS_1
"Ya gini lah cuma bemgkak nya aja yang kempes masih sakit" jawab pamanku
"Ini ruangan cuma mamang aja pasiennya ?" kataku
"Iya cuma mamang aja , mamang takut takut gimana gitu ya ini penerangannya kurang padahal udah ada yang nemenin" jawab pamanku
Ruangan bugenvil kelas 2 itu memang untuk pasien yang mau di operasi trmasuk ibu hamil yang diharuskan cesar . Menurutku ruangan itu kurang penerangannya beda sama ruangan yang lain dan pas masuk ke ruangan itu hawanya terasa dingin dan perasaannku jadi merinding ketika melihat kaca yang dekat dengan kamar mandi .
Roni sedang asik ngobrol dengan mang agus tiba tiba dia ingin buang air waktu itu sudah menunjukkan pukul 22.00 hadi pergi ke kamar mandi untuk buang air dan cuci muka . kemudian dia melipatkan celana panjangnya dengan posisi seperti orang sedang ruku tetapi seperti ada yang aneh dia melihat seperti ada suster memakai sepatu putih dan celana putih sedang berada tepat depan cermin . seketika roni kaget dan membalikkan badannya . namun aneh wanita yang menurtnya suster sudah tidak ada .
"Mas tadi apa ada suster yg kesini memakai serba putih termasuk sepatunya ?" tanya roni
"Suster ? tidak ada siapa siapa tadi lagian suster ngecek kesini tadi kan jam 20.00 bajunya juga biru bukan putih ?" jawab mang agus
"Masa sih tadi aku liat ada suster mas" kata roni
"Ahh halusinasi kamu aja kali , kecapean mungkin kamu tidur sana aku juga mau tidur !" jawab mang agus
Akhirnya mereka tidur mang agus terbangun setelah melihat Handphone waktu menunjukkan puku 02.00 dia melihat seperti suster sedang membetulkan jilbab di depan cermin itu mengenakan seragam serba putih . Seketika mang agua kaget dan takut kemudian dia melanjutkan tidurnya .
Esok harinya mang agus menceritakan kejadian tersebut kepada roni . memang selama di rawat diruangan itu yang menampakkan selalu saja berwujud suster yg berseragam serba putih .
"Permisi pak mau di periksa sebentar ya ?"
"Boleh dok silahkan" jawab mang agus
"Pak apakah masih sakit ? " sambil memegang dan memijat sedikit kaki mang agus yang sakit
"Lah dok sudah engga dok" mang agus merasa aneh dan dengan sangat hati hati dia mencoba bangkit dari ranjangnya dan berjalan sedikit sedikit
Akhirnya mang agus sembuh dan dokter pun sudah tidak menyarankan operasi lagi . mang agus dan bi monah pun senang .
__ADS_1
Dan siapakah sosok suster yang ada di ruangan bugenvil kelas 2 ? aku gatau ya mungkin itu penunggu ruangan itu .