
Kenalkan nama ku miana , aku tinggal di desa yang lumayan terpencil maksud nya jauh dari keramaian . Maka dari itu ketika seorang teman mengajak aku bekerja di luar negri aku pun mau tanpa berpikir panjang .
Teman ku ini bekerja di luar negri kurang lebih 3 tahun lama nya , dan ini pertama kali nya dia pulang kampung setelah 3 tahun di luar negri . Aku begitu senang sampai sampai aku lupa memberitahu kedua orang tua ku tentang hal ini .
Saat waktu nya tiba aku pun pergi bersama teman ku dan berbohong pada orang tua ku , aku bilang aku bekerja ke kota untuk merubah nasib dan aku tinggal di kos teman ku .
Karna kehidupan kami sangat sulit orang tua ku pun mengizinkan ku untuk merantau mengadu nasib . Singkat cerita aku pun sampai di kota H . Awal sampai aku tinggal bersama teman ku sambil menunggu aku di panggil untuk bekerja .
Beberapa hari kemudian aku pun di panggil untuk bekerja , aku di antar teman dari kecil ku itu untuk menuju tempat kerja yg ku pikir aku akan satu tempat kerja dengan teman ku itu . Karna dia bekerja di pabrik minuman kaleng yang cukup terkenal di kota itu .
Tapi ternyata aku di bawa oleh teman ku ke sebuah rumah yg sangat besar dan mewah sekali , saat memperkenalkan diriku pada yang punya rumah aku sangat terkejut karna yg ku pikir si tuan rumah adalah orang chaines
Ternyata dia orang indonesia yg sudah lama tinggal di kota H , dia lah pemilih pabrik tempat teman ku bekerja . Saat menjelaskan tugas ku di rumah itu dia menggunakan bahasa Indonesia yang terpatah patah bisa di bilang agak belepotan tapi aku masih mengerti kok dengan perkataan nya .
"Ana tugas kamu hanya masak dan menjaga anak saya yg berusia 5 tahun , karna saya sangatlah sibuk sementara suami saya jarang di rumah . Kalau cuci gosok dan bersih bersih rumah sudah ada , dia datang pagi dan pulang sore begitu juga dengan tukang kebun perintah nyonya bunga yang ku artikan kurang lebih begitulah .
"Baik nyonya saya mengerti" jawab ku..
ketika bu bunga mau pergi dia berhenti dan berbalik lagi ke arah ku
"ingat satu hal ana kamu jangan pernah masuk ke kamar atas yang pintu nya berwarna hitam , walau kamu dengar suara dari kamar itu tak usah kamu hiraukan perintah bu bunga dan aku hanya mengangguk tanda mengerti .
Aku pun di suruh istrirahat dulu besok baru mulai bekerja , aku merasa bingung rumah yang sangat mewah ini di huni tiga orang saja padahal kamar nya ada banyak mungkin belasan .
Keesokan harinya aku langsung ke kamar anak bu bunga , aku ingin memandikan nya tapi ada yang aneh dengan anak bu bunga . Karna dia tidak aktif seperti anak pada umumnya nya , biasa nya anak umur 5 tahun lagi aktif dan tidak mau diam .
Saat aku ajak main juga dia hanya diam tidak bicara dan menatap ku saja.. rumah yg begitu sunyi ini tiba tiba menjadi sedikit ramai karna yg bersih bersih sudah datang juga tukang kebun . Aku pun sedikit lega walau para pekerja itu orang chinese dan aku tidak bisa banyak komunikasi .
Beberapa hari bekerja di sini aku nyantai saja dan tidak terjadi ke anehan hingga pada suatu malam aku sedang menidurkan keyla anak bu bunga di kamar nya aku mendengar suara jeritan seorang wanita di lantai atas .
Aku pun terkejut dan aku keluar kamar berdiri di depan pintu keyla , dan melihat ke lantai atas dan mencoba mdengarkan suara itu lagi , tapi yang ada hanya kesunyian saja . Saat aku ingin melangkahkan kaki ku menginjak anak tangga tiba tiba keyla memegang tangan ku , aku sangat terkejut .
Dia mengajak ku kembali ke dalam kamar sambil menggelengkan kepala nya tanda agar aku tidak ke sana , sudah bebrpa hari aku di sini baru kali ini keyla bersikap seperti ini .
Keyla menarik ku masuk ke kamar belum juga kami masuk suara jeritan itu terdengar lagi sangat keras sekali dan melengking . Aku dan keyla pun terkejut bahkan keyla dengan cepat menarik ku dan langsung membanting pintu .
Dia pun memeluk ku di atas kasur dan kami pun berpelukan , aku mencoba menenangkan keyla saat tubuh mungil nya bergetar hebat seperti ketakutan .
"Keyla gak usah takut , ada mbak ana di sini menemani keyla jadi jangan takut yah kata ku mencoba menenangkan dia . Padahal malam itu aku juga sangat takut , aku pun memeluk keyla sampai tertidur .
Saat keyla sudah tertidur aku penasaran suara siapakah itu tadi , aku pun mencoba memeriksa ke atas , perlahan ku naiki anak tangga satu per satu . Saat tiba di lantai atas aku melihat ada sebuah lorong gelap .
Aku heran kenpa lorong itu tidak di beri cahaya lampu karna lorong itu benar benar sangat gelap , aku pun berjalan ke arah lorong itu sambil meraba raba tembok dan berharap menemukan tombol lampu .
Tapi sudah berapa meter aku berjalan tangan ku tidak juga mendapatkan tombol lampu sampai saat tangan ku menyentuh sesuatu di tembok yg gelap itu yah.. sesuatu yg lunak aku yakin itu bukan tembok karna sangat lunak sampai tangan ku bisa merasakan ada sesuatu di tembok itu .
Aku terus meraba benda lunak itu sampai aku bisa menggambarkan benda lunak itu di kegelapan malam , awal nya seperti rambut dan saat ku raba rambut itu sangat panjang sampai menyentuh lantai , lalu ku raba lagi seperti mulut yg lumayan lebar dengan lendir dan gigi yang tajam , yah aku sangat paham yg ku raba itu tentu lah gigi di dalam mulut .
Aku pun terkejut dan langsung menarik tangan ku , aku berlari tunggang langgang sampai aku menabrak sesuatu yg sangat besar dan terdengar suara benda pecah yg ku yakini itu sebuah guci atau vas bunga .
Tapi aku tak peduli aku terus saja berlari karna takut itu hantu , dan hantu itu sedang mengejar ku . Untuk menuju kamar ku saja lumayan capek berlari aku pun menyelimuti tubuh ku di dalam selimut saat suara teriakan itu terdengar lagi .
Tapi aku tak peduli walau tubuhku gemetar .
Setelah kejadian itu aku semakin takut saja di rumah mewah ini , apa lagi bu bunga jarang pulang hanya aku dan keyla saja di rumah kalau malam aku juga jarang masak pekerjaan ku hanya mengurus keyla masak juga hanya untuk ku sendiri .
Bahan masakan di kulkas sangat banyak terdiri dari daging dagingan bahkan seafood juga lengkap entah untuk apa semua bahan masakan itu . Terkadang aku sengaja masak banyak biar sekalian untuk makan para pembantu yg lain .
Nyonya bunga tidak mempermasalahkan itu dia malah berpesan jika bahan makanan sudah habis bilang saja biar di antar lagi oleh pihak pengantar bahan makanan langganan ibu bunga .
Pernah ku lihat tukang cuci bu bunga membawa banyak bahan makanan dari kulkas , aku tidak berani menegur nya lagian aku kan orang baru di sini pikir ku .
Suatu malam aku berkomunikasi dengan keyla , aku sengaja membawa kamus untuk berkomunikasi dengan nya . Aku bersusah payah berbicara pada nya dengan bahasa chinese Tapi dia malah diam saja . Aku pun mengomel pada diriku sendiri sambil membelakangi keyla
"Hadeh... kalau gini terus aku kesepian juga knpa sih anak ini tidak mau bicara . Apa dia bisu dan tuli yah" gumam ku sendiri
Saat aku ingin beranjak pergi dari kamar keyla tiba tiba aku mendengar suara panggilan
"Mbak ana ???" aku terkejut donk mendengar suara itu dan aku pun melirik sekitar kamar mencari arah suara itu .
"Mbak ana keyla yang bicara mbak , jangan terkejut" kata keyla
Aku tersentak kok keyla bisa berbahasa Indonesia dengan baik pikir ku . Ah mungkin bu bunga yang mengajari nya kata ku dalam hati .
"Keyla tau bahasa Indonesia ?" tanya ku kembali seakan tidak percaya
"Iya mbak , saya tau bahasa Indonesia karna pengasuh saya dulu juga orang Indonesia" kata keyla
__ADS_1
"Terus kenpa kmu gak pernah bicara sama mbak ana sayang ?" tanya ku
"Keyla takut mbak sama hantu , karna di kamar atas ada hantu" kata keyla
"Emang pengasuh keyla yang dulu kemana sayang ? apa sudah balik ke Indonesia yah ?" tanya ku
"Keyla gak tau mbak , sejak mbak ana datang sudah lama sekali keyla tidak melihat dia . Terakhir keyla lihat ibu membawa dia pergi entah kemana tapi pas pulang ibu hanya sendiri dan berapa pengawal papa yg membawa peti sangatta besar" cerita keyla
Aku sampai tidak percaya gadis kecil berumur 5 tahun ini sangat pandai berbicara
"Keyla gadis yang bijak yah padahal baru 5 tahun" kata ku
"Iya mbak , karna pengasuhku yang dulu selalu mengajari ku banyak hal sedang kan ibu dan papa ku hanya bekerja dan jarang di rumah . Pengasuhku itu sudah merawat ku sejak bayi mbak" kata keyla
"Memang nya keyla gak tau kemana pengasuh keyla pergi ?" tanya ku
keyla hanya menggelengkan kepala nya tanda tidak tahu , aku pun mengajak keyla bermain dan menidurkan dia . Setelah dia tertidur pulas aku pun pergi menuju lantai atas . Jujur aku masih penasaran tentang kamar di ujung lorong gelap itu .
Dengan yakin ku naiki anak tangga satu persatu hingga aku sampai di sana , ku telusuri lorong itu karna ini siang hari jadi lorong itu tidak gelap sebab terdapat beberapa jendela kaca dan matahari terang menyinari sekitar .
Saat sampai di depan pintu kamar berwarna hitam itu aku langsung mengintip melalui lubang kunci , ah.. aku hanya bisa melihat separuh dari ruangan itu tapi yg jelas di tengah tengah ruangan itu terdapat peti mati .
Aku semakin penasaran kenapa ada peti mati di situ , aku pun berusaha membuka pintu kamar itu tapi terkunci . Sengaja aku mencari kunci di laci tepat di samping kamar itu ada meja dan di atas meja itu ada vas bunga .
Aku segera mencari kunci di laci meja barangkali ada di sini pikir ku , tapi tidak ada . sayup sayup aku mendengar suara dari dalam kamar suara minta tolong walau lirih dan perlahan tapi sangat jelas . Suara seorang wanita minta tolong sangat lamah
"Tolong... tolong..."
Ya ampun itu bahasa Indonesia apa ada seseorang di dalam kamar ini dan dia orang Indonesia . Aku semakin penasaran dan kembali ku intip dari lubang kunci , tidak ada siapa pun apa karna aku tidak melihat ke seluruh kamar yah pikir ku . Mungkin saja ada orang di dalam ah.. aku harus membuka kamar ini bagai mana pun cara nya pikir ku .
Aku pun segera turun ke bawah dan memeriksa semua laci yg ada di rumah ini , saat asik mencari kunci tiba tiba ada yang menepuk pundak ku . Seketika aku menoleh ke belakang dan itu seorang pria tinggi , tegap , tidak begitu tua putih dan tampan .
"Kamu siapa ???" tanya pria itu
"Saya pengasuh keyla yang baru" kata ku sedikit tegang
"Owh , saya papa keyla" kata pria itu yang ternyata orang Indonesia juga .
"Selamat bekerja di sini semoga kamu betah" kata nya sambil menyalami tangan ku
Setelah kejadian papa keyla memegang tangan ku , aku pun mulai takut bila berhadapan dengan papa keyla yang ku tahu bernama pak sumaryo . Karna akhir akhir ini pak maryo lebih sering di rumah sementara bu bunga tidak
Suatu malam pak maryo mengetuk pintu kamar keyla dan saat itu aku sedang menidurkan dia . Aku pun membuka pintu kamar dan ku lihat pak maryo sudah berdiri di depan pintu keyla membawa tas belanjaan .
Dia pun memberikan tas itu ke padaku dan saat ku buka isi nya sebuah gaun yang sangat cantik dan saat ku lihat secarik kertas yang menempel di kerah leher gaun itu menunjukkan harga yg lumayan mahal .
Aku pun mengembalikan nya beralasan gaun itu tidak cocok untuk ku , setelah itu aku pun kembali ke kamar keyla dan mengunci pintu .
Setelah keyla benar benar nyenyak tidur aku pun kembali ke kamar dan betapa terkejut nya aku melihat pak maryo sudah ada di dalam kamar ku .
"Loh... sedang apa bapak di kamar saya ??? Apakah bapak butuh sesuatu biar saya siapkan" tanya ku sedikit terkejut
"Tidak kok , saya cuma mau kasi ini saja untuk mu . Kamu pasti cantik memakai gaun ini" kata pak maryo
"Maaf pak , saya tidak mau gaun itu . Kenapa bapak tidak beri saja pada bu bunga . Dia lebih pantas memakai gaun itu" kata ku
Tapi pak maryo malah menarik tangan ku untuk masuk ke dalam kamar dan dia segera mengunci pintu kamar ku , saat itu aku sangat ketakutan . Takut kalau pak maryo akan menyakiti ku .
Tapi pak maryo malah menghempas kan ku ke atas tempat tidur sehingga aku terjerembab di atas kasur . Semakin lama pak maryo semakin mendekati ku dan menimpa tubuh ku dari atas .
Dengan kuat dia memegangi tangan dan membuat ku kesakitan , tubuh nya yang lumayan besar membuat ku tak sanggup melawan pak maryo .
Aku pun menjerit dan menangis meminta tolong , tapi ku rasa itu percuma karna di rumah yang besar ini hanya ada aku dan keyla saja .
"Apa yang bapak lakukan , tolong pak jangan apa apain saya pak . Apa salah saya pada bapak" teriak ku
"Kamu sangat cantik , kamu tidak pantas jadi pengasuh anak ku tapi kamu lebih pantas jadi simpanan ku . Aku akan berikan apa pun yang kamu minta bahkan aku akan penuhi kebutuhan keluarga mu di kampung . Aku sudah menyelidiki keluarga mu di kampung" kata pak maryo membuat ku tersentak kaget
"Tidak... saya tidak mau tolong pak lepaskan aku , aku tidak mau !!!" teriak ku
Seperti nya pak maryo marah dengan penolakan ku , dengan masih berada di atas tubuh ku wajah pak maryo ku lihat berubah menjadi merah dan lama ke lamaan wajah nya menyerupai kambing .
Yah.. tiba tiba wajah pak maryo menyerupai kambing berjanggut panjang dan bertanduk aku pun berteriak sambil memejamkan mata ku .
Tapi manusia berkepala kambing itu malah beringas , dia berusaha merobek robek baju yang ku kenakan . Sampai baju ku sobek semua menyisakan bagian penutup dadaku saja .
Manusia kambing itu malah meneteskan air liur yang begitu banyak sampai membasahi dada dan perut ku membuat ku jijik karna liur itu mengeluarkan bau .
__ADS_1
Aku berusaha melepaskan genggaman tangan kambing jadi jadian itu sekuat tenaga ku , tapi ternyata dak berhasil genggaman nya sangat kuat sampai ku rasakan pergelangan tangan ku mau putus saja .
Di saat aku berusaha lepas dia malah makin beringas dan kini mulai menciumi leher dan tubuh ku , aku pun panik lalu sekuat tenaga ku tendang bagian bawah nya dia pun menjerit kesakitan dengan sigap ku putar tubuh nya dan ku hempaskan menyingkir dari tubuh ku .
Lalu aku berlari menuju pintu , tapi sial pintu itu terkunci dan kunci nya di atas kasur ku raih kunci itu sebelum dia bangkit karna dia masih memegangi *********** dan meringis kesakitan .
"Berani nya kau melawan ku hahh !!!" bentak nya
Kembali dia menarik tangan ku dan menjatuhkan ku di atas kasur , sambil melihat ku dia tertawa dengan keras dan melepaskan celana yg sedari tadi melekat di tubuhnya .
Tak henti nya aku menangis dan minta tolong tapi tidak ada yang mendengarkan teriakan ku . Aku merasa ini lah saat nya aku mati , yah aku lebih baik mati daripada aku harus di perk*sa oleh mahluk yang menyeramkan ini . Aku tidak sudi di setubuhi setan ini maka dari itu aku mencari sesuatu atau benda tajam . Mata ku tertuju ke laci meja di sebelah tempat tidur ku dengan cepat ku buka laci itu di saat mahluk itu mendekati ku dengan air liur yg menetes dari mulut nya .
Saat tangan ku menggenggam sebuah gunting aku langsung mengayunkan tangan ku ke arah leher ku , tapi tangan ku berhenti sepersekian inci dari batang leher ku . Tangan ku tidak bisa di gerakkan beku seperti batu . Tapi mahluk itu tertawa melengking memekakkan telinga ku , saat dia semakin dekat terlihat bayangan putih tapi tembus pandang seperti asap berada di depan ku .
Mahluk itu perlahan mundur menjauhi ku dan semakin lama bayang putih itu semakin jelas .
Membentuk sebuah sosok , seorang wanita berambut panjang wajah nya tak terlihat karna membelakangi ku . Sosok wanita itu menjerit sekuat kuatnya sampai setiap foto dan lukisan yang tergantung di dinding kamar ku pecah . Aku dan mahluk itu sampai menutup telinga ku , sesaat kemudian sosok wanita itu berucap .
"Tidak kah kau puas hanya dengan ku.. kenapa wanita tak bersalah ini kau incar juga" tanya sosok itu
Tapi manusia kambing itu hanya diam
"Pergi sekarang , jangan kau ganggu dia atau aku akan selalu menggagalkan niat mu" kata wanita itu lagi
Tapi manusia kambing itu tak bergeming dia tetap menatap ke arah ku , lalu sosok wanita itu kembali menjerit sangat melengking setelah itu aku tak ingat apa pun .
Pagi itu aku bangun dan langsung melihat sekujur tubuh ku juga melihat di sekeliling kamar ku , tapi tidak ada apa apa semua seperti sediakala . Padahal aku jelas mengalami hal buruk tadi malam dan kamar ku berantakan . Apa aku hanya mimpi ? tapi tidak mungkin karna kejadian tadi malam benar benar kenyataan aku benar benar mengalami hal itu . Ada manusia berkepala kambing yang hampir memperko*a ku di kamar ini .
Saat aku menuju dapur ingin memasak itu juga setelah aku mandi dan bebersih diri , ku dapati si tuan rumah sedang membaca koran di meja makan . Dia melihat ku biasa saja seperti tidak terjadi apa apa . Saat terbengong melihat tuan rumah tiba tiba aku mendengar suara bu bunga yang menegur ku membuat ku terkejut , lalu dia menyuruhku mengurus keyla di kamar nya .
Tumben bu bunga di rumah pikir ku , setelah selesai sarapan kedua majikan ku itu pun pergi aku kembali sendirian lagi . Kali ini kesempatan ku melihat kamar atas karna aku masih penasaran dengan kamar itu , setelah kepergian si yang punya rumah aku pun diam diam masuk ke kamar bu bunga . Saat mencari kunci ku lihat ada sebuah pintu yang terbuka sedikit dan aku pun melihat ke dalam pintu itu ada sebuah ruangan kosong .
Wah hebat di dalam kamar bu bunga ada ruangan lagi gumam ku , saat ku lihat ada sebuah meja yang lumayan besar di atas meja itu terdapat barang barang pemujaan seperti kembang , kemenyan , lilin , paku , jarum dan masih banyak lagi
Tapi yang menarik perhatian ku ada benda yang lumayan besar dan tertutup kain hitam , penuh penasaran ku buka kain hitam itu . Alangkah terkejut nya aku saat ku tau di balik kain hitam itu adalah potongan kepala kambing yang seperti nya baru saja di potong .
Aku terkejut bukan main mendapati di kamar pak maryo dan Bu bunga ada kepala kambing , ternyata mereka melakukan pesugihan . Aku gak habis pikir dengan mereka apa mungkin semua kekayaan mereka itu berasal dari pesugihan .
Kalau pun itu benar arti nya gaji ku pun dari uang yang gak hallal . Astagfirullah.. aku makan di sini juga memakan makanan yang tidak hallal dong . Karna takut kalau si tuan rumah datang aku pun segera mencari kunci yang menjadi tujuan ku masuk ke kamar ini . Ahir nya aku menemukan bebrpa kunci dan ku bawa semua agar tau mana yang cocok dengan kamar pintu hitam itu .
Sesampai nya di kamar pintu hitam aku langsung mencoba kunci itu satu per satu , dari sekian banyak kunci akhir nya ada juga yang cocok dan aku pun membuka perlahan kamar pintu hitam itu . Setelah terbuka aku masuk dan kembali menutup pintu dan tak lupa aku kunci untuk jaga jaga aja siapa tau ada yg masuk .
Kamar itu kosong hanya ada satu tempat tidur di pojok ruangan , dan tempat tidur itu dihiasi seperti tempat tidur pengantin . Dari yang ku lihat semua warna dari tempat tidur itu berwarna hitam mulai dari seprai , bantal , kayu tempat tidur pokok nya semua serba hitam .
Tepat di tengah ruangan itu ada sebuah peti mati , aku pun penasaran apakah yg ada di dalam peti itu , perlahan ku dekati peti mati itu . Ukiran nya begitu cantik seperti nya bukan peti sembarangan .
Saat sudah dekat aku begitu terkejut saat melihat apa yang ada di dalam peti itu , seperti patung tapi setelah ku perhatikan ternyata itu mayat manusia bergaun merah seperti baju pengantin wanita chinese .
Seperti nya mayat itu sudah di awetkan , walau wajah nya sudah mulai menghitam dan keriput seperti tulang tengkorak yg terbungkus kulit .
Mayat itu jelas terlihat karna tutup peti itu terbuat dari kaca , jadi terlihat jelas apa isi dari peti itu .
Aku pun penasaran dan aku mencoba membuka peti itu karna ku lihat mayat itu memakai kalung yang liontin nya seperti bisa di buka , aku pun membuka nya dengan jantung berdebar kencang .
Aku takut kalau kalau mayat itu bisa hidup , saat ku lihat di dalam liontin itu ada sebuah foto , seorang wanita yang sangat cantik dan seorang anak anak , yah.. anak perempuan yang cantik .
Seperti nya aku pernah melihat wanita dan anak itu tapi dimana yah , aku mencoba mengingat nya setelah berusaha keras aku mengingatnya Ahir nya aku ingat kalau aku pernah melihat foto wanita itu di kamar keyla .
Iya.. itu foto keyla dan pengasuh nya . Apa mungkin mumy ini adalah pengasuh keyla , menurut cerita keyla pengasuh nya itu sudah lama menghilang dan tak pernah kembali lagi . Tiba tiba aku di kejutkan dengan tangan mumy ini yang memegang tangan ku begitu erat , seketika tubuhku seperti melayang dan timbul cahaya putih yg sangat terang dari dalam peti mati itu .
Tubuh ku seperti berada di sebuah hayalan aku seperti di bawa oleh ruang dan waktu , tiba tiba aku berada di sebuah tempat yang sunyi seperti taman bunga tapi taman itu sepi . Aku berusaha mencari jalan untuk keluar dari taman itu . Tapi aku melihat seorang pria menarik narik paksa seorang wanita cantik yang ku ketahui itu adalah pengasuh keyla .
Aku mengikuti kemana perginya pria itu membawa pengasuh keyla , setelah diam diam ku ikuti akhirnya pria itu membawa dia ke sebuah rumah yang sudah tua dan tak terawat . Aku pun mendekati rumah itu setelah pria itu keluar rumah dan pergi , aku mendengar suara jeritan pengasuh keyla meminta tolong dari dalam rumah . Aku pun mengintip dari jendela rumah itu .
Aku melihat pengasuh keyla sedang di kejar oleh pak maryo , pengasuh itu berlari dan beberapa kali terjatuh tapi pak maryo malah tertawa terbahak bahak melihat pengasuh itu terjatuh dan meringis kesakitan . Tubuh pengasuh itu mulai melemah karna kecapean , aku berusaha memecahkan jendela kaca itu berniat menolong si pengasuh tapi jendela itu begitu kuat padahal aku memukul nya pakai batu besar .
Alhasil aku hanya bisa menonton kejadian itu dari balik jendela , karna ku lihat pak maryo dengan bringas menyetubuhi si pengasuh dengan tanpa rasa kasihan melihat pengasuh itu menangis memohon belas kasihan pak maryo .
Setelah melaksanakan aksi nya pak maryo mencekik leher pengasuh itu sampai tewas , dan menyuntikkan cairan ke tubuh pengasuh itu . Aku tidak tau cairan apa yang telah di suntikkan pak maryo pada tubuh pengasuh itu .
Lalu tiba tiba ada yang menepuk pundak ku saat aku menoleh ke belakang ternyata itu mumy yang ku lihat di peti mati , dia menyuruh ku segera pergi dari rumah itu sebelum aku pun jadi tumbal . Lalu muncul cahaya putih menyilaukan mata ku dan sekarang aku sudah kembali di kamar pintu hitam , dengan cepat ku tutup kembali peti itu dan aku bergegas keluar .
Aku bingung harus gimana , apakah aku pergi saja tapi aku kasihan pada keyla . Akhir nya aku membuka langkah yg seharusnya ku lakukan . Aku pun ke kantor polisi terdekat dan melaporkan apa yang telah ku temukan , Akhir nya polisi setempat ku bawa ke rumah majikan ku dan seluruh rumah di geledah . Polisi pun menemukan barang bukti barang barang pesugihan dan mayat seorang wanita yang telah di awetkan demi pesugihan .
Aku pun di deportasi ke indonesia , seluruh harta pak maryo di bekukan dan yang ku dengar dari teman yang bekerja di pabrik bu bunga tenyata pabrik itu kebakaran dan menghanguskan semua tanpa tersisa bahkan beberapa karyawan ikut mati terpanggang di dalam pabrik .
Untung teman ku itu berhasil menyelamatkan diri , saat aku bertanya keadaan keyla , dia pun tidak tau pasti dari kabar burung... keyla di rawat oleh keluarga pak maryo . Sementara pak maryo di penjara dan bu bunga meninggal gantung diri di toilet penjara .
__ADS_1