
Menyadari ucapanya yang bablas gita meminta maaf ke pada bu maya dengan raut wajah yang tertunduk malu sehingga membuat ibu maya terkekeh pelan.
''Gak papa nak memang benar kok anak ibu itu gaya nya emang kayak preman..!''cletuk bu maya dengan terkekeh kecil karena seketika membayangkan masa lalu.
''Sayang!''peringat pak abi mendelik tajam kepada isterinya,karena ia tahu sang isteri pasti sedang mengingat gaya dirinya pas waktu muda dulu memang persis seperti ferry sekarang.
Namun bu maya hanya tersenyum manis kepada suaminya karena ia memang tak takut lagi dengan tatapan menyeramkan sang suami.
''Maaf mas..mbak..tapi apakah nak ferry setuju ?''pertanyaan ayah membuat sepasang suami isteri itu saling lirik dan menyunggingkan senyum tipis.
''Kau tenang saja wi itu urusan ku...!''jawab pak abi dengan tenang.
Ayah menghela nafas lega..ia melirik ke arah puterinya sebentar lalu memantapkan hatinya untuk berbicara.
''Bismillah...saya menerima pinangan untuk puteri saya.''ucap ayah mantap.
Akhirnya bu maya dan pak abi merasa lega karena lamaran mereka diterima baik oleh ayah gita.
''Nak kesini sebentar...''bu maya meminta gita untuk duduk disebelah nya.
Gita yang masih diam di tempat nya,melihat ke arah ayahnya yang ternyata sedang menatap dirinya sambil tersenyum dan mengangguk.
Setelah gita duduk disamping bu maya, bu maya langsung membelai rambut gita dengan tatapan sayang.
''Ndak nyangka loh pah kita bakalan punya menantu..''ucap bu maya kepada suaminya namun tatapan matanya tak lepas dari gita,kemudian bu maya mengambil tasnya dan mengeluarkan sesuatu dari sana.
__ADS_1
''Nak terima ini yah...ini adalah gelang turun temurun dari keluarga ibu,sekarang ibu ingin kamu memakainya karena sebentar lagi kamu akan menjadi bagain keluarga kami.''bu maya membuak kotak perhiasan yang ber isi gelang.
Kebetulan saat akan menjemput suaminya tadi siang bu maya entah mengapa ingin sekali membawa gelang peninggalan keluarganya tersebut dan kini ia menyadari jika takdir pun sudah membawa nya untuk memberikan gelang tersebut kepada calon menantunya.
''Bu...''saat gita akan menolak pemberian tersebut,bu maya langsung saja memasang wajah berkaca-kaca yang akan menangis dan itu sulit sekali gita untuk menolak nya.
Gita menghela nafas sebentar.
''Baiklah gita terima ya bu,tapi gita nggak berani pake soalnya gita takut menghilangkan nya.''
''Ya sudah nggak papa yang penting kamu mau menerima nya.''
Akhirnya mereka berbincang sampai jam menunjukan pukul 10 malam dan papah abi serta bu maya pun pamit untuk pulang.
Setelah mengantar tamu nya sampai keluar ayah dan gita kini berjalan beriringan sambil mengobrol.mereka menuju kamar masing-masing untuk segera istirahat.
Gita duduk dan bercermin ia melamunkan apa yang barusan terjadi.
Waktu hubungan ku dengan Alvi ayah bersikap keras dan selalu memperingatkan ku jika alvi bukan lelaki yang pantas untuk ku.dan sekarang meski baru pertama kali ayah bertemu dengan mas preman itu namun ayah dengan mantap setuju untuku menjalin hubungan dengan mas preman itu.
Gita menyimpan kotak kecil perhiasan tersebut di laci meja rias nya.
****
Keesokan harinya gita dari tadi pagi sudah dihubungi oleh ibu maya agar gita datang kerumahnya.
__ADS_1
Dan kini setelah sarapan bersama ayah dan ayahnya berpamitan berangkat untuk mengecek ke toko material,gita telah bersiap-siap untuk pergi menuju rumah calon mertua nya.
ciaelah calon...
Gita sempat menelpon mimi untuk mengabari jika ia tak bisa datang ke cafe hari ini dan gita juga sempat bercerita jika ia akan ke rumah calon mertua nya dan mimi terdengar antusias serta mendoa akan yang terbaik untuk gita.
Mimi juga menyarankan kepada gita untuk mengubah gaya berpakaian nya,bukan nya buruk ataupun aneh gaya pakaian dari gita namun mimi menyarankan agar gita berpenampilan semakin baik dan sopan apalagi gita akan bertamu ke rumah calon mertua nya.
''Mi kayak gini oke kan...aku nggak suka yang ribet!''keluh gita yang tengah melakukan panggilan vidio call dengan mimi.
''Boleh lah...boleh,udah mendingan dari pada gaya lo yang kemarin!''
''Lu mah...emang dimana salahnya style gue kemarin-kemarin?''
''Ya nggak salah sih,yang salah tuh cuman rambut kepang dua lo.. terus kacamata lo...wajah lo yang tanpa make up...serta swetter dan celana kodok lo yang over size itu...!''
''Lahhh...itu mah bukan cuma dong....mimi''
''Ya abisnya gue nggak habis fikir sama lo masa tampil cantik cuman pas diatas panggung doang...''sambung mimi lagi''udah ah... hati-hati lo kalo udah mau berangkat ,gue tutup telponnya soalnya gue mau rekap hasil penjualan kemarin.''
''oke...selamat bekerja.''
Setelah sambungan vidio call diputuskan kini gita kembali menatap penampilannya dicermin.
__ADS_1
emang bener sih gue kan nggak pernah terlalu ngurusin penampilan sewaktu kuliah pantes aja kalo alvi nyepelehin gue dan manfaatin gue aja.
Gita menatap cermin dan menyemangati dirinya hari ini ia akan berkunjung ke rumah calon mertua nya dan gita merasa gugup karena sudah pasti disana ada mas ferry calon suaminya pikir gita .