Kuputuskan Untuk Mencintaimu

Kuputuskan Untuk Mencintaimu
Mau peyuk peyukan?


__ADS_3

'' Nak gita ini pandai sekali memasak ya,padahal masih muda loh....'' puji salah satu ibu-ibu.


Gita hanya tersenyum saja dia sekarang sedang mengolah ikan karena tadi ia telah selesai membuat sayur lodeh dan beberapa hidangan lainnya.


'' Iya ya jeng anak perempuan ku saja dirumah kalo aku ajak masak dia nya nggak mau,katanya takut keciprat minyak'' curhat salah seorang ibu-ibu.


'' Ck ck ck anak zaman sekarang jeng, emang agak susah''


'' Betul itu.'' sahut yang lain.


Sedangkan gita hanya menggelengkan kepalanya memang seperti itu jika masak bersama ibu-ibu pasti banyak gibah nya.


'' Gita ada yang bisa mbak bantu...''ucap Kalia yang langsung menghampiri gita.


'' Loh mbak..azamnya mana?''


'' Tenang aja dia udah tidur dikamar lagian ada papanya yang jagain ,jadi mbak mutusin buat turun bantu-bantu disini.''


'' Jadi apa nih yang harus mbak bantu?''


'' Itu mbak tolong bumbuin ikan nya ya mbak,tadi ikan nya udah aku bersihin kok.''


'' oke chef''


Gita terkekeh melihat tingkah mbak kalia.


Seorang gadis berjalan memasuki dapur sambil membuat video tentang dirinya.


'' Oke guys jadi disini adalah dapur, oh iya disini ada mami aku...say hello mami...dan ada tante-tante yang lain pokoknya rame banget deh.'' ucapnya sambil mengarahkan kamera kearah mereka.


'' Segitu dulu ya guys vlog hari ini,bye-bye muachhhh.''


Tiara mematikan videonya dan bersiap untuk mengedit namun sebelum kakinya melangkah keluar suara sang mami membuatnya berhenti.


'' Tiara mau kemana sayang sini simpan dulu ponselmu dan bantu mami dan tante-tante kamu .''


'' Ck,iya mami.'' meski dengan kesal tiara tetap mematuhi sang mami dan membantu sebisanya.


'' Nak gita kalo boleh tahu gimana ceritanya bisa menikah dengan suamimu yang kaku itu?'' tanya salah satu dari mereka.


'' Ish,kamu ini kepo sekali sih...maaf ya nak gita.''


Gita tersenyum saja dan melanjutkan pekerjaan nya karena menurutnya pertanyaan tadi tak perlu untuk dijawab.


'' Nak kalia nanti kamu masukin no ponsel nak gita ke dalam grup yah...''


'' Oh iya tante beres.''ucap kalia sambil mengacungkan jempolnya.


Pukul 5 lebih berapa menit makanan telah selesai dan sudah terhidang diatas meja makan.


''Untuk malam ini setelah makan nanti kalian bisa istirhat atau melihat sekeliling villa juga boleh kok.'' ujar maminya tiara.


Yang lain mengangguk dan ada yang maaih berbincang sedangkan gita dan kalia memutuskan untuk masuk ke kamar.


'' Tante maaf aku sama gita duluan ya kekamar.''


'' Eh iya nak kalia silahkan''


'' Yuk git.''ajaknya.


Gita dan kalia beriringan berjalan menuju kamar mereka yang letaknya hanya terpisah satu pintu saja.


***


Saat memasuki kamarnya gita tak mendapati sang suami dan akhirnya ia memutuskan untuk mandi.


Setelah menyegarkan tubuhnya dan mengenakan pakaian kini gita tengah menyisir rambutnya lalu mengepang satu.


Cklek

__ADS_1


Terlihat Ferry masuk kedalam kamar dan sudah berganti baju dengan kaos lengan panjang dan celana pendek se lutut.


'' Gita..''


'' I-iya..'' gita tersentak karena sang suami memanggil namanya.


'' Apa ponsel kamu mati ?,tadi ayah telfon saya katanya kenapa ponselmu tidak bisa dihubungi.''


'' Benarkah..?''gita mengecek ponselnya yang ia tinggal dikamar dan betul saja ternyata ponselnya mati kehabisan daya.


'' Apakah ayah mengatakan sesuatu yang penting mas?''


'' Tidak juga..ayah hanya bilang jika nenek mu ingin berbicara padamu, namun karena ponselmu tidak aktif,jadi ayah bilang nanti saja.''


'' Ya sudah tak papa nanti aku akan hubungi balik saja.''


Ferry melangkahkan kakinya menghampiri gita yang tengah berusaha mengikat rambut yang telah ia dikepang.ferry berdiri di belakang sang isteri, menatap dalam wajah canti isterinya yang sangat natural dari cermin.


'' Kamu suka tempat ini?''


'' Hem,suka kok.''


'' Mau keluar nanti malam?''


'' kemana mas?''


'' Nanti juga kamu akan tahu.'' ucap Ferry.


Tiba - tiba ponselnya berdering dan ternyata ada panggilan masuk dari sang ibu.


Ferry dengan sengaja melingkarkan satu tangan nya ke perut gita dan ia juga menjatuhkan dagunya dipundak gita lalu tangan satunya lagi mengangkat panggilan video dari ibu nya.


Soal Gita...Jangan ditanya gita sendiri terkejut atas tindakan suaminya namun ia hanya bisa mematung.


'' Halo bu...''


'' Wahh...papah sini lihat anak menantu kita.'' pekik ibu diseberang sana dengan sangat antusias begitu panggilan tersambung dan menampilkan posisi mesra ferry yang memeluk gita dari belakang.


Saat melihat ke arah layar papah sontak tersenyum dan melirik kearah sang isteri dengan tatapan jahil.


'' Ibu mau peyuk-peyukan sama papah kayak mereka berdua ya?'' ucap papah dengan menaik turunkan alisnya.


'' Issshh,papah apaan sih...''ucap ibu sambil memukul lengan sang suami karena malu.


Namun papah tersenyum miring ia langsung mencium pipi sang isteri karena gemas dan mematikan panggilan video itu.


Padahal mereka belum berbicara sepatah panjang lebar dengan anak dan menantunya yang kini tengah terbengong melihat adegan mesra papah dan ibu,lalu mereka saling pandang namun saat menyadari jarak mereka yang hanya beberapa senti membuat keduanya seketika memalingkan wajah.


Ekhem.


Gita gugup dan Ferry memalingkan wajah karena salah tingkah,entahlah namun dia selalu merasakan rasa berdebar saat memandang lekat wajah sang isteri.


Bahkan ketika ia pernah mencium bibir sang isteri beberapakali jujur saja setelah itu Ferry selalu marasa malu dan berdebar namun selalu ia sembunyikan dengan baik.


Tok


tok


tok


'' Ah b-biar aku saja yang membuka pintu.'' ucap gita dan bergegas membuka pintu kamar.


Saat membuka pintu tampak yudha,kalia dan azam berdiri di sana.


'' Eh kalian..''


'' Ta kita semua disuruh berkumpul diruang tengah untuk makan bersama.''ujar kalia.


'' Oh iya mbak nanti aku menyusul.''

__ADS_1


''Nona..bos dimana?'' tanya yudha.


'' Ada kok kak,mau aku panggilkan?..sebentar ya.''


Gita memanggil suaminya dan mengatakan jika yudha mencarinya.


'' Yud...''


'' Bos..ada beberapa hal yang ingin saya bicarakan soal pekerjaan ''


'' Baiklah ayo.''


'' Sayang Azam,kamu sama mamah dulu ya papah mau bicara sama om'' ucap nya kepada sang anak lalu azam yang sedang fokus dengan mainan ditangan nya mengangguk kan kepala saja.


Yudha dengan gemas mencium pipi sang anak lalu menyerahkan azam kepada sang isteri.


'' Jangan lama-lama ya mas..nanti kita akan makan bersama dengan yang lain'' ucap kalia begitu menerima azam dari sang suami.


'' Iya sayang..lagian ini hanya sebentar kok.''


Yudha dan Ferry berjalan beriringan ke luar untuk membahas tentang pekerjaaan di teras depan saja.


'' yuk git...''ajak kalia.


'' Iya mbak.'' gita menutup pintu kamarnya dan berjalan bersama kalia dan azam untuk bergabung dengan yang lain .


'' Wah jadi kita makan nya lesehan nih bu...''ujar kaliasaat sampai di ruang tengah karena beberapa bapak-bapak tengah menggelar karpet.


'' iya nak kalia...biar muat semua orang..'' ucapnya terkekeh karena kebanyakan bapak-bapak berperut buncit


Gita yang akan membantu membawa nasi dan beberapa lauk pun ditolak oleh beberapa ibu-ibu disana.


'' Nak nggak usah kamu kan sudah masak,lagian yang banyak masak ini semua kan kamu..''


'' Iya nak biar kami saja yang menyapkan kamu duduk saja.''


'' Tapi tante saya tidak enak jika begitu..''ujar gita.


'' Udah nggak papa lagian ini tinggal beberapa lagi kok udah kamu duduk aja disofa sama yang lain selama kita menata makanan ini.''ucap maminya tiara.


Akhirnya gita menurut saja ia berjalan kearah sofa lalu duduk bersama beberapa anak kecil dan anak remaja yang ikut berlibur.


'' Mbak cantik kenalan dong namanya siapa?'' tanya salah satu remaja laki-laki yang seumuran dengan tiara.


''Gita.''


'' Nama yang cantik kayak orangnya..'' ucapnya memuji gita.


'' Jangan tergoda kak dia ini buaya..!'' cletuk tiara.


'' Atuh neng tiara kalo cemburu bilang aja...tenang aja neng tiara tetep cantik nomer 1 kok.''


Pletak.


'' Awsss sakit bro..'' ringisnya sambil mengusap kepalanya yang dijitak sahabatnya.


'' Tiara itu punya aku!,kamu jangan macem-macem''tegas nya.


'' Iya...iya..'' ujarnya mengecutkan bibir.


Gita dalam hati terkekeh melihat ketiga remaja itu sedangkan si tiara sendiri hanya cuek saja sambil memainkan ponselnya.


'' Gita...''


Yang dipanggil menoleh dan 3 remaja itu juga ikut menoleh apalagi tiara yang mendengar suara lelaki tampan itu,seketika tersenyum lalu menyimpan ponselnya dan berdiri.


'' Kakak ganteng!'' tiara dengan riang mendekati ferry dan melingkarkan tangan nya dilengan kekar Ferry.


Gita terdiam menatap kerah suaminya,lalu ia menunduk dan menarik nafas nya pelan.

__ADS_1


mengangkat kepala nya lalu tersenyum dan berdiri menghampiri sang suami.


'' Adik cantik maaf ya,tolong lepaskan.'' Ucap gita dengan lembut kepada tiara.


__ADS_2