Kuputuskan Untuk Mencintaimu

Kuputuskan Untuk Mencintaimu
Lipstik mamah


__ADS_3

Ferry dan yudha yang telah selesai joging kini tengah berjalan santai sampai ke villa,dari gerbang depan mereka dapat mendengar suara musik dan sorak heboh dari dalam.


Mereka berdua melongo ketika melihat para ibu-ibu sedang melakukan gerakan zumba,Ferry dan Yudha saling lirik dan mengkode sambil memganggukan kepala.


Diam-diam mereka menarik isteri mereka dari barisaan untuk segera kembali ke kamar mereka masing-masing.


'' Aduhhhh mas apaaan sih...!'' kesal mbak kalia yang diseret oleh sang suami.


'' Yang kamu sadar nggak sih kalo kamu cuma pakai tank top?'' tanya Yudha dengan mendelik tajam menatap sang isteri.


Glekk.


Kalia gelagapan sendiri dan nyengir malu ke arah suaminya.


'' Maaf mas aku baru sadar!'' Cicit nya.


Yudha menghela nafas nya lalu tersenyum kecil,dia mendekat dan mengacak rambut isterinya dengan gemas.


'' Mas tambah berantakan rambut aku!'' cemberutnya.


'' Itu bibir jangan dimanyunin gitu nanti aku khilaf loh!, udah kamu sekarang pake baju dulu atau mandi duluan lah sana... aku mau kedepan sebentar ngambil azam.''ucap Yudha saat akan keluar dari kamar namun seketika yudha menghentikan langkahnya yang akan membuka pintu.


Ia menoleh dan dengan cepat mendaratkan ciuman mesra di bibir sang isteri,setelah itu bergegas keluar kamar,meningalkan isterinya yang menggerutu sambil menahan senyum nya.


***


'' Mas Ferry kok tarik-tarik aku?'' Tanya gita begitu mereka berdua didalam kamar.


'' Emang kenapa nggak boleh ya narik tangan isteri sendiri ?''.Tanya balik Ferry dengan santai.


'' B-bukan gitu,aku cuma kaget aja tiba-tiba ada yang narik tangan aku.''


'' Ta..Mas minta tolong di bikin kan jus sayur dong.''pinta nya pada sang isteri.


'' Jus sayur lagi? ''


'' Heem.''


'' Aih..baiklah,tunggu ya mas''.Gita pun bergegas keluar kamar menuju kedapur untuk mencari bahan-bahan yang ia butuhkan dan membuat nya.


Sedangkan Ferry sendiri masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Saat Gita sedang membuat jus nya,tiara datang didapur membuka kulkas dan mengambil air mineral disana.


Gita diam saja karena tak tahu harus bicara apa dengan gadis itu,selesai membuat dan menuangkan nya digelas.


Gita pergi dari sana dan kembali ke kamarnya.


'' Mas ini jus nya.''


'' Terimakasih ya.''

__ADS_1


Ferry yang tengah mengeringkan rambutnya mendekat ke arah gita dan mengambil gelas yang berisi jus yang ia pesan.


'' Mas untuk sarapan kamu mau dibikinin apa?''


'' Nggak usah,aku minum jus saja.''


'' Baiklah''


Gita mengambil baju ganti dan masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.


***


Setelah agak siangan para ibu-ibu yang lain pun membersihkan dirinya dan kini tengah ramai berada didapur untuk menyiapkan sesuatu.


Sebenarnya di villa 2 juga ada dapur,namun mereka lebih mau memasak bersama di villa 1 supaya lebih ramai dan akrab satu sama lain.


Gita juga ikut bergabung dengan yang lain didapur,rencananya mereka tengah mempersiapkan camilan untuk piknik sore hari dihalaman belakang villa.


'' Enaknya masak apa ya buat makan siang nanti?'' Tanya maminya tiara.


'' Iya apa ya jeng enaknya..''


Yang lain pun ikut bingung untuk menu makan siang mereka.


'' Kalo menu kampung gimana?''Ucap gita memberikan usulan.


'' Boleh tuh...''Ujar kalia.


'' Aku mau yang pepes gitu..''


'' Saya juga mau ikan asin kangen banget mau makan itu, tapi selalu nggak sempet soalnya anak-anak dan suami nggak suka''Curhat ibu ina dan agak diketawai oleh yang lain.


Mereka semua setuju untuk membuat menu kampung sebagai menu makan siang.


'' Saya mau goreng ikan asin sama tahu tempe ah..''


'' Saya bikin gulai ayam lah''


'' Saya mau bikin sambel pete.''


'' Saya mau bikin pepes tahu.''


'' Saya bikin sayur asem deh''


'' Oke tenang ibu-ibu.'' Ucap maminya tiara,untung saja maminya tiara memesan stok bahan makanan dengan lengkap ke penjaga villa,sehingga jika ingin memasak apa saja sudah langsung ada bahan nya.


Gita sendiri juga senang melihat ke antusiasan para ibu-ibu itu.


'' Nak gita sana nak kalia istirahat saja,kalian kan sudah bantu menyapkan buah dan camilan untuk piknik.''Ucap bu ina dan diangguki oleh yang lain.


'' Hemm...benernih bu ibu nggak butuh bantuan aku sama mbak kalia?'' tanya gita.

__ADS_1


'' Bener nak!'' Jawab mereka serempak dengan kompak.


Gita tertawa begitu pun kalia akhirnya mereka pergi dari dapur meninggalkan para ibu-ibu yang tengah mengekseskusi bahan masakan.


'' Kita duduk di ruang tamu yuk git'' Ajak kalia.


Mereka berdua duduk disofa namun tak hanya mereka karena ada anak-anak yang tengah bermain ular tangga bersama anak remaja.


'' Mbak gita sama mbak kalia ayuk ikutan..''ajak amar.


'' Boleh tuh'' Ucap gita dan ikut bergabung untuk bermain sedangkan kalia hanya memperhatikan mereka dengan tersenyum.


Tak lama Yudha datang bersama azam dan ikut duduk disamping kalia.


'' Sayang anak mama sudah wangi muach..'' Puji nya sambil mencium pipi sang putra.


'' mama angan ium jam ati dak nya lang maa..'' Protes azam dengan suara cadel nya.


Yudha dan kalia semakin gemas dengan tingkah anak mereka.


'' Azam mau main sama kakak-kakak itu tuh..'' Kalia menunjuk anak-anak yang sedang bermain mobil-mobilan.


'' Auuu'' Sorak azam dengan girang.


'' Ya udah sana,tapi jangan nakal ya sama kakak nya''


Azam mengangguk lucu dan berjalan ke arah kakak-kakak yang sedang bermain mobil-mobilan,disana azam pun menunjukan mainan mobil-mobilan nya yang ia bawa.


Gelak tawa dari permaian ular tangga semaik seru dinama amar yang selalu kalah terkena coretan lipstik disekitar wajahnya.


'' Hahaha kak amar payah!'' Ledek leo anak kecil itu puas sekali setelah mencoret wajah amar.


'' Buahahaha..mar lo kalah lagi'' Radit yang duduk disofa sambil memainkan ponselnya tertawa puas melihat wajah sahabatnya yang sudah cemong.


'' Sini madep sini.'' Ucap radit yang mengarahkan kamera ponselnya dan berhasil memotret wajah amar.


'' Sialan lo!'' Maki amar ke arah radit.


Gita sendiri terkekeh geli dia bertos ria dengan leo dan Tika karena mereka bertiga berhasil membuat amar selalu kalah.


Salah seorang ibu-ibu mendekat untuk mengajak mereka semua makan siang bersama,namun alangkah terkejut nya ia saat melihat lipstik yang ia kenali berada ditangan anaknya.


'' Leo!!!!'' Pekik nya kesal.


'' Ma..mamah.'' Gumam Leo terbelak kaget dan seketika berdiri lalu mengambil ancang-ancang untuk berlari.


'' Lipstik mamah...kamu ikhhh ...'' Geramnya lalu mengejar leo.


Leo sendiri bergegas lari dari sana menuju ke kamar dimana papahnya berada guna mencari perlindungan,dia selalu begitu karena papahnya selalu bisa membuat mamahnya tenang.


Sedangkan anak-anak yang disana tertawa melihat aksi Leo yang dikejar mamah nya gegara lipstik.

__ADS_1


__ADS_2